6 (Pan and Deep)

1.1K 206 27
                                                  

Vomment Jusheyo 😊










"Lihat pria culun itu sekarang!"

"Mengerikan. Aku tidak tau jika buruk rupa itu ada di dunia nyata"

"Harusnya dia memanjangkan rambutnya untuk menutupi lukanya itu"

"Sudah cupu, buluk, ditambah luka megerikan di wajah. Benar2 paket jelek yang lengkap"

Semua siswa kini menatap jijik sosok baejin yang dari awal memang tidak di sukai oleh siapapun.

Semua menjauhi baejin hingha dia duduk sendiri di meja pojok belakang. Dia dianggap monster yang mengerikan dengan wajahnya. Tapi baejin berusaha tegar dan sabar dengan semua bullyan itu.
.

*brough*
Seorang anak memukuli baejin saat jam istirahat hingga baejin meringis kesakitan.

"Kenapa kau memukulku?"
Jinyoung menatap pria yang memukulny itu sambil memegang pipinya yang terluka.

"Wajahmu itu jelek! Aku jadi gatal ingin memukulnya!"
Ucap minhyun kakak kelas yang setia menyiksa bae.

Jinyoung tidak menghiraukan minhyun dan berjalan pergi menjauh.

"Hey kenapa kau pergi? Ayo kita berkelahi"

"Kenapa?"

"Karena wajahmu menyebalkan!"

Jinyoung akhirnya memukul meja dan menangis.
"Kenapa kau harus menilai orang dari fisik? Semua orang itu tidak sama. Aku juga ingin tampan seperti yang lain. Tapi aku tidak seberuntung itu. Kenapa orang sepertiku harus kau bully? Apa buruk rupa ku merugikanmu?"

"Kau terlalu banyak bicara"
Minhyun ingin memukul baejin tapi woojin berteriak.

"Woi pak donghae dateng!"

Dan semua panik saat mendengar guru bk mereka yang terkenal galak itu datang.

"Ada apa ini ramai2! Nonton apa?"
Tanya pak donghae saat melihat para murid berkumpul menyaksikan bae yang di bully.

Tanpa pikir panjang baejin langsung menyanyikan lagu happy birthday.

"Happy birthday to you... Happy birthday to you..."
Dan di ikuti murid2 lainnya.

"Kami memberikan kejutan pada kak minhyun pak"
Ucap baejin yang membuat pak donghae hanya mengangguk dan pergi.

"Bangsat! Hari ini bukan ultah gue"
Bentak minhyun pada baejin.

"Aku hanya tidak ingin kita masuk bk dan berakhir dengan pemanggilan orang tua"

"Kenapa? Apa kau takut pada orang tua mu?"

"Bukan? Tapi karena aku tidak punya orang tua"

Baejin kemudian berlalu dan semua itu disaksikan oleh jihoon. Jihoon hanya menatap baejin dengan tatqpan penuh arti. Dia merasa bersalah karena merasa sudah merebut orang tua baejin.

"Kau baik2 saja bae?"
Tanya jihoon.

"Seperti biasa"
Lalu baejin berjalan sendiri ke uks.

Ini sudah terlalu lama, aku merasa sendiri dan kesepian. Aku lelah dan aku ingin pergi. -bjy

Kenapa si buruk rupa itu sangat aneh? - hmh

炎炎炎炎炎炎炎炎

Sementara itu ditempat lain.

Pan akhirnya mendapat donor mata dan sukses melakukan transplantasi mata hingga ia kini bisa melihat dunia.

"Daddy. Terima kasih karena daddy dan mommy aku bisa melihat"
Ucap pan pada kedua orang tua barunya.

"Sama2. Dan kami sudah membuat identitas baru untukmu"
Ucap suho pada pan.

"Sekarang kau akan di kenal sebagai lai guanlin putra dari lai yifan san kim junmyeon"
Ucap kris sambil mengusap rambut pan.

"Lai guanlin. Aku suka itu"

"Ne. Kau akan segera melanjutkan sekolahmu!" -kris

"Dimana? Apa di korea? Dad?"

"Tidak sayang. Kau akan lanjutkan smp mu di china nanti saat kau melanjutkan ke sma baru kau akan lanjutkan di korea" -suho

"Tapi mommy itu masih satu tahun lagi"

"Bersabar ya sayang. Kami masih ada proyek besar di china. Dan kami tidak bisa meninggalkanmu sendirian di korea" - suho

"Ummm baiklah, aku akan bersabar"

"Apa kau merindukan anak manis waktu itu?" -kris

"Ha-hah? Tidak"
Wajah guanlin langsung merona saa kris menggodanya.

"Ayolah mengaku!" -kris

"Daddy! Tidak kok!" -guan

"Sudah lah kris jangan goda guan terus. Ayo guan ini sudah malam. Kamu tidur ya sayang" -suho

Aku sangat bahagia. Tapi kebahagiaan ini tidak akan terjadi tanpamu deep. Terima kasih sudah menyelamatkanku dan ada untukku. Suatu saat nanti aku pasti akan kembali untukmu - lgl

.炎炎炎炎炎炎炎炎


Sementara di rumah keluarga oh.

Baejin baru saja pulang dari les dan memasuki rumahnya.

"Bodohnya aku! Apa yang aku harapkan?"
Baejin hanya masuk kamar dan menggangti pakaiannya lalu pergi ke suatu tempat dimana dia selalu mendapatkan ketenangan.

Dia menjenguk baekhyun.

Baejin menjatuhkan kepalanya yang mungil itu Di atas tanga baekhyun. Air matanya jatuh begitu saja tanpa bisa dia kendalikan.

"Mamih hiks... Ini adalah ulang tahun terburuk di hidupku. Karena mamih masih belum sehat hiks... Mamih dekat tapi mamih tidak nemelukku dan mengucapkan selamat dan doa untukku di ulang tahunku. Aku punya dua ibu tapi kasih sayang ibu begitu jauh dariku hiksss"
Baejin hanya bisa memeluk baekhyun yang bahkan tak memberikan respon apapun. Baekhyun sudah terlalu lama koma dan para dokter sudah menyerah dengan baekhyun.

Dan bukan karena tidak peduli. Hunhan memang kembali disibukan karena penyakit jihoon yang semakin sering kambuh. Bagaimana tidak kanker otak dan kanker hati yang dimiliki jihoon sudah memasuki stadium 4 dan harus segera menjalani kemo therapy.

"Mamih. Aku sayang mamih. Meski hidup ini berat tapi hadiah terindah dihidupku adalah memiliki ibu sepertimu yang membesarkanku dengan kasih sayang dan menerimaku apa adanya"
Jinyoung hanya bisa mengingat ulang tahun terdahulunya. Saat masih ada baekhyun yang selalu memberikan kejutan untuknya juga kue dan sup rumput laut untuknya di setiap ulang tahunnya.

Mamih, aku tidak ingin hadiah apapun. Aku hanya ingin kita seperti dulu lagi! Aku hanya ingin hidup bersama mamih -bjy







炎炎炎炎炎炎炎炎






INI CERITA MENARIK GAK SIH?

SOALNYA YANG KOMEN DIKIT BEUT :<

TBC

Pan Meet Deep✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang