CHAPTER 13 : DECISION

356 43 2
                                                  

Mobil ambulans yang membawa Hanbin tiba di rumah sakit Seoul National University (SNU). Hanbin segera dipindahkan ke kamar VVIP untuk menjaga privasinya. Dara dan Jaeho pun meminta pihak rumah sakit membatasi akses masuk ke kamar Hanbin, tidak boleh ada yang kesana kecuali dokter dan tenaga medis yang menangani Hanbin.Sajang-nim bahkan melarang para member menjenguk Hanbin karena akan terlalu mencolok jika mereka datang ke rumah sakit sebesar SNU.

Saat dipindahkan, kesadaran Hanbin belum kembali sepenuhnya, namun dokter memastikan bahwa Hanbin baik-baik saja dan akan segera pulih, semua organ vitalnya dalam keadaan baik, meskipun akan diperlukan waktu lama bagi Hanbin untuk bisa beraktivitas seperti biasa.

Jinhwan yang tiba di rumah sakit beberapa jam setelahnya, langsung menghubungi Dara menanyakan di ruang mana Hanbin berada. Karena kondisinya yang sedang tidak sehat, tiba-tiba Jinhwan ambruk saat hendak masuk lift menuju lantai 10 tempat ruang VVIP berada. Yunhyeong yang bersamanya langsung panik.

"Jinanie!! Tolong..siapa saja, tolong dia, cepat..dokter..suster...tolong temanku ini.."

"Bagaimana kondisinya, Dokter? Dia tidak apa-apa kan? Bagaimana kandungannya? Tidak terjadi apa-apa kan?" tanya Yunhyeong khawatir.

"Tidak perlu khawatir, semua baik-baik saja..pasien hanya kelelahan, biarkan dia berisitirahat..kandungannya juga kuat, tenang saja" dokter yang bernama Kwon Jiyoung itu tersenyum pada Yunhyeong, meyakinkan gadis itu jika sahabatnya baik-baik saja.

"Terima kasih banyak, Dokter.." Yunhyeong menangis lega.

Dara yang mendapat kabar pingsannya Jinhwan bergegas menuju ke ruang tempat Jinhwan dirawat. Gadis itu baru saja sadar dari pingsannya, sedang duduk bersandar di ranjang bersama Yunhyeong.

Melihat timjang-nim nya datang, Jinhwan berusaha bangun dari ranjangnya namun karena masih terlalu lemah, Jinhwan kembali terduduk disana. Dara yang khawatir segera menghampiri Jinhwan dan memeluknya. Yunhyeong meninggalkan keduanya untuk berbicara empat mata.

"Eonni..." bisik Jinhwan lirih dalam pelukan Dara.

"Kau baik-baik saja? Apa yang terjadi sebenarnya? Aku ingin mendengarnya sendiri darimu walaupun Jaeho sudah memberitahuku sekilas.." tanya Dara lembut pada gadis yang selama ini menjadi orang kepercayaannya di kantor.

Lalu semua cerita tentangnya dan Hanbin mengalir dari bibir Jinhwan, tidak ada lagi yang bisa dia lakukan sekarang selain bercerita dengan jujur pada Timjang-nim nya, orang yang selama ini menjadi atasan sekaligus pelindungnya di kantor.

"Eonni..aku mencintainya, aku tahu aku terlalu berani dengan perasaanku ini tapi itulah yang kurasakan, aku..rasanya..aku tak bisa hidup tanpanya.." tangis Jinhwan pecah menyadari kenyataan bahwa Hanbin dan dia bisa saja akan terpisah karena kejadian ini.

"Aku ingin bertemu dengannya..kumohon ijinkan aku menemuinya, Dara eonni..timjang-nim..kumohon.." Jinhwan ingin menemui kekasihnya, ingin memberitahunya tentang keadaannya, bahwa dia sedang mengandung anak Hanbin.

Dara hanya bisa menghela napas berat dan panjang, merasa tak bisa membantu gadis itu karena dia mendapat perintah dari Sajang-nim untuk melarang Jinhwan dan Hanbin bertemu. Dia tahu Sajang-nim akan mengambil tindakan seperti itu untuk melindungi Hanbin-lebih tepatnya melindungi aset perusahaannya- dari gangguan-gangguan yang tidak perlu. Apalagi Hanbin juga masih terikat kontrak jadi Sajang-nim berhak melakukannya. Berkat Sajang-nim pula, media tidak lagi terlalu heboh dengan kabar Hanbin yang mengalami kecelakaan karena beberapa pemilik stasiun berita bersedia menurunkan berita-berita itu mengingat hubungan baik mereka dengan Sajang-nim yang merupakan sosok yang cukup disegani di dunia entertainment Korea Selatan.

"Jinhwan-ah dengarkan aku..Hanbin baik-baik saja, kau tak perlu khawatir. Kalian bisa bertemu nanti di kantor setelah dia pulih karena sekarang jujur saja aku tak bisa membantumu bertemu dengannya. Hanbin juga sedang diawasi, Sajang-nim tidak membolehkan siapapun menemuinya kecuali aku dan Jaeho. Lebih baik kau juga memikirkan dirimu agar segera sehat kembali. Aku sedih melihatmu sakit seperti ini.."

BINHWAN -LOVE OF MY LIFE-🔚Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang