Part 1

36 6 2
                                        

Pagi yang begitu melahkan bagi gadis ini Vania Zahira Anastasya gadis cantik berkulit putih yang bertubuh mungil.Bagaimana tidak lelah?Semalam dia baru pindah dari Jakarta ke Bandung,dia pindah ke High Scool Bandung.

"Maaa..."Teriak Vania memanggil mamanya.

"Apaan sih bocah kok lu teriak-teriak?"Sahut Resti mama vania.Mama yang satu ini memang mama jaman now banget sih liat aja dari cara ngomongnya.

"Maa kenapa gak bangunin Vania sih?"Vania kesal karna mamanya tidak membangunkannya.

"Lu nya aja kebo,orang gue udah bangunin juga"Resti memang sudah membangunkan Vania tadi,tapi Vania gak bangun."Mangkanya kalok capek tuh langsung tidur jangan nonton drama dulu,jadi kurang tidur kan?"Resti menceramahi anaknya panjang lebar.

"Yaudah deh iya gak akan diulangin lagi kok ma,Kalok gitu Vania berangkat dulu deh,udah siang takut telat"Lalu mencium pipi mamanya dan pergi dengan mobil mungilnya ke sekolah.

°°°°°°°°°

Vania sampai disekolahnya sekitar jam 06.55,kurang lima menit lagi bel sekolah akan berbunyi.Ya dia terlambat karna terjebak macet dijalan.Saat Vania hendak jalan ke kelasnya,tiba-tiba..

Brukk

"Aduh...Maaf ya gue gak sengaja gue buru buru soalnya"Ucap vania yang tak sengaja menabrak seseorang didepannya.

"Duh...mangkanya kalok jalan tuh pakek mata dong!!"Ujar cowok yang tak sengaja ditabrak vania tadi

"Yah kok nyolot sih lo?Kan gue udah minta maaf tadi"Jawab vania dengan kesal.

"Salah siapa lu jalan gak liat liat,punya mata tuh dipakek"Ucap cowok itu lagi.

"Gak usah ngegas dong.Jadi cowok kok sensi amat sih lu"Ucap vania lagi lalu pergi meninggalkan cowok itu.

"Wey..Weyy.."Teriak cowok itu yang tak dihiraukan oleh Vania.

-Devano Adelard Pratama-

   Sudah jam 06.40 pagi cowok ini masih saja belum bangun dari tidurnya.Dia adalah Devano Adelard Pratama

cowok berkulit putih tinggi dan ganteng pastinya.Dia adalah siswa dari High Scool Bandung kelas 11 IPA 2.

"Den bangun den!!!"Perintah mba Imas pembantu Devano.

"Hmm...Ada apa sih mba??"Jawab Devano dengan nada yang masih terdengar mengantuk.

"Aden gak sekolah?Sekarang sudah jam setengah tujuh lewat lho den"Tanya mba Imas kepada Devano yang bukannya bangun malah tidur lagi.Hadeuh dasar kebo.

"HAH?JAM SETENGAH 7 LEWAT?Yaampun Mba kenapa gak dibangunin dari tadi sih!?"Devano terkejut dan langsung lari mengambil handuk untuk segera mandi.

Yaampun si Aden orang udah dibangunin dari tadi juga,masih aja bilang gak dibangunin.Batin mba imas.

Setelah selesai mandi Devano langsung melajukan motornya dengan sangat cepat agar dia tidak terlambat dan harus menerima hukuman.Sampai disekolah Devano jalan buru buru sampai tidak melihat ada orang didepannya sampai dia menabraknya dan mereka terjatuh ke tanah.

Terjadi perdebatan antara Devano dan gadis itu,ya gadis itu adalah Vania.Sampai akhirnya vania memilih pergi tanpa menghiraukan Devano yang kesal dengan dirinya.

"Sewot amat sih tuh cewek,untung cantik kalok kagak gue gibeng tadi tuh"Ujar Devano karna kesal dengan sikap Vania tadi.

"Tapi diliat liat dia cantik juga sih"Gumam Devano."Tapi kok gue gak pernah liat dia ya kemaren-kemaren?Apa dia murid baru ya?"Pikir Devano sebentar lalu pergi ke lapangan karna takut terlambat karna sebentar lagi waktunya upacara.

Story DevanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang