04 - Mochi Berjalan

25 3 0


Ting..

Ting..

Ting..

Aku yang sedang asik memasukan beberapa helai pakaian kedalam tas berhenti sesaat ketika notifikasi grup whatssup dari ponselku terus-terusan berbunyi.Merasa penasaran siapa gerangan orang kurang kerjaan yang sudah berkicau dipagi buta begini,aku pun berjalan menuju meja belajar untuk memastikannya.

Mataku membulat terkejut saat melihat jumlah chatting yang belum kubaca di grup 'Bersatu kita Juliders'. Beberapa hari ini kami tengah membahas topik terhangat mengenai berita Mas Ali yang sepertinya semakin lengket dengan sang pacar.

Ugh.. Itu sangat menyakitkan guys. Men-julid kan orang yang tengah kita sukai ternyata semakin lengket dengan pacarnya.

Oh ya, Kejadian malam langka dimana aku pulang bersama dengan Mas Ali pun aku sampaikan di grup 'Bersatu Kita Juliders' dan kalian tahu? Tak ada satupun dari mereka yang percaya akan hal itu! Tapi untungnya saat hari seninnya aku pergi ke Bank aku meminta pada Mas Ali untuk mengkonfirmasi kebenaran tetang dirinya yang mengantar aku pulang dan syukurlah Mas Ali membenarkan hal itu, tapi dengan ekspresi datar seperti biasanya.

Melihat hal itu aku medengus sebal dan bertanya-tanya dalam hati, kemana perginya sikap Mas Ali yang hangat pada malam sabtu kemarin?. Aku masih dapat melihat ekspresi tidak percaya di wajah Mas Rehan, Mas Gio, Mba Ayu, Mba Nia dan seluruh staff Bank yang mendengar langsung konfirmasi yang di katakan Mas Ali.

Kalian boleh menganggap ku lebay karena acara minta konfirmasi kebenaran segala pada Mas Ali mengenai dirinya yang mengantar ku pulang sampai Apartemen. Tapi kalian akan merasakan apa yang aku rasakan saat itu jika kalian menjadi diriku. Betapa aku tidak exited, karena sudah hampir empat bulan aku mengejar Mas Ali, aku menggodanya, mencari perhatiannya tanpa menyerah, meski Mas Ali tidak pernah meresponnya sama sekali dan malam itu Mas Ali seperti mem-Feedback pengejaran ku selama ini, meski hanya dua jam saja dia bersikap hangat padaku.

Tapi tenang, Motto kisah percintaan ku masih tetap sama kok 'Sebelum janur kuning melengkung siapa saja masih pantas untuk berjuang dan di perjuangkan!' jadi ya tenang saja. Tunggu tanggal main Mas Ali akan benar-benat tertarik padaku hahaha

Meski aku belum pernah melihat secara langsung wujud asli pacarnya Mas Ali, tapi aku pernah ditunjukan fotonnya sama Mba Ayu digrup julid kami ini. Ternyata pacarnya Mas Ali itu sejenis Mochi berjalan guys! Berdasarkan riset yang Mba Ayu paparkan di grup setelah mereka berenam nonton bareng dan beberapa kali bertemu di Bank ialah, kalau pacar Mas Ali itu punya badan yang kayak lidi berjalan,pakaian nya kaya orang missquen yang kekurangan uang buat beli bahan baju,kelakuan kayak cicak yang demennya nemplok ke Mas Ali terus dan yang paling utama, Mba Ayu bilang pacarnya Mas Ali itu pakai bedak udah kaya terigu yang di awur-awurin di mukanya guys! Ya sebelas dua belas lah sama Mochi kata Mba Ayu.

Entahlah aku antara percaya dan engga percaya. Tapi lebih tepatnya sih aku engga percaya itu, soalnya dari foto instagram yang Mba Ayu kirimin ke grup ,pacarnya Mas Ali engga keliatan kayak mochi berjalan, justru lebih kayak manekin hidup. Mirip lah sama manekin berjalan yang dibawa Pak Devan ke kantor minggu lalu. Lagian juga aku yakin banget tipikal perempuan idealnya Mas Ali itu yang 'WAW bangets'. Engga kayak aku yang berada di level 'Waw menghalangi pemandangan banget!' mengingat Mas Ali engga pernah melirik ku lagi sama sekali setelah malam itu. Bahkan Chatt ku di WA tak pernah di balasnya lagi sama sekali, cuman di baca kayak koran doang.

Sakit sih, tapi engga berdarah.

Oh iya aku hampir lupa. Ternyata pelaku yang membuat keributan di grup julid kami ialah Mas Rehan. Mas Rehan bilang katanya semalaman Mas Ali menginap di Apartemennya dan lebih banyak diam dari biasanya.

FALL IN LOVE WITH YOU (SUDAH TERBIT DI GUEPEDIA)Read this story for FREE!