Taehyung - 14

94 10 0
                                    

Tubuh Taehyung gemetar kala mendengar seseorang berbicara di belakangnya. Sedari tadi dia jadi parno dan frustrasi karena tidak bisa mengikuti pelajaran, berkat kebodohannya sendiri. Baru kali ini Taehyung melakukan hal seperti anak nakal karena biasanya pemuda itu selalu taat, meski dia tidak bisa dikatakan sebagai murid yang baik.

Dengan jantung yang berdebar-debar, takut ketahuan oleh seorang guru, Taehyung memutar tubuhnya. Dia merutuki diri sendiri karena berjalan dengan santai tanpa memperhatikan keadaan sekitar, padahal niatnya adalah kabur diam-diam. Taehyung sungguh tidak berpengalaman.

Jantung Taehyung mencelos begitu saja kala melihat siapa yang memanggilnya. Dugaannya seratus persen salah, yang membuat kakinya berhenti melangkah bukan guru atau seseorang yang bisa membuatnya dihukum. Namun, justru … gadis yang selalu Taehyung puja dan kagumi selama ini.

Cha O Lin.

Tubuhnya mematung kala matanya beradu pandang dengan netra milik O Lin. Dengan jarak sedekat ini, apa yang harus Taehyung lakukan? Apa dia harus berlari dan pura-pura tak melihat O Lin agar dia tidak melakukan hal bodoh yang bisa mengancam identitasnya sebagai penggemar rahasia? Atau justru, Taehyung harus pura-pura tidak tahu dan berlagak tidak peduli?

Ah, sungguh. Dia bingung.

Cha O Lin melangkahkan kakinya mendekat, membuat irama jantung Taehyung semakin menggila. Dari jauh saja Taehyung sudah merasa lemas, apalagi dari dekat. Oh, dia tidak yakin bisa bertahan. 

Waktu terasa berjalan lambat dan Taehyung tidak bisa melepaskan pandangannya dari O Lin. Gadis itu sudah ia amati selama enam bulan ini. Namun, baru kali ini Taehyung bisa sedekat ini dengannya. Bukan tanpa alasan, ia hanya tidak ingin menganggu hidup O Lin dengan kehadirannya yang sebentar, lalu menghilang.

Debaran jantung Taehyung semakin menjadi-jadi saat O Lin sampai di depannya. Lelaki itu sempat memprediksi ia akan mati lebih cepat dari perkiraan kalau saja jarak di antara mereka berdua lebih dekat daripada ini.

O Lin memutar tas punggungnya ke arah depan, lalu mengambil buku dari dalam sana, membuat Taehyung mengernyit karena tidak mengerti dengan apa yang gadis itu lakukan.

Apa dia ingin memberi Taehyung sesuatu?

Tidak mungkin, kan?

“Ini.” O Lin menyodorkan sebuah buku tulis yang belum dinamai. “Aku sudah membuat tugas Kim Saem, kebetulan hari ini aku ada pelajarannya, dan kebetulan lagi kemarin bukuku habis. Jadi, aku membuat di buku baru yang belum sempat kunamai.”

Taehyung bergeming. Dirinya terpesona dengan cara O Lin berbicara dan menatap ke arahnya. Tidak salah ia mengagumi O Lin dari jauh selama ini karena dengan jarak sedekat ini Taehyung bisa lepas kendali. Syukur hal ini jarang terjadi karena ia sendiri tidak yakin bisa menahan diri jika terus-menerus berada di sekitar gadis itu.

“Halo?” O Lin mengibaskan tangannya di depan wajah Taehyung saat pemuda itu tidak menjawab dan hanya menatapnya. “Kaudengar aku?”

“Eo? Ne!” kata Taehyung gugup. Dia sejujurnya tidak mendengar dengan jelas apa yang O Lin katakan karena sibuk dengan pikirannya sendiri. “Tadi kaubilang apa?”

O Lin menyentuh tangan Taehyung, membuat tubuh pria itu serasa tersengat oleh aliran listrik.

“Ini, ambillah, lalu kembali ke kelasmu,” kata O Lin setelah memastikan Taehyung memegang bukunya. “Jangan lupa namai sampulnya.”

Taehyung melongo. Dia menatap buku yang O Lin berikan dan bertanya, “Kau … kenapa memberi ini padaku?”

“Kenapa? Karena kau butuh, mungkin?” O Lin mengedikkan bahu, pura-pura tidak peduli. “Kim Saem menyukaiku, tenang saja. Dia tidak akan menghukumku dengan berat.”

“Tapi ….” Taehyung hendak membantah kala sudah mengerti dengan maksud O Lin. “Aku—“

“Aku pergi ya, annyeong.” O Lin berbalik, hendak meninggalkan Taehyung. Namun, belum sempat melangkah, O Lin kembali menatap Taehyung lagi. “Geundae (tetapi) … namamu siapa?”

Taehyung yang belum sadar dari rasa terkejutnya menjadi gugup kala O Lin bertanya perihal namanya. Dengan wajah yang berusaha dibuat sesantai mungkin, lelaki itu menjawab, “Kang Taehyung, biasa dipanggil V.”

“Aah, Taehyung.” O Lin mengangguk, lalu mengulurkan tangannya. “Annyeong Kang Taehyung, namaku … Cha O Lin.”

***

DIVE [TAEHYUNG FF]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang