CHAPTER 2 : UNCOMFORTABLE

521 52 0
                                                  

AUTHOR POV

Dua minggu kemudian..

Jinhwan sibuk mengatur meja kerjanya yang penuh dengan kertas catatan dari sunbaenya mengenai jadwal IKON dan kebiasaan serta minat para member terhadap style yang akan mereka pakai karena member juga diberi kebebasan berekspresi lewat pakaian yang mereka kenakan.

Dia mempelajari semuanya karena sebentar lagi dia akan diajak ke ruang wardrobe untuk menentukan dan membawa beberapa baju untuk sesi pemotretan album IKON.

Sandara Park, timjang-nimnya juga sedang sibuk menerima telepon dari Sajangnim yang menghubunginya sejak 15 menit yang lalu.

Sepertinya ada hal serius yang dibicarakan dilihat dari raut muka sang timjang-nim yang sampai mengerutkan kening begitu.

Jinan dan kedua temannya beserta beberapa sunbaenya bergegas ke ruang wardrobe karena sebentar lagi sesi pemotretan dimulai.

Woaah..studio foto mirip medan perang sekarang karena semua sibuk lalu lalang mempersiapkan segala sesuatunya dengan beberapa kamera berukuran besar belum lagi lampu sorot yang sepertinya lebih besar dari ukuran tubuh Jinan haha...

Para member sedang dirias di waiting room dan disanalah Jinan berada.

Tugas Jinan adalah membantu memilihkan pakaian para member dan memasangkan aksesoris yang cocok dengan image masing-masing member dan sesuai dengan konsep pemotretan hari ini yaitu street style-young,wild and free.

Tugas yang cukup mudah bagi gadis pintar seperti Jinan, dia sudah tahu style kesukaan para member berkat kertas catatan tadi yang dipelajarinya secepat kilat.

Kini tinggal dua member yang belum dipersiapkan yaitu Hanbin dan June. Jinan mendekati June yang sudah hampir selesai dimake up dengan membawa wardrobe untuk dipakai June.

Dia membantu memakaikan kemeja kotak-kotak dan jaket denim serta tidak lupa kalung sebagai aksesoris.

June tidak terlalu suka memakai aksesoris jadi Jinan hanya memakaikan kalung saja, berbeda dengan Donghyuk dan Bobby yang bagaikan toko emas berjalan saking banyaknya aksesoris yang menempel di tubuh mereka mulai dari anting,kalung,gelang dan jam tangan.

Jinan berjinjit untuk mengimbangi tinggi badan June yang bagaikan tiang listrik.

"Biar aku saja, berikan padaku" tiba-tiba June mengulurkan tangan hendak mengambil kalung yang akan dipasangkan Jinan ke lehernya sambil tersenyum geli melihat Jinan yang kesusahan.

"Eh..tidak perlu..itu sudah tugasku" Jinan menolak June halus namun June berhasil mengambil kalung itu dan langsung memakainya.

"Namamu Jinhwan,kan?"

"Ha?" Jinan terkejut dengan pertanyaan June yang tiba-tiba kepadanya.

"Iya..tapi bukankah kau harus memanggilku nuna karena aku lebih tua 2 tahun darimu?" sahut Jinan setelah berhasil menguasai dirinya kembali.

"Nuna?! Kupikir kau lebih muda dariku, apa karena kau mungil jadi tidak terlihat seperti 2 tahun diatasku?" June terkekeh geli dengan fakta bahwa gadis didepannya ini adalah nuna bagi dia.

Jinan ikut tersenyum melihat tawa geli June, "Aku tahu aku mungil tapi aku nunamu. Yah tapi terserah kau juga jika ingin memanggilku dengan Jinhwan saja, aku tidak keberatan sama sekali"

Jinan merasa nyaman bersama June, dia merasa sepertinya mereka bisa berteman baik.

"Ehemm.." terdengar suara berdehem yang cukup keras di belakang Jinan dan June.

BINHWAN -LOVE OF MY LIFE-🔚Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang