CHAPTER 15 : LOVE AND PAIN

431 51 3
                                                  

Jinhwan sudah sampai di sekolah Hanna untuk menjemput putri kecilnya itu yang ternyata baru saja keluar dari kelasnya.

"Eommaaa..." gadis kecil itu segera menghambur ke pelukan Jinhwan.

"Bagaimana sekolahmu hari ini? Menyenangkan?"

"Iyaa..aku senang sekolah disini, teman-temanku baik dan Ibu gurunya juga cantik dan menyayangiku seperti Eomma.."

"Benarkah? Anak pintar..cium dulu sini.."

"Aaa..geli Eommaaa.." Jinhwan menciumi wajah Hanna lalu menggelitikinya.

"Terima kasih untuk hari ini, Bu Guru, kami pamit dulu" Jinhwan berpamitan pada guru Hanna.

"Sama-sama, Bu Kim..sampai bertemu besok ya Hanna.." sahut guru Hanna sambil melambaikan tangan pada gadis keil itu.

Jinhwan kemudian membawa Hanna ke butiknya karena pengasuh Hanna, Bibi Jung berhalangan datang, anaknya sedang sakit. Disana Hanna menghabiskan waktunya dengan bermain bersama beberapa karyawan Ibunya, menggambar dan mewarnai, lalu makan dan tidur siang di ruangan Jinhwan sampai sore. Hari ini Jinhwan memutuskan untuk menutup butiknya sedikit lebih awal agar Hanna bisa segera pulang dan beristirahat di rumah dengan nyaman. Dia sudah siap memesan taksi ketika tiba-tiba Mino meneleponnya, mengajaknya pulang bersama karena Mino tahu Jinhwan tidak membawa mobil. Jinhwan mengiyakan ajakan Mino dan tidak lama kemudian Mino datang menjemput mereka. Setelah menutup butiknya, mereka pulang ke apartemen Jinhwan.

Setelah mendapatkan alamat Jinhwan, Hanbin bergegas pergi kesana. Dia sudah tidak sabar ingin bertemu kekasihnya itu dan juga anak mereka yang mungkin sekarang sudah besar, usianya sudah 4 tahun mungkin? Seperti apa wajah anaknya? Apakah mirip dia atau mirip ibunya? Hanbin tanpa sadar tersenyum lebar, senyum yang sudah jarang sekali terlihat menghiasi wajahnya beberapa tahun terakhir ini. Dia memacu mobilnya lebih cepat, sama seperti detak jantungnya yang berdebar kencang....

Jinhwan menuntun Hanna keluar dari mobil Mino, mereka sudah sampai di apartemen Jinhwan. Mino menggendong Hanna lalu menciumnya untuk berpamitan pada gadis kecil itu. Hanna balas memeluk Mino dan berterima kasih karena sudah mengantarnya hari ini juga untuk boneka teddy bear yang Mino berikan sebagai hadiah untuk Hanna. Jinhwan yang melihat mereka berdua ikut tersenyum dan berterima kasih pada Mino. Sebuah pemandangan yang menyakitkan bagi Hanbin yang melihat dari kejauhan. Dalam hati dia ingin berteriak memanggil wanita yang dirindukannya itu, kaki dan tangannya ingin menggapai tubuh mungil itu ke dalam pelukannya begitu dia melihat Jinhwan di depan apartemennya namun dia begitu kecewa karena Jinhwan-nya tidak sendiri. Ada pria lain dan Hanbin tahu siapa pria itu yang sedang bersama Jinhwan-nya dan gadis kecil itu, apakah dia putrinya? Hati Hanbin rasanya tidak karuan sekarang, antara bahagia, rindu, terharu melihat putri kecilnya yang begitu mirip dengannya namun juga terluka karena sepertinya Jinhwan sudah melupakannya dan sudah bersama pria itu, pria yang dikenal Hanbin sebagai mantan kekasih Jinhwan. Inikah yang dikatakan Yunhyeong tadi, yang melarangnya berharap banyak tentang Jinhwan dan putrinya? Bahwa sekarang Jinhwan sudah melupakannya dan melanjutkan hidupnya, bahagia di sisi pria lain?

Hanbin memacu mobilnya, berbalik menjauh dari apartemen Jinhwan dengan airmata yang mengalir deras. Bukan ini yang dia harapkan saat ingin menemui Jinhwan tadi. Hatinya sakit sekali, pandangannya kabur karena airmata yang kemudian disekanya dengan kasar dari wajahnya.Dia menepikan mobilnya, rasanya tak sanggup lagi melanjutkan perjalanan yang jauh ini dan penantiannya selama ini. Hanbin menangis sejadi-jadinya di balik kemudinya, menangisi kebodohannya dan ketidakmampuannya melindungi Jinhwan lima tahun lalu membuatnya harus kehilangan gadis itu, dipisahkan dengan begitu kejam.

Sementara Jinhwan sempat melihat seseorang yang dikenalnya di dekat apartemennya, sempat dia melihat sosok Hanbin di dalam mobil sesaat setelah dia sampai, namun segera dihapusnya pikirannya itu, tidak mungkin Hanbin tahu dia sudah kembali ke Korea, apalagi alamat tinggalnya sekarang, karena hanya orang-orang terdekatnya yang tahu. Jinhwan menggendong Hanna masuk setelah berpamitan pada Mino.

BINHWAN -LOVE OF MY LIFE-🔚Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang