5

68 19 1
                                                  

Apa maksudnya itu? Jimin bilang aku adalah temannya? lalu dia anggap apa hubungan kita selama dua tahun ini?
Dan perempuan itu? dia siapa? bukankah dia anak baru itu? kenapa dia bersama Jimin? dan kenapa perempuan itu bisa sangat mudah membuat Jimin terlihat sangat bahagia?

Aku membiarkan butiran bening yang sudah kutahan sejak tadi meluncur deras dari kedua metaku. Membiarkan semua mengalir dengan semua asumsi dalam hatiku.

***

Sudah berjam-jam aku duduk di bangku kayu tua ini, tepatnya di rooftop sekolah. Melarikan diri dari semuanya. Tidak peduli dengan pelajaran atau apapun sekarang. Yang terputar di kepalaku sekarang adalah apa maksud dari kalimat kekasihku itu.

Terputar jelas kejadian beberapa jam yang lalu. Dimana Jimin dengan mudah mengatakan aku adalah temannya? ya, semudah itu hingga berhasil membuat hatiku sehancur ini. Aku tidak bisa berhenti menangis. Aku tidak bisa berpikir jernih saat ini.

Dan disinilah aku, membiarkan angin menabrak wajah sembabku, dan ku biarkan rambut-rambut kecilku berterbrangan.

"Seulgi?" sontak aku menengok ke belakang mencari tahu siapa yang memanggil namaku. Aku menemukanya, lelaki pemilik senyum kotak itu menatapku bingung.

Aku langsung mengalihkan pandanganku dan menghapus jejak air mataku. Tentu aku tidak ingin terlihat lemah.

"Are you oke?" katanya lalu duduk disampingku dengan jarak yang tidak terlalu dekat.

"Sepertinya" ucapku tak bertenaga. Sungguh sekarang ini aku tidak memiliki mood untuk berbicara.

Aku merasakan ada tangan yang mengusap lembut punggungku.

"Namanya Nancy, dia sahabat kecil Jimin" ucapan Taehyung berhasil membuatku menatapnya. Dan aku rasa, aku tahu kemana arah pembicaraan Taehyung.

"Lo kenal cewe itu?"

"Ngga banyak yang gue tahu. yang gue tahu  Nancy  itu sahabat kecil Jimin. dulu mereka selalu bareng, hingga waktu masuk SMP Nancy ikut papanya ke London. dan selama itulah mereka ngga pernah ketemu.dan akhirnya, Nancy kembali lagi ke Indo dan memutuskan nglanjutin SMA disini" jelas Taehyung. Aku mengangguk memahami.

"Apa hubungan mereka pernah lebih dari persahabatan?" tanyaku ragu.

"Gue rasa ngga pernah dan setahu gue, lo itu pacar pertama Jimin"

"Oh ya?" aku tak percaya.

"Iya, lo ngga tahu?" aku menggeleng polos dan Taehyung terkekeh.

"Lo itu pacar pertama Jimin, sejak gue SMP sama dia, dia itu ngga pernah pacaran.
Walaupun dia ganteng, tapi dia itu dulu dingin banget sama cewe. makanya cewe ngga ada yang berani deketin dia.
Dan cuma lo, cewe yang berhasil bertahan sama Jimin selama dua tahun. jujur gue salut sama lo" ucapanya membuatku merona. Seketika itupun aku perlahan berpikir jernih dan membuang jauh asumsi negatifku.

Ada rasa sedikit lega dalam hatiku mengetahui bahwa perempuan itu adalah sahabat kecil Jimin, tidak lebih. Dan mungkin alasan Jimin mengatakan aku temannya karna dia hanya belum siap mengatakanya pada sahabat kecilnya itu.

"Ngga usah terlalu sedih Gi, dia cuma sahabat kecil Jimin" Taehyung mengusap pundaku lagi. Aku tersenyum padanya.

"Makasih ya" ucapku.

Can You Love Me Jimin? | SEULMINTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang