9 (Back To Normal)

1.4K 195 34
                                                  


SORRY PENDEK LAGI :V

VOMMENT JUSHEYO :3

Setelah ucapan jinyoung semalam sehun menjadi banyak bengong esok paginya. Dia merasa jinyoung masih butuh banyak bimbingan lagi.

"Tuan, nyonya!"
Panggil seorang maid di luar kamar hunhan. Dan luhan pun segera membukakan pintunya.

"Ada apa bi?"

"Anu nyonya"

"Ada apa?"

"Tuan muda jinyoung dia..."

"Jinyoung kenapa?"
Tanya sehun panik

"Saya mencoba membangunkan dia. Tapi tuan muda tidak kunjung bangun dan suhu badannya juga tinggi"
Tanpa menunggu luhan dan sehun langsung menuju kamar jinyoung dan mendapati jinyoung tengah tak sadarkan diri akibay deman yang tinggi.

"Jinyoung! Ayo buka matamu nak!"
Luhan menepuk pelan pipi jinyoung tapi tidak ada respon.

"Ini pasti karena kemarin, aku akan panggilkan dokter"
Sehun kemudian keluar dan menelpon dokter. Sedangkan luhan semakin panik dia takuy jinyoung kenapa-napa.

Tak lama dokter datang memeriksa jinyoung.

"Dia hanya demam. Jangan khawatir tapi dia mungkin juga stres akibat beban pikiran dan kelelahan sampai dia drop dan pingsan. Saya akan berikan obat tolong berikan pada nak bae saat dia sudah siuman"
Ucapan dokter itu membuat lega sehun dan luhan. Demi apapun mereka berdua merasa sangat panik dan ketakutan saat jinyoung dalam keadaan sakit begini.

"Terima kasih dokter"
Ucap sehun lalu dokter itu memberikan obat dan pergi setwlah dibayar.

"Apa kau tidak akan bekerja hari ini?"
Tanya luhan pada sehun.

"Aku selalu libur kerja saat jihoon kambuh. Lalu kenapa aku juga tidak melakukan hal yang sama saat jinyoung yang sakit?"
Sehun mengelus rambut jinyoung
"Aku tidak ingin membuatnya merasa dibedakan lagi. Aku ingin menjaga dan memberinya perhatian agar dia tumbuh lebih baik"

Luhan yang mendengar ucapan sehun pun tersenyum dan menggenggam tangan sehun.
"Kau selalu menjadi ayah yang terbaik"

"Tidak! Sebelum jinyoung keluar dari rasa kesepian nya"

炎炎炎炎炎炎炎炎


Pukul 10 pagi akhirnya jinyoung sadar dari pingsannya. Wajahnya masih terlihat pucat dan tatapannya sayu.

"Bae..." -lh

"Akhirnya kau sadar juga" -osh

"Ayah, bunda... Apa aku sakit?"
Tanya jinuoung saat merasa aneh pada badannya apalagi melihat hunhan dan benerapa maid ada dikamarnya.

"Iya kau demam tinggi sampai pingsan!" -osh

"Tapi syukurlah kau sadar, ayo makan dulu lalu minum obat ya sayang!" -lh
Luha  memeluk dan mengelus rambut baejin dengan lembut.

"Ayah tidak bekerja?" -bjy

"Ayah tidak akan bisa bekerja jika belum melihatmu sadar, yang ada ayah tidak fokus dan memikirkanmu terus' -osh

"Atau kata lainnya ayahmu terlalu khawatir padamu! Jadi jangan buat ayahmu khawatir lebih lama. Ayo makan buburnya lalu obatnya supaya lekas sembuh" -lh

Jinyoung menatap sehun dan luhan
"Aku sudah baik2 saja. Ayah pergilah bekerja. Jangan khawatirkan aku"

"Jika ayah tidak khawatir kau akan marah lagi pada ayah!" -osh

Pan Meet Deep✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang