23.

6.5K 236 13

OK,KALAU ADA YANG NANYA;
"KAK KOK GADA PART PAS 'WIK WIK WIK' NYA SI KAK?"
"AH GAASIK BANGET NI CERITA"
"LOH KAK?KOK CEPET BANGET UDAH NYAMPE SINI NYA"

maap maap ni ye,dicerita aku emang sengaja gada 'itu' nya. Cuz,aku emang gamau. memang si ada kaya 'KISS OR ANYTHING' tp kalau yang 'ITU' si aku ga banget wkwkw

jadi kalau mau nyari yang kaya gitu,silahkan cari ditempat yang lain aja,beb.





"jadi gimana keadaan aurel dok?"tanya kafka kepada dokter perempuan yang dia telfon untuk datang ke Rumahnya untuk memeriksa keadaan aurel

"selamat ya,sebentar lagi ada Junior Aditama"ucap dokter perempuan tersebut tersenyum membuat kafka dan aurel membulatkan matanya

"BENERAN DOK?!"kafka tak percaya,dia sangat senang mendengar hal itu,aurel tak kalah senang nya,tapi dia tidak berlebihan seperti kafka yang sedang lompat lompat seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan mainan barunya

"kafka! malu maluin aja!"tegur aurel ke kafka,namun tak di balas oleh kafka

"udah biasa kaya gini,bu. banyak juga pasangan yang seperti ini,jadi saya maklumi saja"ucap dokter itu terkekeh,

"bu aurel,udah mengandung bayi selama 2minggu lamanya, namun respon nya baru sekarang"ucap dokter itu

"selama itu?pantesan kok saya ngerasa lebih buncit gitu dari biasanya,saya gamikir sampai kesitu,jadi ya saya biasa aja dok"kata aurel sedikit tertawa,dibalas senyuman oleh dokter itu

"ohiya,ibu aurel harus bisa terbiasa ya sama morningsick ya,jaga pola makan,jangan stress nanti berpengaruh ke kandungannya,"

"hm,yasudah kalau begitu saya pamit ya,nanti kalau ada apa apa langsung ke dokter kandungan saja yang mungkin lebih ahli daripada saya"ucap dokter itu,

ya memang sih yang dipanggil kafka ini bukan dokter kandungan karna kafka tidak tau bahwa aurel sedang mengandung.

"makasih ya dok"ucap kafka tersenyum,dan dibalas anggukan dokter tersebut

"kaf,bentar lagi aku jadi mommy"ucap aurel tersenyum menatap perutnya yang lumayan buncit tak seperti biasanya aurel dengan perutnya yang datar membuat bentuk bodynya sangat indah

"bentar lagi aku jadi daddy dong"ucap kafka mencium lembut kening aurel,

aurel diam. namun sedetik kemudian..

"YAAMPUN,KAFKA AKU SENENG BANGET TAU GA! AKU UDAH GASABAR PENGEN NGERASAIN GIMANA RASANYA JADI IBU,PENGEN NGERASAIN GIMANA ITU NGEGENDONG BAYI,KAFKAAAAAAA SENENGG!!!"teriak bahagia aurel yang menggema dirumahnya,kafka yang melihat aurel sebahagia ini hanya bisa tersenyum tak henti hentinya

"iya aku tau,aku juga seneng. semoga anak kita sehat sampai persalinan nanti ya,sayang"ucap kafka mencium kepala aurel dengan lembut dan memeluknya

"kaf,besok kita kerumah bunda sama mama ya. gasabar pengen liat gimana reaksi mereka"ucap aurel tersenyum

"iya iya,besok kita kesana. sekarang kamu istrihat gih"ucap kafka

"pengen martabak"ucap aurel dan dibalas senyuman kafka

"kamu mau berapa banyak?"tanya kafka

"sebanyak banyaknya deh"kafka yang mendengar itu hanya terkekeh

"yauda,aku pergi beli martabaknya,kamu pengen yang keju nya banyak kan?"kata kafka,tapi Aurel menggeleng kan kepalanya

"jadi?"kafka bingung,kafka kira aurel mau rasa itu,karna itu favorite aurel

"pengen rasa coffe"ucap aurel yang membuat kafka melongo

"hah?rasa coffe?rel,martabak rasa coffe itu gaada,yang ada rasa coklat aja"ucap kafka namun tak lama kemudian,terdengar lah aurel yang sedang menangis

"hiks..hiks..hiks..kamu jahat! kaya gitu aja kamu gamau beliin! kamu beli motor aja aku bolehin! tapi giliran aku minta beliin martabak aja yang harganya mungkin ga semahal harga motor kamu gamau!"ucap aurel sambil mengontrol menangisnya,

yaampun,sabar kaf sabar. bumil mah emang gitu kaf,suka berubah ubah moodnya,batin kafka

"eh aurel,ga gitu. yauda aku beliin deh"kata kafka dan aurel pun langsung menhapus air matanya dan memeluk kafka

"bener yaaa?"ucap aurel dan diangguki kafka

"yauda sana beli!"perintah aurel,dan langsung ditatap heran oleh kafka

"iya iya ini mau pergi"kafka langsug berdiri mengambil jaketnya

"galak amat dah bumil"gumam kafka namun masih bisa didengar aurel

"AKU DENGAR LOH KAF"ucap aurel sedikit berteriak dan dibalas cengiran oleh kafka

🍀🍀🍀

"enak ga martabak nya?"tanya kafka saat tiba dirumah membawa pesanan aurel yang dibilang cukup langka.

tadi kafka berpikir keras bagaimana caranya agar martabak itu ada rasa Coffenya, satu ide cemerlang yang terlintas dibenaknya.

kafka pergi ke sebuah Market,membeli coffe yang ada rasa susunya,lalu ia pergi ke tempat jual martabak kesukaan Aurel,

Kafka meminta kepada penjualnya agar mencampurkan bubuk Coffe nya kedalam adonan martabaknya,simple. walaupun tadi penjualnya lumayan kaget sih ya haha,namun kafka bilang 'permintaan bumil,mas'.

"enak kok,enak banget. tapi aku udah kenyang"ucap aurel mendorong bungkusan martabaknya ke arah kafka

"kamu baru makan 1 potong loh,kok udah kenyang si?terus yang mau habisin siapa dong?"tanya kafka mengambil sepotong martabak

"ya kamu lah,atau ga kamu kasi Kang Asep aja dibawah,biar dia ga keluar lagi kaya biasanya beli makan tengah malam"ucap aurel meneguk air putih yang berada disampingnya,kafka yang mendengarnya langsung mengangguk saja




Give me ❤️+💬

 MY EVERYTHINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang