"tumben lo traktir gue"ucap gadis berambut pendek Bernando pita
"Gue sedang merayakan kebebasan" tersenyum senang
"OOO gue tau lo senang karena ujian kenaikan kelas udah selesaikan,gue juga senang selama 2 Minggu belajar akhirnya " merenggangkan tanggan
"Bukan ini jauh....... Lebih menyenangkan dibanding ujian sudah selesai"
Gadis berambut pendek itu tidak terlalu memikirkan apa yang di maksud kan sahabat nya,dia malah memesan 2 mangkok ramyeon lagi
"Ahjumma 2 mangkok lagi ya,sama ice krim coklat+strawberry 1 mangkok besar" ahjumma yang berada di tempat kasir mengangguk dan berjalan menyuruh anak buahnya membuat kan pesanan gadis berambut pendek tersebut.
"Lo pengen jadi babi, ketika masuk sekolah nantik?" Tanya gadis berambut panjang dan berponi sambil mengernyitkan bibirnya
"Tenang saja masuk sekolah masih 1 bulan lagi,itu Waktu yang cukup bagi gue langsing,aku itu tidak suka membuat teman ku sedih karena aku tidak menikmati traktiran nya"
"Soyeon lo benar-benar,tapi tidak masalah berhubung gue lagi bahagia karena jin Cong cong itu tidak menganggu lagi" jisoo pun menampakkan wajah bahagia dan bebas
"Oh ya?aku gak yakin kau bakal selalu senang, paling habis ini kau merindukan nya,yah 3 hari itu sudah bisa di bilang waktumu rindu dengan nya" soyeon melanjutkan makanannya
"Bagaimana bisa gue rindu dengan nya, jangan berpikir yang tidak mungkin"
"Kalian sudah bersama saat lo dalam perut dan dia berumur 2tahun, sangat susah bagi kalian untuk pisah bahkan ibu mu pernah mengatakan saat kau umur 3 tahun kau menangis karena di tinggal jin pergi sekolah"
"Hai itu saat gue kecil dan masih tidak bisa membedakan mana manusia mana bukan,gue seperti itu karena masih kecil tapi sekarang different"
"Aku yakin kau bakal rindu jin"
"Never!!!! Yaudah buruan makan,biar kita shopping"
"Hmmm ide bagus, yaudah tunggu in ya 2 mangkok lagi belum datang"
"Dasar Lu ya Yeon " mengacak-acak rambut soyeon
"Iss jisoo, ngerapiin nya susah tau" ngerapiin rambut
Seorang pria menghampiri mereka berdua "ini pesanannya" menarik dua mangkuk ramyeon dan satu mangkuk es krim
"Makasih " ucap jisoo dan pria itu langsung meninggalkan mereka berdua
"Ganteng banget, ciptaan Tuhan sungguh indah" gumam soyeon tanpa melepaskan pandangannya pada pria berkaus hitam
" Gininih kalau gak pernah lihat cowok" gumam jisoo sambil geleng-geleng
"Gue harus tau namanya" ucap gadis berambut pendek
"Gue tau namanya" sahut seseorang
"Siapa namanya"
"Kenalin nama gue Kim namjoon,nama lu siapa" mengulurkan tangannya
"Hmm kok dia disini sih jisoo" bisik soyeon kepada yang ada di depan nya
"Gue tadi mau ngambil mangkuk yang udah kosong,tapi denger ada yang mau tau nama gue" dia lalu tersenyum dan menampakkan lesung pipi nya yang menambah ke tampanan nya
"Nama nya park soyeon,dia bilang Lo ganteng Lo mau gak jadi pacar teman gue?, dia baru kali ini suka sama cowok, bahkan hampir di kira lesbi dia,yaudah soyeon gue bayar makan dulu, terus gue balik Luan ya" berdiri dari tempat duduk
"Jagain sahabat gue ya, sempat dia nangis gue patahin tulang lu,bye bye selamat berkencan" Jisoo menuju kekasir meninggalkan mereka berdua
"Haha jadi ceritanya gue pandangan pertama lu nih" menaikkan alis sambil tersenyum
"Hmm i..ya"di mengangguk malu
"Lo mau nonton gak?" Ajak namjoon
"Lah nanti bos Lo marah lagi"
"Gue yang punya,yaudah yuk" menarik tangan soyeon
"Lah ramyeon nya?"
"Oh iya maaf hehe" melepaskan tangan soyeon
"Yaudah daripada nonton mending kita makan ini, kebetulan gue mesen 2 ramyeon tadi,yah meski gue udah makaan yang ke 3"
Namjoon menatap kaget melihat soyeon
****
Seorang gadis tengah berjalan sendiri an sambil menendang kerikil yang ada di jalan
"Jin lagi ngapain ya,kok dia gak telepon gue. Apa dia udah lupa sama gue" berhenti berjalan dan mengambil ponsel
"Kan gak ada chat dari jin, setidaknya kan dia ngasih kabar ke gue, ngeselin banget sih" menaruh kembali ponsel kedalam tas
Drtttt drttt
"Siapa yang nelpon" mengambil ponsel dalam tas dan melihat nomer asing
"Halo,ini siapa ya?" Ucap jisoo tanpa jawaban orang di telpon
"Halo...halo..."
"Mulai kangen gak sama gue?"
Ketika mendengar suara dari ponsel jisoo langsung tersenyum gembira
"Hm gue kangen sama Lo?cih ngimpi"
"Ya udah gue tutup telpon nya"
"Eh kok cepat banget" cegah jisoo
"Kan Lo gak kangen, mending gue tidur"
"Emang udah jam berapa di sana?"
"Jam 10 malam,disana jam berapa?"
"Jam setengah 6,ini gue lagi di jalan mau pulang"
"Jam segini lu masih keluyuran?,cepat pulang gue temenin lu sampai ke rumah,jangan tutup telpon nya" ucap jin dengan nada cemas
"Iya iya cerewet Lo" ucapan tidak sesuai dengan wajah jisoo yang tersenyum karena di perhatikan oleh jin
"Benar kata soyeon,walau nyebelin jin ngangenin juga" gumam nya
"Gue ngangenin?cieee Lo kangen kan sama gue" ucap suara dalam ponsel
"Eh bukan Lo yang ngangenin,ah udah lah ini gue udah sampai depan rumah,gue tutup dulu ya"
"Yaudah,gue cuman mau bilang gue kangen sama Lo,di sini gak ada orang yang secantik Lo jisoo,jadi gue gak bakal khianati elo,gue tutup ya,mau tidur"
"Good night jin" jisoo lalu menutup ponselnya
"Ih kok pipi gue panas sih pas jin bilang gue cantik,au ah masuk aja serem juga udah gelap di luar sendiri" jisoo pun masuk kedalam rumah
KAMU SEDANG MEMBACA
saenghwal dongbanja
Teen Fiction"Perkenalkan aku jisoo, umur 16 tahun sekarang aku duduk di kelas 1 SMA,aku berasal dari Daegu,aku lahir pada tanggal-"Ucapan gadis berkepang dia itu pun terputus "CIH ALAY" ledek salah satu kakak kelas nya "Ganggu banget sih,dasar kurang kerjaan s...
