Chapter 70

138 32 17

Chapter 70 - Bagaimana Lu Chenghe Tahu Kalau Pernikahannya dengan Yize Itu Palsu?


Di aula pesta, semua orang berpakaian indah dan anggur mengalir bebas.

Ji Yan mengenakan gaun hitam yang elegan dan memegang lengan Li Mingyi, berjalan menembus kerumunan orang dalam perjamuan. Sikapnya bermartabat dan dia memiliki senyum yang sesuai di wajahnya, terlihat lembut dan elegan.

Di tengah perjamuan, Li Mingyi ditarik ke samping oleh beberapa pengusaha untuk berdiskusi. Karena itu, dia harus mundur. Dia berjalan dengan anggun melewati kerumunan dan tiba di kamar kecil.

Dia mengoleskan riasannya saat orang lain muncul di cermin. Tangan Ji Yan berhenti, lalu dia berbalik dengan senyum hangat dan elegan. "Feifei."

Satu-satunya nona keluarga Li, Li Feifei, meliriknya dengan tidak setuju dan berkata dengan tidak sopan, "Kakak keduaku selalu menyukai wanita muda dan cantik. Apa gunanya merias wajah dengan tebal saat kau sudah sangat tua? Apa kau berpikir kalau kakak keduaku akan tetap menyukai wanita yang berusia lebih dari tiga puluh tahun sepertimu? "

Ji Yan tidak marah dan hanya menjawab sambil tersenyum. "Feifei, aku tahu kamu punya sesuatu yang menentangku. Tapi, kita akan menjadi keluarga di masa depan. Kita pada akhirnya harus akur. "

"Sebuah keluarga? Siapa yang akan menjadi keluarga denganmu? "Li Feifei tidak repot-repot menyembunyikan rasa jijiknya. "Apa kau benar-benar berpikir kalau kau bisa menikah dengan keluarga Li dengan statusmu? Jangan berpikir kalau kau adalah nona keluarga Ji hanya karena nama keluargamu. Xinya adalah satu-satunya nona keluarga Ji! "

Ji Yan tersenyum dan berkata, "Feifei, aku tahu kamu berteman baik dengan Xinya. Tapi, kupikir kamu salah paham tentang sesuatu ... "

"Kesalahpahaman?" Li Feifei adalah orang yang jujur. Saat dia mendengar kata-kata Ji Yan, dia berkata dengan marah, "Kau tahu kalau Xinya menyukai kakak keduaku, tapi kau dengan sengaja merayu kakak keduaku. Kau melakukan sesuatu yang sangat memalukan dan kau mengatakan kalau aku salah paham denganmu? "

Ji Yan menjawab, "Cinta tidak bisa dipaksakan oleh siapa pun. Feifei, kamu adalah saudara perempuan Mingyi dan kamu memahaminya. Kalau dia benar-benar tidak menyukaiku, bagaimana aku bisa memaksanya? "Berhenti sebentar, dia menambahkan," Sama seperti kamu dan Tuan Lu. Kalau dia tidak memiliki perasaan untukmu, dia mungkin tidak akan melihatmu seperti itu. "

Li Feifei menegang. Dengan kemarahan yang secara bertahap terlihat di wajahnya, dia bertanya saat ada jejak cahaya muncul di matanya. "Chenghe? Dengan cara apa dia menatapku? "

(bentar bentar, jadi mereka ngomongin mantannya jian jian gituh?)

Ji Yan menjawab dengan hangat, "Feifei, tidakkah kamu menyadari kalau cara Tuan Lu memandangmu sangat hangat dan lembut? Kalau seorang pria memandang seorang wanita dengan cara ini, ia pasti memiliki orang itu di dalam hatinya. Karena kamu menyukai Tuan Lu, kupikir kamu mungkin akan mengerti aku dan Mingyi. Cinta tidak bisa dipaksakan, kamu juga tidak bisa mengendalikannya. "

Li Feifei memberinya "humph" dan tidak lagi berbicara.

Ji Yan memandangi punggungnya yang lembut dan anggun saat dia pergi. Bibir Ji Yan memegang senyum hangat dan lembut. Tapi, jejak cahaya dingin melintas melewati matanya.

Kembali ke ruang perjamuan, Ji Yan melihat kalau Li Mingyi masih dikelilingi oleh orang-orang. Dengan begitu, dia tidak pergi tapi malah bertukar sapa dengan elegan dengan beberapa tamu pria yang secara khusus mendatanginya untuk memulai percakapan. Saat dia melihat ke atas dan melihat Lu Chenghe yang sedang berjalan menuju daerah yang sunyi, matanya mengikutinya dan dia juga menuju ke arah itu.

Reborn As My Love Rival's WifeBaca cerita ini secara GRATIS!