Taehyung - 15

88 12 0
                                    

“Yaa! Kenapa kau balik lagi?” Yeong Ho tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya kala melihat Taehyung kembali ke kelas. “Kau mau mati di tangan Kim Saem?”

“Anni, aku tidak mau mati sekarang. Aku masih punya waktu, Hyung.”  Taehyung menjawab dengan santai, lalu mendudukkan dirinya pada kursi. “Aku mendapatkannya.”

“Mendapatkan? Mendapatkan apa?” tanya Yeong Ho bingung.

“Ini.” Taehyung mengangkat buku yang diberi oleh gadis pujaannya di depan wajah Yeong Ho. “O Lin memberikannya padaku.”

“Mwo?! (Apa?!)” teriak Yeong Ho keras hingga beberapa orang mengalihkan pandangannya ke arah mereka sejenak.

“Aku sudah berusaha mengembalikannya, tetapi Cha O Lin terus menolak. Dia bilang Kim Saem tidak akan menghukumnya karena lelaki tua itu menyukai O Lin, dan sesungguhnya hal itu membuatku jauh lebih khawatir.” Taehyung meletakkan buku O Lin, lalu mengusap wajahnya kasar. “Apa seharusnya kukembalikan secara paksa?”

“Andwae (Jangan). Dia memaksamu menerimanya kalau kau kembalikan, dia akan merasa tidak dihargai.” Yeong Ho memberikan pendapatnya. “Terima saja, lagipula Kim Saem memang menyukai wanita cantik, bukan? O Lin pasti termasuk ke dalam salah satu kriterianya.”

“Tapi aku tidak mau dia dihukum karenaku,” kata Taehyung yang masih tidak bisa menerima. “Lagipula aku tidak mengerti, kenapa dia tiba-tiba memberikan buku ini? Apa dia mendengar celotehanku?”

“Celotehan?”

Taehyung menarik napas. “Eo. Aku kesal pada diriku karena tidak mengingat tugas penting karena itu aku terus menggerutu di sepanjang perjalanan ke taman belakang sampai aku bertemu dengan O Lin.”

“Untuk apa dia ke sana?” Yeong Ho bertanya.

Taehyung mengedikkan bahu. “Sepertinya … ada yang menyatakan cinta padanya, lagi.”

“Kalau begitu, dia pasti menolak pernyataan itu.” Yeong Ho menyimpulkan. “Lalu kalian bertemu dan karena iba denganmu dia menyerahkan tugasnya, V, bukankah itu awalan yang sempurna untuk hubunganmu dan dia?”

“Ah … tidak tahulah.” Taehyung akhirnya menyerah, lalu menatapi buku yang O Lin berikan. Jantungnya kembali berdebar kencang kala mengingat wajah gadis itu. Begitu indah dan nyaris sempurna, apalagi jika dipandangi dari dekat.

“Gomawo, Cha O Lin (Terima kasih)." Taehyung berkata tanpa suara.
***

DIVE [TAEHYUNG FF]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang