00. PROLOGUE : NOT SPOILER

610 39 4
                                        

Suara sirine mobil kepolisian mulai menggema di indera fonoreseptor.

Malam itu suasana begitu kacau, banyak orang berdatangan mengerumuni tempat kejadian. Polisi mulai memasang garis berwarna kuning-hitam sepanjang 15 meter untuk mengamankan lokasi agar tidak ada yang menerobos TKP.

Darah segar sudah menggenangi tubuh seorang gadis, yang terbujur kaku tak berdaya dengan luka cukup serius di kepalanya, polisi mulai menginspeksi.

Hingga tak lama dari itu ambulan mendekat, menurunkan satu kantung besar berwarna oranye kemudian membukannya, tanda bahwa korban perlu dibawa dan diotopsi.

Di lain tempat, seorang lelaki tampan dengan garis wajah tegas dinginnya kini mulai memanas setelah menerima sebuah panggilan dari nomor tak diketahui menghubungi dirinya, tanpa basa-basi ia langsung memacu motor miliknya pergi ke suatu tempat, dan ketika sampai hanya ada beberapa wartawan meliput.

Lelaki itu turun dari motor sembari membawa helm sport miliknya, lalu menatap kosong pada genangan darah diatas aspal dengan perasaan tak karuan, ia berusaha menahan air mata agar tidak terjatuh, namun sekuat apapun menahan tetap saja tak bisa menyembunyikan kesedihannya.

"Halo?! dimana?..."

"Halo, kenapa bro?..." Sahut dari seberang telepon.

Tanpa lelaki itu sadari, ada sosok gadis misterius di kejauhan, menatap dirinya tengah mengobrol lewat telepon genggam miliknya dengan intens, gadis itu memperhatikan sedetail mungkin semua yang ada pada lelaki itu, mata coklat miliknya, wajah dinginnya, bibir indahnya, bahkan sampai lelaki itu sudah menjauh pergi dan hilang dari pandangan.

➳ • ➳

 KISAH DI MULAI

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

KISAH DI MULAI.

LEIGHTEZZO Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang