CHAPTER 11 : WILL YOU..??

Mulai dari awal
                                                  

"Mino-ya..kau sudah makan? Cobalah jeruk ini, asli dari Pulau Jeju, rasanya sangat manis dan segar, cobalah nak.." Ibu Jinhwan menyodorkan jeruk yang sudah dikupas ke arah Mino, meletakkannya di tangan pria itu.

"Ah..te..terima kasih Kim Ahjuma..saya akan memakannya.."

"Apa kedua putriku menyulitkanmu? Maafkan mereka ya, kedua gadis itu agak berlebihan hanya karena aku sedang sakit"

"Tidak sama sekali..sayalah yang harusnya meminta maaf pada anda..atas perbuatan keluarga saya dulu pada anda juga pada Jinhwan dan Seiyeon nuna..maaf saya baru bisa datang hari ini untuk menemui anda.." Mino menundukkan kepalanya di depan Ibu Jinhwan.

"Aku sudah lama memaafkanmu dan juga keluargamu..aku bisa mengerti karena aku juga seorang ibu, sama seperti kedua orangtuamu yang hanya menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Sekarang kalian berdua sudah melanjutkan hidup kalian dan melupakan semua yang terjadi di masa lalu..kau tidak perlu lagi membawa perasaan bersalahmu itu, Mino-ya..Jinhwan sudah bahagia dengan pria pilihannya, kau juga berbahagialah, nak.." Ibu Jinhwan mendekat ke arah Mino lalu memeluknya.

Mino membalas pelukan hangat Ibu Jinhwan dan merasakan kelegaan karena semua akan baik-baik saja sekarang, dia sudah dimaafkan..airmatanya turun dan dia menangis di pelukan Ibu Jinhwan.

"Terima kasih, Kim Ahjuma.."

Jinhwan yang melihat dari balik pintu kamar ikut terharu, Mino terlihat begitu rapuh dalam pelukan Ibunya.


Mino dan Jinhwan sedang berjalan berdua di lorong rumah sakit setelah Mino berpamitan pada Ibu Jinhwan karena pria itu akan kembali ke Seoul.

"Kau tidak memberitahuku kalau kau sudah punya kekasih, Jinan-ah.."

"Ah..Oh..itu..hey, darimana Oppa tahu?"

"Ibumu..beliau bilang kau sudah bahagia dengan pria pilihanmu..apa karena itu kau menolak bunga dariku? Dan segala bentuk perhatian yang kuberikan padamu?"

"Kau benar, aku menolakmu karena aku sudah punya kekasih" kata-kata Jinhwan barusan terasa bagaikan ribuan pisau menghujam hati Mino. Pupus sudah harapannya untuk bisa memiliki Jinhwan kembali.

"Siapa dia? Apa aku mengenalnya?"

"Tidak..kau tidak mengenalnya.."

"Baiklah..aku tidak akan mengganggumu lagi..tapi..bisakah kita tetap berteman baik?"

Mino menyodorkan tangan kanannya untuk bersalaman dengan Jinhwan yang disambut gadis itu dengan menjabat erat tangannya.

"Tentu saja..kita berteman baik mulai sekarang" jawab Jinhwan sambil tersenyum pada Mino.

"Dan karena sekarang kita berteman, jangan ragu untuk memberitahuku jika pria itu menyakitimu, aku akan menghajarnya dengan senang hati"

Jinhwan memutar bola matanya, "Itu tidak akan terjadi, Oppa..pergilah sekarang, kau bisa ketinggalan pesawat nanti.."

"Annyeong..Jinan-ah.." Mino melambaikan tangan sambil berjalan mundur sebelum berbalik pergi meninggalkan rumah sakit.

.

.

.

Jinhwan sudah kembali ke Seoul dan mulai sibuk bekerja untuk persiapan konser encore IKON di Seoul dan Jepang yang hanya tinggal beberapa minggu lagi. Begitu juga dengan Hanbin yang sudah beberapa hari ini sibuk berlatih dengan para member. Ini akan menjadi konser penutup yang tak terlupakan bagi para penggemar, dimulai dan diakhiri di Seoul. Selang dua hari kemudian mereka akan terbang ke Jepang untuk mengadakan fan meeting dan konser selama tiga hari.

BINHWAN -LOVE OF MY LIFE-🔚Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang