Chapter 14 (End)

4.1K 329 93
                                                  

Author POV

Musim semi telah tiba, dan bunga sakura bermekaran dengan indah.

Terdapat pada sebuah taman yang sudah dihias sedemikian rupa, taman itu dijadikan tempat pengucapan janji suci sehidup semati.

Terlihat orang - orang penting dari Desa asli maupun luar untuk menghadiri acara penting tersebut. 

Ya, upacara janji suci sehidup semati antara Rokudaime Hokage, Hatake Kakashi dengan sang kekasih (y/l) (y/n).

Didalam sebuah ruangan terdapat seorang perempuan dalam balutan kimono yang indah juga make up serta tatanan rambut yang sudah dihias sedemikian rupa.

(y/n) mematut dirinya didepan cermin. Memastikan apa ada yang kurang atau tidak.

Dan bagaimana dengan perasaannya? Sudah dapat dipastikan gugup. Hanya dalam beberapa waktu lagi saja dirinya akan segera menyandang marga Hatake.

Sejenak (y/n) tersenyum sendiri mengingat bagaimana cara laki - laki itu melamarnya.

Flashback

Musim dingin segera berakhir dan akan segera berganti menjadi musim semi.

Hari sudah sore, (y/n) tengah menuruni tangga menuju dapur.

Kosong

Sepi

Ya, sudah 2 hari (y/n) ditinggal oleh sang Kekasih yang tengah menghadiri acara di Kerajaan Tsukiko.

(y/n) membuka kulkas, dan hanya terdapat beberapa sayur juga lauk yang tersisa dikulkas.

"Setelah ini sebaiknya Aku pergi ke Pasar untuk berbelanja..." Gumam (y/n).

~Skip Time~

Meski waktu menjelang malam, aktivitas di pasar terus berlangsung.

Saat ini (y/n) tengah berbelanja di Pasar. Dan tidak sedikit warga yang menyapanya, mengingat dirinya adalah kekasih dari Rokudaime Hokage.

"Nona (y/n)!" Panggil seseorang. Dan (y/n) pun menoleh ke sumber suara.

"Yuki!?" Balas (y/n).

"Wah nona, kita bertemu... Bagaimana kabarmu?" Tanya Yuki.

"Kabarku baik... Bagaimana denganmu?" Balas (y/n).

"Kabarku juga baik... Hanya saja, Aku rindu bekerja di Rumah sakit denganmu Nona... Tapi, sayangnya Aku tidak mungkin bekerja di Rumah sakit lagi... Aku kan sudah memiliki anak..." Ucap Yuki.

"Kau ini... Sekarang,  fokuslah dulu pada anakmu... Nikmati hari - harimu dengannya... Selalu perhatikan Dia sampai beranjak dewasa..." Balas (y/n) sambil tersenyum.

"Wahh, mendengarmu berbicara seperti itu... Kau jadi terlihat sudah siap untuk menjadi seorang Ibu..." Kata Yuki sambil tertawa kecil.

"Ish, Kau ini... Yuki, ngomong - ngomong... Emm... Bolehkah Aku... Mencoba menggendong anakmu?" Tanya (y/n) ragu - ragu.

"Oh tentu saja, anggap saja ini sebagai latihan pertamamu..." Gurau Yuki.

"Ishh Yukii..."

(y/n) pun mencoba menggendong anak berusia 8 bulan itu.

"Wahh, Dia tidak menangis saat kugendong..." Seru (y/n).

(y/n) mencubit - cubit pelan pipi chubby anak Yuki, dan membuat bayi itu menggeliat kecil.

"Astaga, Dia menggemaskan..." Ujar (y/n) sambil memberikan bayi itu pada Yuki.

Your World S2{KakashiXReader} (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang