23

606 115 11


Seulgi membicarakan banyak hal dengan krystal "krystal.. satu minggu kami ada acara untuk liburan bersama kau harus ikut" ajak seulgi senang "bukankah kau terlalu mendadak mengajaknya begini" protes irene mencoba menutupi rasa kekesalannya pada seulgi "aku tidak bisa menghadirinya... mungkin lain kali, benar kata irene ini terlalu mendadak" tolak krystal halus "begitu ya.. kau pasti sibuk.. jadi ada pekerjaan yang kau lakukan saat ini?" Tanya seulgi "tidak banyak.. hanya saja aku akan mulai mengisi acara kesehatan di tv chanel milik kai" jelas krystal "ahhh.. kai.." ucap seulgi sambil menganggukan kepala nya mengerti

"Terlalu lama disini juga membuatku suntuk.." batin krystal "permisi aku harus ke toilet" pamit krystal dibalas anggukan setuju oleh seulgi, krystal pun pergi meninggalkan pesta dan duduk di taman luar gedung seorang diri "aku benar2 bosan disana" gerutu krystal sambil melepas high heelsnya sementara dan mengikat rambut ikalnya asal "sampai kapan aku disini" omel krystal lagi "krystal..! Kau kah itu?" Ucap seseorang membuat krystal mencari sumber suara "ahhh baekhyun... apa yang kau lakukan disana" ucap krystal senang melihat baekhyun di balik pohon

Baekhyun mematikan rokoknya dan bergabung dengan krystal "harusnya aku yang bertanya kenapa kau disini seorang diri" ucap baekhyun "isshhh apa kau merokok? Itu tidak baik untuk kesehatan" omel krystal "iya aku tau... aku lupa kau seorang dokter ckck" tawa baekhyun "aku dengar kai kecelakaan? Anak itu memang menyusahkan" tambah baekhyun "yeahhh... untungnya kai tidak mempunyai luka serius" jawab krystal "aku belum sempat menjenguknya" ucap baekhyun setelah itu mereka pun diam dalam hening

"Kenapa kau mengikat rambutmu? Cuaca semakin dingin disini" protes baekhyun melihat bahu krystal semakin ter ekspos "aku nyaman begini, aku tidak bisa lama2 menggerai rambutku dengan pakaian yang sudah cukup membuatku kerepotan seperti ini" jawab krystal "aku tidak akan memberikan jas ku untukmu mengerti..karena aku juga kedinginan jangan salahkan aku" ucap baekhyun tersenyum jail "tidak masalah... aku tidak membutuhkan jas mu tuan, lagian cuaca disini lebih bagus daripada di dalam" ucap krystal "tapi aku berencana masuk kedalam, aku harus menyapa ayahku di dalam dan oh sehun tentunya untuk memberikan jasnya padamu" ucap baekhyun meledek lalu pergi


Krystal hanya tersenyum dan kembali merenung dalam diam dalam sekejap seseorang menaruh jasnya pada pundak krystal "baekhyun... berhentilah jadi pahlawan jika kau terpaksa" tawa krystal menoleh seseorang dibelakangnya dan itu sehun "baekhyun?? Sebenarnya ada apa dengan dirimu kemarin kai sekarang baekhyun" sela sehun cepat lalu duduk disamping krystal "aku bertemu baekhyun sebelumnya dan aku pikir kau baekhyun" jawab krystal seadaanya "kau tidak bisa seorang diri disini krystal" omel sehun "iya aku tau... aku hanya ingin suasana yang sedikit tenang, di dalam terlalu bising"



"Kau akan kena flu nanti jika kau kedinginan" tambah krystal berusaha melepaskan jas sehun yang ada di badanya "kalau kau yang sakit akan lebih merepotkan" ucap sehun sambil mencegah krystal melepasnya "kau harusnya bilang padaku kalo kau tidak nyaman berada di dalam, kita bisa pulang" ucap sehun dingin "urusanmu lebih penting bukan? Aku mngerti" balas krystal "aku sampai menyuruh seulgi mencarimu di toilet wanita, mulai saat ini aku akan mencoba mendahulukan kepentinganmu" ucapan sehun membuat krystal menatap sehun bingung

"Ada apa denganmu? Kau terlihat aneh dengan ucapanmu" balas krystal seadaanya "selama ini aku selalu sibuk dengan pekerjaanku karena aku mungkin bisa kehilangan semuanya hartaku kedudukanku, maka dari itu aku mengumpulkan uang sebanyak2nya dengan begitu aku bisa mengendalikan orang sesuka hatiku tapi setelah seseorang mencoba menculikmu aku tidak bisa apa2, uangku mungkin membantu menemukanmu tapi uangku tidak bisa memberi kepastian untuk keselamatanmu pada saat itu.. aku sudah tidak bisa mempercayakan keselamatanmu kepada orang lain, harus aku sendiri yang turun tangan" ucap sehun tenang

Krystal menatap sehun tak percaya "sehun... tapi bagaimana jika aku meninggalkanmu? Kau tidak bisa berlebihan seperti ini" ucap krystal sedikit khawatir "aku akan membuatmu mencintaiku krystal jadi untuk apa menanyakan hal yang tidak mungkin ckck" ledek sehun sedikit tersenyum "kau terlalu percaya diri..." saut krystal ketus "kalau pun kau tidak mencintaiku karena sikapku aku akan berusaha menjadi orang yang kau sukai, tidak ada alasan kau pergi krystal" tambah sehun tersenyum tipis

"Kau sangat menyukaiku huh? Ledek krystal menatap sehun "kau takut karena seorang oh sehun menyukaimu?" Tanya sehun tersenyum tipis "sebenarnya kau sendirilah yang khawatir karena kau membuka hatimu padaku bukan? Kau takut aku meninggalkanmu" jawab krystal enteng lalu bersandar di pundak sehun "aku tidak pernah takut selama ada dirimu... aku juga berencana menikah satu kali saja" tambah krystal "tidak ada yang bisa menyentuhmu dariku" jawab sehun yakin

"Kau ingin pulang??" Tambah sehun "hmmm... ayo kita pulang" jawab krystal. Sehun menggandeng krystal untuk pulang



Kai pov

"Kenapa harus sehun aaaaa...." teriak kai melemparkan beberapa gelas minumnya "aku sudah menunggu selama ini" racau kai karena dibawah pengaruh alkohol

Flasback

"Apa yang kau lakukan?" Ucap seorang gadis memakai seragam sekolah menengahnya melihat kai yang hendak melompat dari jembatan "jangan mencegahku..." ucap kai kekeh "apa dengan kau bunuh diri semua akan selesai?" Cegah gadis itu "tidak ada yang mau mendengarkanku" ucap kai putus asa "aku mendengarkanmu... jangan begini mari kita bicara" ucap gadis itu meyakinkan "untuk apa aku berbicara denganmu... kau sama sekali tidak mengerti" ucap kai keras kepala "kalau.. begitu ayo kita mati bersama" ucap gadis itu lalu ikut memposisikan dirinya sama dengan kai, kai pun terkejut dengan apa yang dilakukan gadis itu "ada apa denganmu?" Tanya kai heran

"Aku hidup seorang diri saat ini, orang tuaku mengalami kecelakaan mobil dan mereka berdua tidak selamat, bahkan aku harus bekerja di 3 temoat berbeda setiap harinya karena aku memiliki seorang adik dan nenekku sakit dirumah jadi bolehkah aku egois dan meninggalkan mereka" ucapan gadis itu membuat kai sedikit terkejut "bagaimana dengan adikmu jika kau bunuh diri" cegah kai "karena aku lelah sama sepertimu... jadi kenapa kau boleh melakukan ini sedangkan aku tidak" ucap gadis itu "jangan... ayo kita bicarakan ini sebentar" cegah kai "tadi kau bilang tidak ada yang dibicarakan.." ulang gadis itu "tidakk.. aku menarik ucapanku" ucap kai lalu mencoba menepi ketempat yang lebih aman dan membantu gadis itu juga

"Siapa namamu?" Tanya kai "krystal jung..." jawabnya senang "apapun yang kau pikirkan tentang bunuh diri jangan pernah melakukannya kau mengerti kau memiliki seseorang yang membutuhkanmu" omel kai "ckckc... kau baru saja menceramahiku sekarang" ledek krystal "kau pun sama... seseorang mungkin sangat membutuhkanmu kau tidak boleh meninggalkan mereka kau mengerti" tambah krystal "mereka hanya membuatku menjadi boneka mereka" kesal kai "orang tuamu??" Tanya krystal "hmmm... iya mereka" jawab kai "mereka hanya ingin yang terbaik untukmu.. aku sama sepertimu... dulu aku membenci mereka karena terlalu banyak mengaturku tapi aku menyesal saat ini karena aku tidak bisa bertemu mereka selamanya" ucap krystal

"Aku tidak mau kau mengalami hal yang sama denganku... aku mngerti perasaanmu, bukankah kau merasa bahagia melihat mereka bahagia? Mungkin mereka akan hidup dengan rasa penyesalan seumur hidup jika mereka tau kau bunuh diri, bagaimana mereka bisa hidup tanpamu" ucap krystal "kau berhasil menggagalkan rencanaku..." ucap kai "aku senang" ucap krystal tersenyum senang lalu memeluk kai "percayalah... tidak setiap saat kau akan sedihhh, kau akan rugi jika menyerah saat ini" ucap krystal sambil memeluk kai senang, kai pun tersenyum

Flashback end

Sejak saat itu kai mencoba mencari informasi tentang krystal, hidupnya berubah lebih baik karena krystal dan entah kapan kai menjadi sangat menyukai krystal dan berusaha menemuinya lagi nanti setelah mereka dewasa

"Aku tidak mau membiarkanmu dengan siapapun selain denganku krystal.... sehun sekalipun" racau kai menangis

Kai pov end


Sehun dan krystal sudah mengganti pakaian mereka namun sehun hanya bertelanjang dada dan memakai celana renangnya "kau tidak bekerja malam ini?" Tanya krystal yang sedang menonton televisi teralihkan fokusnya pada sehun "aku ingin menenangkan pikiranku dengan sedikit berenang, kau ingin ikut denganku? Aku akan mununggumu dibawah" ucap sehun singkat lalu pergi

"Apa2an ini... sejak kapan sehun terlihat sexy dengan ucapannya... kau pasti sudah gila krystal" gerutu krystal sambil menjedodkan dirinya ke bantal

"Aku harus bergabung dengan sehun bukan? Jarang sekali kau mendapat tawaran oleh lelaki tampan krystal ayolah... cihh bahkan kau mengucapnya lelaki tampan saat ini dimana matamu sebelumnya krystal setiap hari kau tidur dengannya" batin krystal dengan perdebadan hatinya saat ini




Tbc

Makasih yang udah vote dan comment 😘

Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!