26.

5.6K 186 21

Ting Tung!

"kaf,ada tamu tuh"teriak aurel dari arah dapur yang sedang menata masakan yang telah ia masak untuk sarapan

tanpa aba aba lagi,kafka langsung beranjak dari sofa yang ada di ruang tamu,dan membukakan pintu utama

"Nyari sia--"ucap kafka terpotong karna ia sangat kaget melihat sosok wanita yang ada didepannya ini,

"hai kaf"ucap wanita tersebut,kafka bingung dan kaget mengapa wanita itu berani datang ke istananya,dan juga...

Perut wanita tersebut membulat,seperti wanita yang sedang hamil.

"ngapain lo kesini?"ucap kafka dingin

"gue mau minta pertanggung jawaban lo"ucap wanita itu dengan nada yang tinggi,yang bisa didengar dari dapur

"maksud lo?"tanya kafka yang bingung dengan ucapannya

"Ya,gue mau lo tanggung jawab atas kehamilan gue!"ucap wanita itu yang membuat kafka membulatkan matanya sempurna.

"ngaco lo ya! gue ga pernah ya,bersetubuh sama lo trus tiba tiba lo datang kesini minta pertanggung jawaban gue?Dih"kata kafka mulai emosi

"intinya,gue.mau.lo.nikahin.gue.secepatnya!"ucap wanita itu dengan menekankan setiap katanya

tak lama mereka berbincang bincang,datanglah aurel dengan rambut yang digulung acak acakkan,daster warna ungu,dan perut yang menonjol

"eh,siapa ya?"tanya aurel melihat wanita itu dari atas sampai bawah

"kamu gaperlu tau dia siapa,kamu masuk aja. dia bukan orang penting"kafka kembali dingin seperti awal pertama kali mereka kenal

"kafka!kamu itu gimana sih,dia itu tamu. kenapa ga diajak masuk!"kata aurel kesal sambil mengajak wanita itu masuk kedalam ruang tamunya

Disinilah mereka,diruang tamu.

"halo aurel"sapa wanita itu dengan menjulurkan tangannya dan dibalas oleh aurel,"kenalin,gue Tiara. calon istri kafka"

ingatkah kalian tentang Tiara?ya. dia adalah mantan pacar kafka yang sampai sekarang sangat bernafsu sekali mendapatkan kafka sepenuhnya

"lo becanda kan?"ucap aurel sedikit terkekeh,

"gue serius,kafka yang buat gue hamil dan gue kesini mau minta pertanggung jawaban dia"jawabnya

Jleb.

dengan tampang tak berdosa,dengan senyuman yang diisi dengan segala kelicikan,dia berbicara seperti itu dengan entengnya didepan aurel

Betapa hancurnya hati aurel sekarang ini,bagaimana bisa ini terjadi disaat aurel sedang hamil besar,ia tak habis fikir dengan semuanya

sudah banyak masalah yang ia dapati selama ia hamil,tapi tidak seberat masalah ini.

tatapan yang awalnya fokus ke arah Tiara,beralih ke arah kafka yang ada disampingnya,Aurel melihat raut wajah kafka dengan wajah yang kecewa,tapi aurel pintar menyembunyikan perasaan nya itu,dengan senyuman.

"sayang,ini bohong. kamu harus percaya sama aku,aku gapernah berhubungan sama dia,aku--"kalimat kafka terpotong karna aurel,

"tanggung jawablah,aku baik baik saja"ucap aurel dengan senyuman yang ia ukir diwajahnya,namun tidak se-indah senyuman dihari hari biasanya

 MY EVERYTHINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang