Mix!!

24.9K 908 2

Yana

Disinilah aku sekarang,di bandara soekarno ditengah keriuhan ibu kota!Nata menggenggam tangan kiri ku dengan erat,terlihat dia merasa asing ditempat ini.Dan disini,ditempat ini!mungkin aku sedang berebut udara di ibukota denga Dia,pria itu.Hati ku menggeliat saat aku tau,pria itu sedang berada puluhan kilometer dari tempat aku berada. "Yan,taxi nya udah jemput!lo mau pulang gak?"Suara gebi mengembalikan aku kedunia nyata.Ah ya,aku tak punya rumah di indonesia bukan?. Aku tak akan pulang ke kediaman keluarga Leandri.Keluarga ku. Apalagi pulang kerumah kami dulu,rumah aku dan pria itu saat menikah.Ternyata Gebi menyadari kegelisahan ku."lo bisa tinggal diapartemen gue yang dulu kok,Lanor udah beli rumah didaerah kemang"serunya sambil memainkan kunci apartemen ditangannya lalu melemparkannya padaku.

"ini lumah ayah ya bun?"suara peri kecil ku Naya bertanya dengan tatapan polos yang menggemaskan saat kami sudah didalam apartemen kecil milik Gebi."bukan sayang,ini rumah kita"aku tersenyum sambil menggendong Nata yang sudah tertidur sejak di taxi tadi. "kamal aku dimana bun?"tanya Naya sambil menderet koper kecilnya dengan langkah mungil kakinya."gimana kalau Nata sama Naya tidurnya sama bunda aja?"Aku menawarkan penawaran yang harus diterima oleh putri ku ini,karna kamar di apartemen ini hanya ada satu."waaaah,mauuu bun"Naya melompat kegirangan sambil berputar-putar.

*****

"Dia ada di apartemennya Gebi yang dulu,lo tenang aja"Lanor membuka pembicaraan dengan pria di depannya saat dirinya dan Gebi baru saja sampai di monka caffe . "gimana anak-anak gue?"tanyanya dengan mata berbinar yang masih tersirat kesedihan."mereka sehat,cantik dan tampan"sahut Gebi dengan suara bergetar menahan tangis."kamu kenapa sayang?"Lanor menggenggam tangan istrinya saat mendengar suara istrinya bergetar."aku kasihan sama Yana,hidup dia itu sedih banget"Gebi mulai menitikan air matanya."kapan gue bisa ketemu Yana geb?"Darel bertanya tak sabar,keinginannya menggebu untuk bertemu dengan istri dan anaknya."someday,tapi gak dalam waktu dekat ini Rel"sahut Lanor.Darel mendesah pasrah.

*****

"uncle!"suara cempreng Zae menggelegar diruangan Darel,bocah tambun itu dengan berlari kecil mendekati kursi kerja Darel."hai Zae,mama mana?"tanya Darel sambil menarik bocah berumur 3tahun itu kepangkuannya."mom diluar uncle,she's so busy!and i hate that"Rengek Zae sambil mengerucutkan bibirnya membuat Darel gemas dan mengacak rambut ikal panjang bocah tambunnya."kamu udah lancar ya ngomongnya,uncle salut"Seru Darel sambil mencium pipi kanan Zae,sedangkan Zae hanya terkikik geli."Zesya!where are you!!"Suara ibunya si bocah tambun itu sedang mencari anaknya diluar ruang kerja Darel.Darel mendelik kearah Zae,sedangkan bocah gemuk itu meletukan telunjuknya di kulit bibirnya."Dia diruangan gue!"Darel berteriak kencang agar ibu anak itu mendengar,lalu engsel pintu terbuka dan masuklah wanita berumur 32tahun kedalam ruangan Darel dengan tatapan lega saat melihat anak sematawayangnya berada dipangkuan Darel.Zae merengut saat dirinya ditemukan oleh ibunya akibat Darel yang tak bisa menjaga rahasia."uncle!aaah i wont trust you again"sungut bocah perempuan tambun itu,membuat ibunya dan Darel terkikik menahan tawa."im so sorry zae"Darel menunjukan wajah menyesalnya yang selalu mempan membujuk Zae,tapi tidak kali ini. "haha yaudah terserah kamu lah"Ucap Darel setelah melepas tawanya. "oh ya,what are you doing here?"kini Darel beralih ke ibu si bocah tambun. "ah,cuma iseng Rel.biasalah si Andre lagi ada jadwal penerbangan ke Dubai"sahut wanita itu sambil memainkan ujung rambut anaknya yamg kini sudah pindah bertengger manis dipangkuannya."oh"Darel menanggapi dengan singkat."lo lagi ada masalah ya?"tanya wanita itu yang masih duduk disofa ruangan Darel."haha,semenjak kepergian Yana 5tahun lalu,hidup gue selalu punya masalah bukan?"jawabnya lagi dengan pertanyaan yang lebih tepat jadi pernyataan."but she's home now,am i right?"tanya wanita itu tanpa tedeng aleng membuat Darel melotot tak percaya,bagaimana wanita itu bisa tau."biasa aja kali Rel liatnya!gue tau dari client gue yang kebetulan tadi lagi dibandara buat jemput tamu nya."oh,but....yeah!she's home aaah no no!they are home!"ralat Darel cepat."they?"tanya Raras sambil menautkan sebelah alisnya,ya! Zae adalah anak Raras dari hasil pernikahannya dengan Andre."she's and my children"Ujar Darel lirih,Raras hanya menatap temannya dengan tatapan iba.

she want to go home! but nobodys home! -avril lavigne

I'M HIS WIFE?Baca cerita ini secara GRATIS!