Bab 6

4.1K 411 220
                                                  

Jangan lupa Vote dan Comment yaa...
Hope you enjoy this chapter...
.
.
.
Akhirnya update juga setelah satu bulan dan ini saya lagi di Martapura, Kalimantan Selatan. Buat kalian yang mau ikutan PO Bukan Salah Jodoh (BSJ) bisa langsung hubungi Platinum Publisher yaa...
PO berlangsung sejak 07 - 21 Desember 2018. Ada merchandise goodie bag cantik dan terbatas. Yuk buruan ikutan!!!

 Yuk buruan ikutan!!!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

.

.
.
......................................

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

......................................

Kicauan burung yang terbang beriringan melintasi jingganya langit Kota Jakarta semakin menambah kesan romantis Bastian dan Fifi. Pasangan yang baru saja mengikrarkan janji untuk setia dan bersatu di beberapa waktu ke depan itu hanya diam meresapi kebersamaan. Bastian tidak menyangka jika keisengannya menggoda Fifi berakhir dengan jatuh cinta pada gadis cantik itu. Dan rupanya keputusan untuk menjebak Fifi dengan perjanjian tanpa syarat tadi menguntungkannya.

"Ko..." panggil Fifi lembut pada Bastian yang sejak tadi menatapnya dengan tatapan mesra sambil memainkan poninya.

"Ya..."

"Pulang yuk! Sudah hampir malam, nanti Mas Raka nyariin Fifi," ajak Fifi perlahan berdiri yang tangannya langsung dicekal oleh Bastian.

"Ya sudah kita pulang. Ngak masalah sekarang Koko anterin kamu ke rumah orang tuamu, tapi nanti Koko akan bawa kamu ke rumah kita," ucap Bastian dengan serius namun Fifi justru menertawakannya. "Kenapa ketawa? Ada yang salah?" tanya Bastian bingung.

Fifi menggeleng dan membersihkan pasir pantai yang menempel di rok abu-abunya. "Nggak sih. Aneh saja melihat Kobas tiba-tiba bicara dengan wajah serius begitu."

"Koko serius, Fi," ucap Bastian meyakinkan Fifi yang berjalan lebih dulu menuju mobil dengan kaki telanjangnya.

"Fi... Sayang..." teriak Bastian yang tidak diperdulika oleh Fifi.

SAH!!! Sampai Akhirnya JodohTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang