07 - Kerasukan?

54 2 0

"Mamas Ali yang ganteng"

Sapaku saat sudah berada di depan Teller no 03. Tempat dimana Mas Ali setia berada disana melayani para nasabah dan juga melayani serangan-serang modus dariku hehehe

Kupandangi wajah Mas Ali yang hari ini terlihat semakin tampan dari kemarin.

Aaahh.. Wajah yang kuharap dapat menjadi yang pertama kali aku lihat saat terbangun dari tidur. Seandainya saja harapanku itu dapat terkabulkan.

"Masss" Panggil ku lagi, kali ini aku barengi dengan senyuman manis andalan ku.

"Ya"

Aku membulatkan mata terkejut tak menduga jika Mas Ali akan merespon sapaan ku dengan kata-kata. Biasanya hanya sekedar mengguman saja Mas Ali enggan menyapa sapaan ku.

"Mas" Panggil ku lagi untuk memastikan apa yang aku dengar tadi bukanlah sekedar halusinasi atau sapaan balik dari makhluk gaib penghuni bangunan ini.

"Hah.. Iya Mita"

Aku tidak dapat menutupi raut kebahagiaan ku. Akhirnya sekian lama menunggu Mas Ali menyebbut nama ku dengan lengkap ternotice juga hari ini!

Aku harus mencatat hari bersejarah ini!

"Sekarang tanggal berapa Mas?" Tanya ku dengan wajah berseri-seri berharap Mas Ali akan menjawab pertanyaanku ini.

"Tiga puluh satu januari"

"Kyyyaa!!"

Pekikan senang tidak dapat ku tahan lagi. Biarlah yang lain menatapku dengan tatapan heran. Terpenting saat ini Mas Ali sudah tidak mendiamkan ku lagi.

Ahh Yaampun. Kuharap ini bukan mimpi!

"Cieee Mita. Udah engga di cuekin lagi nih hahaha"

Aku memasang cengiran andalanku merespon celetukan Mba Nia . Sungguh aku tidak dapat mengungkapkan dengan kata-kata uforia kebahagiaan yang kurasakan saat ini.

"Ekhm.. Ada traktiran dong nanti malam"

Aku mencebikan bibir sebal mendengar perkataan Mas Gio.

"Traktiran darimana Mas? Traktiran ada kalau aku udah resmi jadi pacarnya Mas Ali!"

Mas Gio dan yang lainnya hanya tertawa mendengar perkataan ku. Membuatku semakin mencebikan bibir kesal dan beralih menatap Mas Ali yang sibuk merapihka uang-uang dari nasabahnya.

"Mas Ali. Mas nanti malam ikut kami nonton?" Tanya ku memastikan lagi, meski aku sudah tau jawabannya dari grup 'Bersatu Kita Juliders' semalam, tetap saja rasanya kurang afdol kalau tidak memastikannya secara langsung.

"Kamu juga ikut?"

Aku mengerutkan dahi heran. Loh bukannya Mas Rehan dan Mas Gio sudah memberitahukannya ya?

Aku pun lansgung melirik pada Mas Gio dan Mas Rehan yang baru saja keluar dari sebuah ruangan dengan tatapan kesal.

"Kenapa Ta?"

Mas Rehan yang peka dengan tatapan ku pun langsung bertanya.

"Mas belum ngasih tau ke Mas Ali kalau aku ikut kalian nanti malam?"

"Loh. Aku sama Gio udah kasih tau Ta. Beneran deh. Iya kan Yo?"

Aku melihat Mas Gio menganggukan kepalanya cepat dan disusul dengan kekeah dari Mas Ali yang masih fokus dengan kegiatannya,

"Kalu tau kamau ikut. Saya engga akan nge-iya in ajakan mereka"

"Dih jahat" Gumamku mencebikan bibir sebal.

FALL IN LOVE WITH YOU (SUDAH TERBIT DI GUEPEDIA)Read this story for FREE!