CHAPTER 4 : THAT MAN

404 44 0
                                                  

"Dari mana saja kau semalam? Kau tidak bilang akan pulang selarut itu, untung aku belum tidur" tanya Yunhyeong sambil meletakkan piring berisi sandwich ke hadapan Jinhwan.

"Jangan-jangan kau berkencan dengan salah satu idol di sana..hahaha.."

"uhukk..uhukk.." Jinhwan hampir tersedak jus jeruk yang sedang diminumnya.

"Haiiissh..gara-gara kau bajuku jadi basah.."

Jinhwan mengalihkan pembicaraan lalu mengambil tisu di depannya untuk mengelap bajunya yang terkena jus.

Wajahnya sudah semerah tomat sekarang. Tadi malam memang dia pergi berdua dengan Hanbin, tapi itu tidak bisa disebut berkencan bukan?

Mana ada pasangan kencan yang canggung seperti mereka? Ha!

Lagipula mereka tidak ada hubungan spesial apapun, hanya sebatas idol dan stafnya...

"Aku mengantar Hanbin ke rumahnya..eeh.. dia yang memintaku.."

"Jinjjaa?? Wae? Kenapa bukan manajernya saja? Bukankah itu tugasnya?"

"Situasinya tidak memungkinkan kemarin, manajernya sedang mengurusi hal lain yang tidak kalah penting"

"Hanya kalian berdua?"

Yunhyeong mulai menggoda Jinhwan.

"Setahuku kau tidak nyaman berada di dekatnya, terakhir kali kau cerita padaku kalau dia membuatmu kesal..hmmm..jadi sekarang kau berubah pikiran yaaa??" desak Yunhyeong sambil tersenyum usil.

"Ap..apa-apaan kau? Siapa yang berubah pikiran? Memangnya aku bilang begitu?"

Jinhwan berusaha menutupi rasa gugupnya yang sayangnya tidak berhasil karena sahabatnya itu sudah terlalu mengenal Jinhwan..pfftt..

"Aww..aaw..aww..sepertinya kau yang sudah jatuh ke dalam pesonanya...hahaha..kau terlihat begitu terkesan dengan sikap ksatria seorang B.I. yang melindungimu saat syuting"

Yunhyeong benar, Jinhwan masih bisa merasakan hatinya menjadi hangat dengan sikap Hanbin yang protektif padanya saat syuting kemarin.

Dia bisa merasakan Hanbin tulus melindunginya seakan tidak ingin hal buruk terjadi padanya.

Tapi Jinhwan segera menghapus pikiran itu karena bisa saja Hanbin akan melakukan hal yang sama pada staf lain karena rasa kekeluargaan yang terbangun di antara tim dan member IKON.

Tentu saja Hanbin akan melindungi semua staf dengan perlakuan sama seperti pada Jinhwan.

Lagipula Jinhwan juga menyaksikan sendiri betapa dekat hubungan Hanbin dengan Ibu dan adiknya,jadi wajar jika dia memperlakukan stafnya yang kebanyakan wanita itu dengan baik seperti pada keluarganya sendiri..

Ya..pasti seperti itu, ujar Jinhwan dalam hati.

"Tidak ada hal semacam itu,Hyeong-ie, kami masih canggung asal kau tahu ha-ha-ha.." Jinhwan tertawa namun wajahnya terlihat sedih.

"Kau pikir aku percaya? Ini sudah bulan ketiga kau bekerja disana dan hampir setiap hari kau bertemu dengannya..dan mana tanda tangan Junhoe Oppa yang kau janjikan itu??"

"Cih..dasar gadis nakal,teganya kau membuatku menunggu selama ini..aku kan ingin pamer kalau aku punya teman yang bekerja di YG Ent"

"Uppss..Mian, Hyeong-ie..aku lupa hehehe..jangan marah ya..hemm?hmm?"

"Haishh..hentikan aegyomu itu, aku jijik" Yunhyeong mendengus sebal yang diikuti tawa keras Jinhwan.

.

BINHWAN -LOVE OF MY LIFE-🔚Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang