Chapter 16

677 132 8
                                              

Taehyung mencari Jennie di sekitar kantin, ia tadi sempat melihat Jennie bersama Lisa sedang di kantin, mungkin saja Jennie masih ada disana.

"JENNIE!!" teriak Taehyung saat berhasil menemukan Jennie.

"Wae?" tanya Jennie saat melihat Taehyung memanggil nama nya dengan nada marah(?)

"Apa yang kau katakan pada Irene hah?!"

Jennie langsung tersenyum smirk, "Apa maksud mu?"

"Tidak usah berpura pura tidak tahu!, jawab!, apa saja yang kau katakan pada Irene?!, kenapa Irene bersikap aneh pada ku?!, ini pasti karna mu kan?!"

"Hmmm, aku hanya memberitahu kalau setelah lulus kita akan menikah" kata Jennie santai.

"Kenapa kau memberitahu nya?!, aku sudah bilang padamu sebelumnya, aku tidak akan pernah mau menikah dengan mu!"

"Tidak apa, kalau begitu kau harus mengenalkan Irene kepada orang tua mu sebagai orang yang kau cintai, apa kau berani?"

"Baiklah, akan kutunjukan pada mu kalau aku benar benar tidak mau menikah dengan mu, dan akan ku tunjukan aku berani membawa Irene pada orang tua ku, kita lihat saja nanti" kata Taehyung tersenyum miring.

"Kalau begitu kenalkan saja, aku yakin kau tidak akan mendapat restu" ucap Jennie yakin, padahal di dalam hati nya ia sedikit khawatir kalau Taehyung benar benar akan melakukannya dan mendapat restu dari orang tuanya.

"Ok, kita lihat saja nanti" lalu Taehyung langsung melenggang pergi.

*****

"Ahkkk, aku harus bagaimana?!, tidak mungkin aku memberitahu orang tua ku kalau aku mencintai Irene!" Taehyung mengacak rambut nya frustasi.

Taehyung melangkah pergi berniat menemui Irene dengan datang ke rumah nya, bagaimana pun ia tidak bisa diam saja, ia harus mengajak Irene menghadap langsung  pada orangtuanya, bagaimana pun juga ia tidak mau dijodohkan dengan Jennie.

****

Tok tok tok

Taehyung mengetuk pintu rumah Irene, ia sedikit ragu untuk menjelaskan semuanya pada Irene.

Irene membuka pintu rumahnya dan mendapati Taehyung disana, Irene langsung memasang muka datar nya saat melihat Taehyung.

"Ada apa kau kemari?" tanya Irene.

"Aku ingin membicarakan sesuatu padamu."

"Apa itu penting, kalau tidak kita bisa bicarakan saja lain waktu, aku sedang sibuk sekarang" kata Irene menolak.

"Emmm, sebenarnya ini penting, bisa kita bicara di luar?" tanya Taehyung sedikit ragu.

"Hhh, baiklah, kau tunggu dulu disini aku akan keatas untuk ganti baju."

"Tidak usah, kita bicara di cafe dekat sini saja, kau tidak perlu mengganti baju mu" tahan Taehyung saat Irene akan melangkah masuk kerumahnya.

"Baiklah, kalau begitu ayo."

Mereka pun segera duduk setelah sampai di cafe.

"Kau mau memesan sesuatu?" tanya Taehyung basa basi.

"Tidak perlu, kau langsung saja katakan apa yang ingin kau katakan."

"Ba-baiklah, jadi begini, aku hanya ingin menjelaskan soal perkataan Jennie, sebenarnya aku dan Jennie memang dijodohkan, tapi aku tidak mau menikah dengannya, aku akan menolak perjodohan itu bagaimana pun cara nya." kata Taehyung menjelaskan.

"La-lalu apa hubungannya dengan ku, kenapa kau menjelaskan semua itu padaku?" tanya Irene, sebenarnya Irene sedikit lega mendengar Taehyung menolak perjodohan itu, tapi tetap saja ia khawatir, bagaimana kalau nanti setelah lulus Taehyung benar benar menikah dengan Jennie.

"A-aku butuh bantuan mu, sebenarnya ayah ku akan membatalkan perjodohan ini kalau aku bisa mengajak pacar ku menemui orangtua ku, tapi kau tahu sendiri kan kalau aku tidak memiliki kekasih, jadi aku minta tolong pada mu untuk pura pura menjadi pacar ku."

"Apa yang kau maksud?!, appa dan eomma pasti akan kecewa jika perempuan yang kau kenalkan itu aku!, kau ajak saja perempuan lain!, kenapa harus aku?!" Irene langsung beranjak dari duduk nya dan melangkah pergi meninggalkan Taehyung.

"Tapi aku mencintai mu!" seru Taehyung lantang, membuat langkah Irene terhenti dan langsung menghadap Taehyung kembali.

"A-apa maksud mu, itu tidak mungkin, ka-kau pasti berbohong kan?, kau pasti mengatakan itu agar aku mau membantu mu kan?, kau ti-tidak usah berbohong seperti itu, kau itu tampan, pasti banyak perempuan yang setuju untuk menjadi pacar pura pura mu" kata Irene, ia takut Taehyung benar benar mencintainya, karna jika iya orang tua Taehyung akan kecewa dengan nya, tapi disisi lain Irene juga takut kalau Taehyung pura pura mencintai nya, karna di lubuk hati Irene sebenarnya ia senang jika Taehyung benar benar mencintai nya, tapi ia tahu itu tidak benar, jadi ia mencoba menyangkalnya.

"Tidak, aku mengatakan ini bukan karna agar kau membantu ku, aku tahu aku bisa saja meminta orang lain untuk pura pura menjadi pacar ku, tapi aku benar benar mencintai mu, aku tidak mau menikah dengan Jennie, aku hanya ingin menikah dengan perempuan yang aku cintai, dan itu kau Bae Irene."

Irene tidak tahu harus apa sekarang, perasaaan nya campur aduk, ia benar benar terkejut sekarang, jantung nya kembali berdetak tak karuan saat Taehyung bilang ia benar benar mencintai nya, ia memang senang karna cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan, tapi ia juga sedih karna ia tahu meski mereka saling mencintai mereka tidak akan pernah bisa bersama, karna dimata orang tua Taehyung mereka hanyalah adik kakak.

"I-itu tidak benar!, kau tidak boleh mencintaiku, eomma dan appa pasti akan kecewa kalau mereka sampai tahu, meskipun kita saling mencintai kita tidak akan pernah bisa bersama karna kita tidak lebih dari sekedar adik kakak" kata Irene bergetar, ia berusaha menahan air mata nya agar tidak jatuh.

Taehyung sangat terpukul saat mendengar kata adik kakak keluar dari mulut Irene, rasanya hati nya sesak saat Irene mengaggap nya seperti itu.

"Tapi aku benar benar mencintai mu, aku tidak mau kehilangan mu, kenapa kau mengelak nya?, apa kau membenciku karna selama ini aku selalu bersikap kasar padamu?" lirih Taehyung, ia langsung menarik Irene kepelukannya.

"A-aku juga mencintai mu, tapi kita tidak akan pernah bersama" jawab Irene, air mata yang ia tahan sekarang mulai meluncur bebas di pipinya.

Hati Taehyung sedikit menghangat saat tahu bahwa Irene juga mencintainya.

"Kalau begitu ayo kita hadapi ini bersama sama, apa salah nya kita pertahankan perasaan kita, kita tidak akan tahu apa yang terjadi nanti kalau kita tidak mencoba nya dulu, kumohon ayo coba perhalan untuk memberitahu eomma dan appa" lirih Taehyung.

Irene hanya mengangguk dalam pelukan Taehyung, ia tahu resiko nya akan sangat besar, dan kemungkinan mereka tidak akan direstui, tapi apa salahnya mereka mencoba?.

Hate Being Love [Vrene]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang