H.2

1.6K 188 21
                                                  

**

Bismillahirrahmanirrahim

**

           KETIKA proses pemotretan dimulai chemistry diantara Ali dan Prilly masih sangat terasa. Feel dari keserasian mereka berdua masih sangat baik.

"Ali sama Prilly masih cocok ya."ucap salah satu Kru.

"Hahaha. Kang Dani bisa aja."sahut Prilly.

"Yee. Emang bener, Neng. Masih cocok kok. Kenapa ga balikan aja?"katanya lagi.

"Umm. Hahaha. Liat nanti aja. Lagian, kita berdua lagi ingin jalanin hidup kita masing-masing dulu, Kang."jawab Prilly.

"Ditunggu kabar baiknya ya, Neng. Hahaha."katanya. Kang Dani pun, langsung berlalh untuk mempersiapkan pemotretan selanjutnya.

"Capek? Hmm?"kata Ali menghampiri Prilly yang tengah dimake-up untuk sesi pemotretan selanjutnya.

"Um, lumayan. Kamu sendiri?"

"Enggak, Alhamdulillah. Nih, minum dulu."ucap Ali memberikan tempat minum bermotif Doraemon milik Prilly yang masih tersimpan di Apartement Ali.

"Ih, kamu masih nyimpen tempat minum ini? Ya Ampuun.. Aaaa.. Ali.."ucap Prilly terkejut. Lalu, mengambilnya dari tangan Ali.

"Masih. Emang, harus ya? Kalau putus, semua barang-barang yang bersangkutan sama hubungan kita, dibuang? Enggak lah, prill."

"Foto-foto kita berdua juga, masih terpajang dirumahku. Karna bukan berarti, kita putus aku harus bakar atau ngebuang foto-foto kamu, ataupun kita."

Prilly tersenyum, mendengar jawaban Ali. Prilly pun langsung meminum air putih yang Ali bawa dengan tumblr kesayangan Prilly.

"Makasih ya, Li."

"Sama-sama, Prill."jawab Ali sembari tersenyum ke arah Prilly.

Siti yang melihat keduanya, hanya tersenyum bahagia. Pasalnya, ia tak pernah melihat aura kebahagiaan Prilly semenjak kandasnya hubungannya dengan Ali.

Dan kini, aura pancaran bahagia Prilly kembali terlihat, dengan adanya sosok Ali kembali disisinya.

"Btw, Prill. Mama aku seneng banget, akhirnya kita se-project lagi, kata Mama rindu. Kapan main ke Rumah? Hehe."ucap Ali

"Mama Eci? Aaaa.. kangen juga! Boleh deh, Li. Pulang kita pemotretan, ke rumah kamu.."jawab Prilly dengan riang.

Ali pun tersenyum, terkekeh melihat ekspresi Prilly yang begitu riang ketika diberikan kabar bahwa Mama-nya, Mama Resi merindukannya. Dan dilanjut dengan anggukan setuju dari Ali.

"Sit, udah ini kita free kan?"tanya Prilly kepada asisten-nya tersebut.

"Alhamdulillah, hari ini jadwal Neng cuma pemotretan aja. Jadi, free."jawab Siti.

"Oke deh, sip."

Setelah berbincang-bincang, Ali dan Prilly kembali kepada pemotretan terakhir untuk hari ini.

HijrahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang