• Prolog •

1.8K 74 1
                                        

Memasuki sebuah kawasan elit yang berada di barat kota membuat Kanaya merasa disambut hangat di kehidupan lembaran baru yang terikat hubungan pernikahan dengan Reskal sejak setahun yang lalu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Memasuki sebuah kawasan elit yang berada di barat kota membuat Kanaya merasa disambut hangat di kehidupan lembaran baru yang terikat hubungan pernikahan dengan Reskal sejak setahun yang lalu. Kepindahannya dari Jakarta dan sekarang menetap di salah satu kota metropolitan selain Jakarta, membuat Kanaya harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya. Rumah yang sekarang Kanaya tempati serasa ketat pengawasan dan memiliki beberapa asisten rumah tangga. Berbeda dari sebelumnya. Ingin bertanya kepada Reskal, namun Kanaya merasa pasti hal itu akan menjadi hal yang memicu perdebatan kecil. Terlebih lagi Reskal tak suka jika ditodong banyak pertanyaan. Jadi dia memilih diam saja.

Dengan rasa keingintahuannya, Kanaya menaiki tangga menuju lantai untuk melihat-lihat tata letak dari rumah barunya ini. Dan ketika sampai di lantai dua, Kanaya agak terkejut melihat Reskal tengah berjalan ke arahnya dengan memakai baju polo santai seraya membawa Ipad di tangannya dan salah satu telinganya disumpal oleh earphone. Sepertinya Reskal tengah menerima sebuah panggilan telepon.

Ketika pandangan mereka berdua saling bertemu, Kanaya mengalihkannya dengan memandang ke arah lantai. Dia menghindari tatapan Reskal.

"Saya akan hubungi lima belas menit lagi." Ketika mengatakan itu Reskal melepaskan earphone yang ada di telinganya, dan berdiri di depan Kanaya. "Mau ke mana?" tanyanya dengan nada sedikit serius.

Kanaya mendongak, berusaha berani menatap kedua netra cokelat madu yang teduh itu. Meski ada rasa khawatir. "Hmm, aku cuman mau lihat-lihat aja kok Mas. Apa di lantai dua ini termasuk area pribadi Mas Reskal yang enggak boleh aku langgar?"

Bukannya menjawab, Reskal malah berjalan mendekat. Mempertipis jarak mereka. Hal ini sontak saja membuat Kanaya berjalan mundur. Reskal terus mempertipis jaraknya, dan Kanaya terus saja mundur sampai ketika punggungnya terasa sudah menyentuh dinding paling ujung di lantai dua. Lalu mencoba untuk mengalihkan pandangannya ke arah lain.

"Kalau saya jawab iya, apa yang akan kamu lakukan Kanaya?"

Kemudian Kanaya mengalihkan pandangan ke arah Reskal.

"Jawab saya, Kanaya."

"Kalau memang aku melanggar, aku akan minta maaf dan menuruti setiap kemauan kamu dari setiap kata maaf yang aku ucap. Dengan catatan hal-hal yang aku langgar dari peringatan yang pernah kamu sampaikan ke aku."

"Jadi kamu masih ingat peringatan itu?"

"Iya Mas, karena itu yang Mas minta. Meski sudah satu tahun berlalu. Tentu aja aku akan selalu ingat."

Reskal menyeringai kecil, lalu berjalan mundur. "Bagus. Bagus sekali jika kamu terus ingat akan hal itu. Dan saya sudah pikirkan hal yang harus kamu turuti."

Kanaya diam mendengarkan, dadanya jadi berdetak tidak karuan menunggu apa yang Reskal inginkan darinya. Lantai dua sangat terbuka ruangannya, tapi Kanaya merasa sesak.

"Permintaan saya sederhana, jangan pernah mencari tahu lagi soal informasi yang berkaitan dengan Noah. Mantan kekasihmu itu. Bisa kamu melakukannya?"

Detik itu juga Kanaya merasa detak jantungnya terhenti sejenak. Dia ketahuan. Reskal menyeringai menatapnya. Merasa terlihat puas karena berhasil menyadari ekspresi keterkejutan dari istrinya.

 Merasa terlihat puas karena berhasil menyadari ekspresi keterkejutan dari istrinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Terima kasih sudah membaca cerita ini.
Jika kalian menyukainya, aku menghargai segala bentuk vote, komentar, dan saran masukan.
Jangan lupa juga untuk share cerita ini di sosial media kalian, dll.

Follow juga akun tiktok aku @wattpadthic
untuk seputar update dan spoiler cerita Wattpadku. Terima kasih🤍🫶🏻

Second SightTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang