--LDKS (2)

25 7 1

TAK terasa malam pertama LDKS pun tiba, devi merasa senang, karena malam ini, ia dan teman temannya yang lain akan ber-caraka malam

"sekarang kalian tidur nanti bangun jam 02.00!" devi dan yang lain langsung masuk ke dalam tenda mereka masing masing dan bersiap siap untuk tidur, tentu saja mereka tidur dengan mengenakan name tag, sepatu, dan memegang topi mereka. Mereka juga menaruh buku bersampul merah-putih, pulpen, dan botol minum mereka disebelah mereka, agar saat alarm dibunyikan, mereka dapat langsung bangun dan bersiap di posisi mereka

-Deviana-

'ting ting'
alarm berbunyi, semua siswa dan siswi langsung bangun dan masuk ke dalam barisan mereka masing masing "setelah saya sebut nama kalian, langsung bergabung kedalam kelompok kalian masing masing!" perintah raynand dingin dan tegas "siap senior!" sahut semua murid

"kelompok 1, sila, nanda, vianca" kata raynand "kelompok 2, deviana, alzi, reika" lanjut raynand, devi dengan berat hati melangkah ke arah kelompoknya yang sudah berkumpul, karena belakangan ini ia baru mengetahui bahwa alzi dan reika adalah sahabat sella

Setelah pembacaan kelompok caraka selesai, semua senior dan pelatih membagi singkong ke para siswa siswi

"gede banget nih singkong" kata reika "makan aja, cerewet" canda alzi "eh lu, jadi ntar mau gimana, kita kan mesti nyamar" tanya reika menatap devi merendahkan

"oh iya gue lupa, lu kan agak agak bego gitu ya, makanya kaga bisa mikir" tambah reika mengejek sambil tertawa bersama alzi

"bukan agak agak bego lagi, emang udah bego akut!" tawa alzi dan reika, tanpa mereka sadari ternyata hampir semua senior menatap kearah kelompok devi, terutama rangga dan alana

"kelompok 2" panggil seorang pelatih, devi dan kedua rekan kelompoknya pun berjalan ke arah pelatih tersebut, pelatih tersebut memberi arahan dan ia juga memberikan pesan yang harus disampaikan oleh devi dan teman temannya di pos terakhir

-Deviana-

Sekarang devi, alzi, dan reika sudah sampai di pos ke 3 dari 5 pos, di pos tersebut ada rangga dan devano, fyi, sebelum devano pindah ia adalah osis jadi sekarang devano ada disini

Devano menatap devi tajam, hal tersebut membuat devi menundukkan kepalanya dalam "NGAPAIN KALIAN KESINI MALEM MALEM?! BAHKAN INI UDAH JAM 03.00 BUKAN MALEM LAGI, UDAH SUBUH!!" teriak devano tiba tiba, ia sengaja berteriak di depan wajah devi, membuat devi menutup matanya takut

baru kali ini devi menutup matanya saat senior senior meneriakinya, ya, karena yang kali ini berteriak adalah devano, orang yang selalu berhasil membuat devi terdiam

"yang pake baju unicorn, JAWAB!!" teriak devano lagi, dan yang mengenakan baju unicorn saat itu adalah devi, devi langsung menjawab "kita mau observasi sekolah ini buat bikin vlog" devi mengangkat kepalanya, bahkan rangga juga menatapnya tajam sekarang

"ohhh, subuh subuh ya observasinya, menarik" rangga tersenyum sinis menatap devi, alzi, dan reika bergantian "eh nanya dong, nama kalian siapa?" tanya rangga "aku michelle" jawab devi "aku bayu" lanjut alzi "selly" tambah reika

Setelah melewati pos 3, sekarang devi dan teman temannya lanjut ke pos 4, saat mereka sampai di pos 4, hal yang pertama kali mereka lihat adalah raynand dan alana

"ngapain kalian disini?" tanya alana datar namun terdengar dingin dan ketus "kita mau observasi sekolah ini buat vlog kita

"jawab devi berani "obeservasi, okee" alana menganggukan kepalanya "namanya siapa nih?" tanya alana sambil menatap ketiga orang di depannya bergantian "aku michelle, ini bayu, sama yang ini selly" devi memperkenalkan dirinya dengan teman temannya

"ohh, nama youtube kalian apa? Terus kalian dari sekolah mana? Kalian udah berapa lama temenan?" alana memberikan pertanyaan beruntun kepada devi, alzi, dan reika "kita belum bikin channel-nya, terus kita dari sekolah..." devi berhenti berbicara, ia merasa bingung

"KENAPA MICHELLE TERUS YANG JAWAB?!" tiba tiba raynand angkat bicara "POSISI PUSH-UP!" perintah raynand, membuat devi, alzi, dan reika langsung merubah posisi mereka menjadi posisi push-up

"SATUU!!" devi dan kedua temannya langsung melakukan push-up sekali "udah gausah, saya minta sekali aja kok, saya kan baek" kata raynand lembut saat mereka hendak melakukan push-up lagi

"jadi kalian dari sekolah mana?" tanya raynand saat devi, alzi, dan reika masih dalam posisi push-up "bayu, jawab!" ia menatap ketiga orang didepannya tajam namun ia tetap berbicara dengan santai "kita sekolah di indonesia"

"iya, saya tau, tapi dimana?"

"benua asia"

"wah pinter nih si bayu, suka gue orang kayak begini" kekeh raynand sambil melihat kearah alana "dimana nih yang bener?"

"saya sekolah di asia tenggara" kata bayu, raynand bertepuk tangan pelan "oke, sekolah asia tenggara, nice, kamu dimana sell?" raynand menatap selly a.k.a reika sambil menaikkan satu alisnya

"sekolah asia tenggara" jawab reika singkat "sekolah asia tenggara juga" raynand menganggukan kepalanya, ia berjalan kearah devi yang masih dalam posisi push-up sepeti yang lainnya, raynand pun berjongkok agar dapat melihat wajah devi

"kamu ikut saya" raynand langsung berdiri diikuti oleh devi dibelakangnya, devi menolehkan kepalanya sebentar dan ia pun melihat alzi dan reika yang sedang diurus oleh alana

"berdiri disamping tiang basket!" perintah raynand sambil menunjuk tiang basket dengan telunjuknya, devi pun menurut dan pergi ke sebelah tiang basket

"saya tau nama asli kamu, kamu mending jujur sama saya, sekarang kasi tau saya pesan yang ingin kamu sampaikan" kata raynand pelan, ia berdiri tepat disamping devi yang tingginya hanya mencapai bibirnya "aku gabawa pesan apa apa" jawab devi pelan juga

"bohong lagi kamu sama saya?" raynand menegaskan suaranya "aku beneran gabawa pesan apa apa, mungkin kaka salah denger kali" devi menatap alzi dan reika yang sedang berjalan bersama alana

"alzi, angkat kaki kanan kamu!" perintah alana, dan tanpa sengaja alzi yang harusnya tidak mengangkat kaki kanannya karena ia menggunakan nama samaran pun malah mengangkatnya

"nama kamu alzi? BOHONG KAMU SAMA SAYA DARITADI?!!" bentak alana "saya juga biasa dipanggil alzi" bohong alzi "bohong kamu" balas alana

"kamu balik ke barisan kamu" raynand mempersilahkan devi untuk kembali ke barisan bersama teman temannya "silahkan kalian pergi!" perintah alana membuat ketiga orang yang sedang berdiri itu langsung bergegas ke pos terakhir

Setelah devi dan semuanya selesai melakukan caraka malam mereka pun balik ke tenda masing masing dan tidur

FOLLOW :
clarissaaalika_ (ig)

makasih udah baca ampe part ini, jangan lupa voment dan share ke temen" kalian yaa!! Makasi loh

DevianaRead this story for FREE!