ex part

813 118 17


8 tahun kemudian....

"Sean.. gantilah bajumu, kita akan menjemput paman jaehyun di bandara" ucap krystal "ya tuhan.. aku baru saja ingin bermain dengan game ku" keluh sean "momy.. apakah dady akan ikut bersama kita?" Tanya sean "tentu saja, dia akan menjemput kita sepulang kerja dan pergi bersama menjemput paman jaehyun" jelas krystal tersenyum

Sean adalah anak pertama dari mereka dan berumur 6thn wajahnya sangat tampan sama persis seperti sehun krystal benar2 melahirkan seorang oh sehun dengan size yang lebih kecil itulah yang membuat krystal kesal karena tidak ada bagian dari dirinya yang ada pada anaknya satu ini dan krystal berdoa kali ini agar anak keduanya yang dia kandung saat ini perempuan dan mirip dengannya tentunya

Krystal hendak menggendong sean, tapi kali ini sean menolak "momy.. perut momy sudah besar aku tidak mau perut momy meledak hanya karena momy menggendongku" ucap sean "hahaha.. perut momy bukan balon sean, didalam akan ada adikmu nanti" ucap krystal lalu menggandeng sean "momy sayang sekali denganmu, jadi kau harus menjadi anak yang baik mengerti" ucap krystal lalu menciumi sean "tentu.. aku akan menjadi anak baik untuk momy dan dady" ucap sean memeluk krystal

Sehun pun menjemput mereka berdua "haii jagoan.. tidak bermain dengan game mu kali ini" sapa sehun membantu sean untuk masuk ke mobilnya "yeah.. paman jaehyun akan mengomeliku jika aku berani mengabaikannya dan itu sangat brisik dady.." omel sean "tapi dia sayang padamu, paman jaehyun sering mengirim mainan dari america sana hanya untukmu" ucap sehun "siapa yang mau memainkan mainan bodoh seperti itu, paman jaehyun mengirim mainan yang sangat membosankan" ucap sean

Sehun menatap sean dengan sedikit kesal karena jawabannya "kau sedang bercermin sekarang oh sehun" ledek krystal tertawa "dia benar2 anakku" ucap sehun menghela nafasnya panjang. Akhirnya pun mereka sampai di bandara "selama kau dirumah kau membantu momy kan? Ingat pesan dady jadilah lelaki gentle.. perut momy semakin besar sekarang" ucap sehun sambil memangku sean "tentu.. aku akan membantu momy" jawab sean. Sehun pun mulai menciumi pipi krystal berulang kali selagi menunggu kedatangan jaehyun "aku sangat merindukanmu.." keluh sehun

Krystal pun hanya mengusap2 rambut sehun selagi sehun bersandar di pundak krystal "kau pasti lelah, seharusnya kau tidak perlu ikut" tambah sehun mengelus kandungan krystal yang sudah menginjak 8 bulan "aku harus banyak beraktifitas sehun untuk memepercepat persalinanku" jawab krystal "kau mau beri nama siapa untuknya" tanya sehun tersenyum "sara.. tidak buruk" jawab krystal "aku setuju jika kau senang" ucap sehun lalu beralih pada sean yang sibuk dengan psp nya "sean.. bagaimana denganmu.. kau suka adikmu perempuan atau laki laki" tanya sehun

"Apapun tidak masalah..." jawab sean masih fokus dengan psp nya. Tak lama jaehyun pun datang dengan antusias "sean.. paman datang.! Sean..!" Teriak jaehyun dari kejauhan membuat sean malu "lihat lah dady.. memalukan sekali paman meneriaki namaku dengan berlebihan" keluh sean lalu memeluk sehun. Sehun dan krystal tertawa dengan sikap sean

Jaehyun pun langsung memeluk krystal dan sehun "aku merindukan kalian" ucap jaehyun senang "selamat datang kembali jaehyun" sapa krystal senang "ada apa dengannya? Hey kau sombong sekali denganku huh.! Beraninya kau" ancam jaehyun pada sean "paman belum mandi.. dan aku tidak mau paman menyebarkan virus padaku" elak sean "lihat lah.. dia sepertimu hyung menyebalkan" keluh jaehyun

"Aku bercanda.. kemarilah paman kau mendapat satu ciuman dari seorang sean" ucap sean tersenyum, jaehyun pun langsung menggendong sean dengan senang "kau tau.. posisimu akan tergantikan oleh adikmu" ucap jaehyun mencoba memanas2si sean selama di mobil "adikmu akan lebih menggemaskan dan lucu ketimbang kau" ledek jaehyun lagi "jaehyun.. kau ini" protes krystal "tidak masalah jika dia lebih menggemaskan" jawab sena cuek dan masih main psp nya "kau tidak iri?" Tanya jaehyun "buat apa menjadi menggemaskan paman, aku senang dengan sekarang dan aku tidak suka kau membelikanku mainan2 bodoh lagi" jawab sean menohok

"Apa kau bilang? Mainan bodoh? Aku membelinya dengan uangku sendiri dan menjadi chef disana" ucap jaehyun kesal "kalo begitu tidak usah belikan lagi, itu menguntungkanmu dan juga aku paman" jawab sean malas "baiklah cepatlah tumbuh dengan begitu aku bisa mengajakmu duel di ring tinju" jawab jaehyun kesal

Sesampainya dirumah semua pun beristirahat kecuali sehun karena harus mengerjakan pekerjaan kantornya "krystal pasti lupa meminum susunya" gerutu sehun lalu turun untuk membuatkan susu krystal "krystal.." sehun membangunkan krystal pelan "ada apa? " jawab krystal lirih "kau sudah meminum susumu? Kau pasti lupa" ucap sehun "ahhh benar.. aku lupa, aku akan turun" ucap krystal namun di cegah oleh sehun "tidak perlu.. aku sudah membuatkannya, minumlah" ucap sehun lalu memberikan susunya krystal belum meminumnya dan tiba2 menangis

"Hey.. kenapa? Sakit? Katakan padaku" ucap sehun khawatir "aku senang kau mengurusku dengan baik sehun, aku menjadi sensitif akhir2 ini" ucap krystal lalu memeluk sehun "tetaplah sehat krystal.. dengan begitu aku tidak akan khawatir" ucap sehun memeluk krystal "minum lah.." ucap sehun lalu memberikan susunya

Keesokan harinya sehun, sean dan jaehyun sudah sibuk bermain bersama di kolam renang "panggilah temanmu untuk bermain juga disini" ucap jaehyun pada sean "aku tidak punya teman di sekolah" ucap sean masih sibuk bermain dengan pistol airnya "ada apa denganmu.. kau ingin menjadi dady mu huh? Pertumbuhan sosialnya sangat telat" ucap jaehyun "aku mendengarnya.." saut sehun dengan tatapan kesalnya "teman disekolahku hanya bisa menangis dan menangis.. itu menyebalkan, mereka suka berebut dan menangis lagi setelahnya" ucap sean "itu wajar.. karena kalian masih kecil" ucap jaehyun kesal "aku tidak suka menangis" jawab sean cepat



3 jam kemudian

"Hua..... hiks...hua...hikss" tangis sean kencang karena krystal akan melahirkan "diamlah.. kau membuat seluruh rumah sakit melihatmu" bisik jaehyun kesal sambil menggendong sean "momy.. hiks.. momy terlihat menahan rasa sakit aku tidak mau momy kesakitan" ucap sean "dia akan baik baik saja, berdoalah saja daripada kau menangis2 seperti ini" jawab jaehyun kesal "cihhh bocah tengik ini" umpat jaehyun. Sedangkan sehun menemani krystal didalam "tenanglah.. aku disini" ucap sehun menenangkan krystal "sean.. bagaimana dengannya?" Ucap krystal lirih menahan kontraksi di perutnya "dia bersama jaehyun saat ini, tenang lah sebaiknya kau fokus saja" ucap sehun menutupi rasa paniknya

Krystal berjuang untuk kelahiran anak keduanya ditemani sehun, berulang kali sehun menciumi dahi krystal agar mengalihkan rasa sakitnya dan tangisan anak mereka pun mulai terdengar "anak anda perempuan tuan oh.." ucap dokter "ahhh benarkah? Krystal kau dengar? Dia mengatakan anak kita perempuan" ucap sehun senang lalu menggendong anaknya "dia mirip sekali denganmu kali ini" ucap sehun bahagia dan menunjukan anaknya pada krystal "aku bahagia sekali sehun" ucap krystal lalu menangis bahagia.

Sean pun masuk keruangan krystal setslah persalinan "hiks.. hiks.. momy.. apa yang dokter lakukan pada perut momy kenapa menjadi kempes seperti ini? Apa ìtu sakit?" Tangis sean melihat krystal "momy tidak apa2 sean.. adikmu sudah lahir sekarang, berhentilah menangis" ucap krystal memeluk sean "kau bilang sendiri kau tidak mau meangis hmm" ucap krystal menenangkan sean "aku menangis untuk momy jadi tidak apa2" ucap sean lalu menghapus air matanya


"Lihat.. ini adikmu sean" ucap sehun menggendong sara "jadi ini sara..? Adik sean? Dady dia benar benar seperti bayi" ucap sean heran dan membuat jaehyun kesal dengan setiap ucapan sean "sara.. oppa disini, kau pasti senang memiliki oppa sepertiku dia sangat cantik dady" ucap sean antusias "oppa.. oppa kau pikir berapa umurmu cihh" balas jaehyun kesal

"Kau harus ucapkan terimakasih pada momy.. yang sudah memberikan sara padamu sean" ucap sehun senang "momy.. terimakasih sudah memberi sara pada kita semua" ucap sean tersenyum manis dan membuat krystal bahagia "kemarilah.. kalian aku ingin memeluk kalian semua" ucap krystal terharu dan memeluk keluarganya kecuali jaehyun "kemarilah paman.. kau terlihat menyedihkan jika hanya berdiam diri disitu" ajak sean "akhir2 ini aku seperti ingin memukul anak kecil" umpat jaehyun lalu ikut bergabung


"Aku sangat bahagia memiliki krystal dan anak2ku" batin sehun senang









Keut-

Sudahhh ya request kalian, please jngan suruh aku buat mereka punya anak 10 wkwkwkkw see you 😄😄

Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!