Enam

28 10 2

"eum.... Berarti ini....."

"Lisandra!" Panggil seseorang jauh di seberang sana.

Lisandra menolehkan kepalanya, mencari pemilik suara tersebut, lalu dirinya tersenyum saat melihat temannya itu.

"Ada apa Bi?" Tanya Lisandra, menutup buku yang sedari tadi digunakannya untuk mengerjakan sekumpulan soal-soal latihan untuk menumpas sedikit rasa bosannya.

"Hangout, yuk!?" Ajak Biency.

"Hmmm, boleh aja. Kemana?" Tanya balik Lisandra.

"Ke Salon gitu, atau luluran aja. Kan kita udah lama enggak perawatan, lagian hari ini kan seharusnya Fakultas kamu libur. Kok masuk?"

"Ah, aku hanya ingin melihat seseorang" jawab Lisandra dengan senyuman manisnya.

"Oh.... Gion si anak baru itu ya?"

"Iya"

"Dia udah lama dari tadi pulang nya, malah bolos satu mata kuliah tadi"

Lisandra mengerutkan keningnya, sekarang dia mengerti alasan dirinya tidak melihat Gion sedari tadi.
Padahal Lisandra mengira Gion masih ada di kampus,dan lagi mobil Gion masih berada di tempat parkir sedari tadi --- jadi dirinya mengira Gion masih berada di lingkungan kampus.

"Udah ayo! Si Jessy udah di tempat, nih" ujar Biency menyadarkan Lisandra dari lamunannya.

Lisandra mengangguk, keduanya berjalan dengan santai ke arah parkiran hingga pengelihatannya menangkap sosok Gion di ujung sana --- memasuki mobilnya.

"Bi, ini kunci. Lo yang nyetir ya, gue tunggu di depan" ucap Lisandra, melemparkan kunci mobilnya pada Biency.

"Call" jawab Biency.

Lisandra menuju kearah mobil Gion dengan langkah seribu, lalu mengetuk kaca mobil Gion.

Gion yang tidak siap terkejut, menolehkan kepalanya ke arah Lisandra. Gion tersenyum, membuka pintu dan keluar dari mobilnya untuk menghampiri gadis itu.

"Ada apa?" Tanya Gion, memasukkan kedua tangannya ke dalam kantung celana.

Lisandra mendengus, tidak suka bila Gion sudah bersikap seperti itu. Dia tahu betul, saat Gion sudah seperti itu dia tidak akan pernah serius menjawab apapun pertanyaan yang di lontarkan Lisandra.

"Kamu dari mana? Aku dari tadi nyari kamu. Kok bolos?" Tanya Lisandra terus terang.

"Aku ke Monas. Lagian mata kuliah terakhir jamkos kok, tanya aja sama kawan kamu sih Biency itu" jawab Gion santai.

"Iya aku tahu, tapi kenapa harus keluar. Kalau ketahuan sama dosennya kamu bolos gimana?" Tanya Lisandra dengan sedikit penekanan.

"Udah ya Lis, gue lagi malas berdebat sama elo. Dan lagi itu hak gue mau bolos atau enggak, bukan urusan kamu juga."  Jawab Gion yang merasa tidak enak dengan sifat Lisandra.

Gion tidak suka di kekang, dia akui dia tidak sepintar Lisandra yang mau ada atau tidak ada mata kuliah tetap datang ke kampus. Hidupnya dia sendiri yang mengatur, bukan Lisandra atau orang lain.

Lisandra mendengus saat melihat kepergian Gion. Dia tidak mengerti apa yang salah dengan sikapnya, dia berhak khawatir karena Gion adalah temannya, tetapi entah kenapa Gion tidak pernah senang saat berada di dekatnya.

* * *

"Udah dengar fashion terbaru gak?" Tanya Jessica pada Biency.

Ketiganya sedang berada di salon, sembari para pelayan itu membersihkan kuku-kuku jari mereka --- Jessica dan Biency berbicara mengenai fashion-fashion terbaru yang beberapa waktu belakangan sedang tren.

LonelyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang