"Na, cepetan deh. Gak usah dandan kali, orang sebentar kena matahari juga!"

"Sabar bentar Lun!" ucap Ariana sambil memulas lip balm di bibirnya. Sedangkan Della, hanya menggeleng-geleng sambil tersenyum kecil melihat kedua sahabat barunya.

"Udah, Na. Nanti kita di hukum Pak Abdullah," kata Della pada akhirnya yang disambut bibir mengerucut oleh Ariana. Della menarik tangan Ariana dan Luna keluar dari ruang ganti dan berjalan menuju lapangan yang sudah dipenuhi siswa XII.1 dan XII.3.

"Kalian bertiga dari mana saja? Kenapa lama sekali?" tanya Pak Abdulah dengan mata melotot seraya memegang kumis tebalnya yang membuatnya tampak lucu jika diperhatikan dengan jelas. Bahkan Ariana dan Luna hampir saja menyemburkan tawanya jika tidak di kode oleh Della.

"Dari ruang ganti Pak."

"Kenapa kalian lama sekali?"

"Anu pa-"

"Anu-Anu, schot jump 5 kali!" potong Pak Abdullah cepat yang langsung disambut Luna dan Della dengan desahan panjang seraya mendelikkan matanya tajam ke arah Ariana, sedangkan cewek itu hanya senyum-senyum tidak jelas sambil menatap Kevan yang juga menatapnya lalu membuang muka.

♡♡♡

Kevan hanya bisa mendesah pasrah saat Ariana terus mengikutinya, berbaris di belakangnya, duduk di sampingnya ketika istirahat, dan terus mengoceh hal yang sama sekali tidak penting tentang dirinya dan hidupnya. Kevan ingin bilang kepada Ariana bahwa kehidupan Ariana itu tidak penting jadi berhenti membahas hal-hal yang tidak penting karena hanya akan membuang waktunya saja. Hanya saja seorang Kevan terlalu malas untuk mengatakan hal panjang semacam itu. Ribet.

Sebenarnya, Kevan takjub akan keberanian Ariana dalam mendekatinya, walau mata elang Kevan terus menatap tajam mata cewek itu, karena biasanya cewek-cewek yang pernah mendekatinya diberikan tatapan seperti itu saja langsung mundur teratur, tapi tidak bagi Ariana, cewek itu seakan tidak peduli, paling dia hanya membuang muka dan kembali mengoceh mengabaikan tatapannya yang sudah sangat tajam dan terlihat sangat menyeramkan.

"Van, main basket!" teriak Nino di tengah lapangan. Kevan mengalihkan tatapannya dari Ariana, ia menatap Nino dengan seulas senyum tipis hampir tidak terlihat, lalu mengangguk dan turun dari bangku penonton.

"Tumben lo mau main boss, biasanya selalu nolak?" kata Nino seraya melemparkan bola berwarna orange itu ke Kevan.

"Paling mau ngehindarin Nana," celetuk Fatur yang langsung diiyakan Kevan dalam hati.

♡♡♡

"SEMANGAT KEVAN!" Teriak Ariana semangat dari bangku penonton yang mulai ramai untuk menonton pertandingan basket. Saat ini kelas Ariana dan Kevan tengah melakukan pertandingan basket di tengah lapangan dengan ditonton hampir seluruh murid SMA Pramuditha.

"Lo sebenarnya kelas berapa sih?!" tanya Luna kesal sambil menyikut lengan Ariana.

Ariana menoleh, "Terserah gue lah." Dia lalu memeletkan lidahnya ke arah Luna. Luna berdecak, kembali menatap lapangan sambil menyemangati teman kelas mereka, berbanding terbalik dengan Ariana yang malah lebih menyemangati kelas lawan yaitu kelas Kevan.

"Kalau udah bucin gini deh," gumam Luna pelan.

"Kak Nino semangat kak!"

"Kak Fatur jago banget ayo semangat!"

"Kak Kevan tumben ikut main?"

"Lagi pengen mungkin! Semangat kak Kevan!"

Berbagai teriakan itu terus berlanjut, menyemangati para pemain bahkan sampai berakhir pertandingan.

Pertandingan selesai dan di menangkan oleh kelas Kevan. Meski selisih poin tidak banyak, 55-50. Hanya unggul lima poin.

Setelah selesai pertandingan Kevan duduk bersama teman-temannya di pinggir lapangan. Mereka bersalaman ala cowok satu sama lain sambil tertawa bersama, kecuali Kevan tentunya.

"Kevan."

Kevan menoleh ke arah sumber suara. Ariana berdiri dengan senyum manis yang menghiasi wajah cantiknya.

"Nih Minum." Ia menyodorkan air mineral berukuran sedang kepada Kevan. Kevan hanya melirik sebentar minuman itu sebelum menatap mata Ariana dengan tatapan tajam elang miliknya, setelahnya ia menyunggingkan smirk kecil lalu membalikkan badan meninggalkan lapangan. Meninggalkan Ariana yang lagi-lagi hanya bisa menatap sendu punggung Kevan yang perlahan mulai menjauh.

Lo berbeda dari seseorang yang gue kenal dari masa lalu.

♡♡♡

Hai gais, udah lumayan lama aku nggak update I'm so sorry but I'm busy :(
#Hiyasokinggris💩

Aku sibuk ujian gais, mungkin bulan depan baru fokus nulis lagi :))

Oh iya jangan lupa follow ig aku. @red.light__
Kalian bisa ngelihat jadwal dan tentang MOTP di sana.

See you for next month. I hope you will stay in my story😻

Love you
Alynaakira, waiting me!

15 April 2019

Memory Of The PastRead this story for FREE!