12.Way Back Home

2.2K 327 122
                                                  

Tijel as always:"(

———


Sepasang mata itu memperhatikan objek menggemaskan yang sedang bercermin. Sesekali terkekeh lucu karena tingkah menggemaskan si objek.

"Ingin pergi kemana, sayang?"

"Eung?"

Si objek menoleh, lalu pergerakannya menjadi salah tingkah. "Guan sudah bangun?" tanyanya asal. Dirinya tadi sedang bercermin, memastikan bahwa pakaian yang dikenakannya layak digunakan. Ia pikir Guanlin masih tidur ugh—memalukan.

"Ibu mengajakku jalan jalan."

Jinyoung lalu menghampiri Guanlin yang baru saja menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang. "Guanlin.. Aku pinjam hoodie ini ya?"

Kedua tangan yang tenggelam karena ukuran hoodie yang terlalu besar itu membuat gesture memohon yang amat menggemaskan.

Padahal tanpa memohonpun Guanlin pasti mengizinkan.

"Tentu saja Bae. "

"Yeay!!"

Setelah pekikan lucu itu pipi si omega menjadi objek cubitan karena sang dominant gemas. "Ibu mengajakmu pergi kemana memangnya?"

"Periksa kandungan."

"Kalau begitu harusnya Ibu mengajakku juga!"

"Tidak boleh! Guan masih sakit."

"Tapi aku juga ingin menemanimu."

Jinyoung menggoyangkan jari telunjuknya kekiri dan kekanan, menatap Guanlin dengan tatapan tajam namun pipi yang menggembung. Siapa yang akan takut pada wajah menggemaskan seperti itu?

"Ayolah Bae."

"Tidak, Guanlin istirahat saja! Aku tidak mau melihat Guanlin demam lagi."

Omega cantik itu mengecek suhu tubuh Guanlin dengam menempelkan tangan halusnya di dahi sang alpha. Wajahnya terlihat begitu khawatir.

"Sayang.. Aku ingin tahu keadaan bayi kita."

Jinyoung menggeleng, masih tidak membiarkan Guanlin yang memaksa ikut.




"Jinyoungie, sudah siap nak?"

"Sudah ibu!"

"Baiklah, kalau Guanlin sudah bangun ajak makan siang bersama dulu ya sayang."

"Iya bu, tunggu sebentar."





"Ibu sudah memanggil. Ayo makan siang, Guan masih lemas atau tidak?"

"Hah.. Baiklah."




—————




"Sudah merasa baikan, Guanlin?"

Pertanyaan sang ayah menyambutnya saat sudah berada di meja makan. "Sudah lebih baik ayah."

"Syukurlah, ayah dan ibumu terkejut sekali saat berkunjung kau sudah demam tinggi."

"Lebih terkejut lagi karena kau sudah punya omega." sambung Luhan sembari terkekeh, "Ibu pikir tidak akan ada omega yang betah denganmu."

"Tapi Jinyoung betah denganku, iya kan Bae?"

"Guaann."

"Ah calon menantu ibu menggemaskan sekali~"

Oh My Omega |PanDeep| [Re-publish]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang