21

612 105 13

Krystal pun pergi kerumah sakit dengan hati yang sedih "selamat krystal.. kau berhasil menjadi peran antagonis sekarang bagaimana kau bisa mengatakan itu pada sehun" batin krystal "krystal???" Sela kai membuat krystal membuyarkan lamunannya "ahhh iya.. ada yang kau butuhkan?" Jawab krystal "dari tadi kau hanya melamun ada yang kau pikirkan?" Tanya kai penasaran "ahhh tidak apa2 aku hanya sedikit bertengkar dengan sehun tadi itu bukan msalah, oh iya kai.. jika nanti sehun mengatakan apapun tentang masalah penculikanku aku harap kau tidak tersinggung dengan perkataanya" ucap krystal


"Aku tidak mengerti krystal" ulang kai "kau tau sehun bukan? dia menjadi sedikit berlebihan jika sudah menyangkut hal seperti ini tapi aku yakin dia hanya khawatir.. kau tau sendiri musuhnya begitu banyak dia mungkin tidak memepercayai siapapun termasuk dirimu jadi aku harap kau bisa mengerti" jelas krystal, kai tersenyum mendengar penjelasan krystal "dan kau menjadi melamun seperti ini karena hal itu? Aku mungkin akan melakukan hal yang sama jika aku sehun jadi tidak apa2 aku mengerti" ucap kai senyum "syukurlah.." jawab krystal lagi tersenyum kaku

.....................................

"Sepertinya aku harus ke london... disaat seperti ini kenapa aku harus kesana" keluh sehun pada sekertaris jang "anda bisa mengajak dokter jung bersama anda sajangnim" saran sekertaris jang "tidak bisa.. kau perketat keamanan krystal dan jaehyun saja sekertaris jang aku bisa istirahat di pesawat nanti" ucap sehun terlihat lesu "apa perlu ku panggilkan dokter jung untuk menyiapkan barang2 yang anda butuhkan sajangnim?" Saran sekertaris jang "tidak usah... aku bisa melakukannya sendiri, kirim pesan saja padanya aku akan pergi ke london untuk beberapa hari" ucap sehun lalu pergi meninggalkan kantor "baiklah mereka pasti sedang perang dingin" gertu sekertaris jang

....................................




"Krystal bukankah kita sudah membicarakan sebelumnya" sela kai krystal pun menjadi menatap bingung kai "membicarakan apa kai?" Ucap krystal "kau tampak murung tadi pagi, dan sekarang spertinya moodmu tetap sama aku yakin kau menyembunyikan hal lain" ucap kai "aku baik baik saja" jawab krystal memaksakan senyumnya "kau pasti memikirkan sehun? Kau bisa membagi keluh kesahmu aku akan mencoba menutup mulut sebagai teman" rayu kai tersenyum, krystal ikut tersenyum melihat ekspresi kai "kadang sehun begitu keras kepala dan membuatku mengatakan kata2 yang tidak seharusnya ku katakan ini salahku" ucap krystal "hmmmm.. sehun memang begitu tapi percayalah dia akan mengalah untukmu" ucap kai



"Dia sudah melakukannya, dia sudah mengalah untukku kai" ucap krystal "bukankah lelah hidup seperti ini" ucap kai tiba2 mengehelakan nafasnya "maksudmu?" Sela krystal kebingungan "kadang seseorang seperti kita berbeda dengan orang seperti sehun, bahkan orang seperti kita merasa bersalah hanya karena kita mencoba egois beberapa saat" ucap kai krystal pun hanya terdiam mendengar ucapan kai "tak apa untuk menjadi egois beberapa saat... sehun bisa melakukan apapun yang dia inginkan kau pun sama.." tambah kai krystal hanya tersenyum "terimakasih kau sudah mencoba menghiburku kai... brengsek itu memang harus di beri pelajaran sesekali hahahaha" canda krystal


"Kau terlihat sangat mencintainya krystal? Sejauh ini kau bisa bertahan dengan sehun" ucap kai krystal terdiam setelah mendengar ucapan kai "apa terlihat sperti itu?? Aku hanya tidak bisa meninggalkan sehun bukankah baru aku yang bertahan selama ini? Dan mungkin hidupku akan bersamanya sperti takdir mungkin" jawab krystal tersenyum, kai sedikit terkejut dengan jawaban krystal namun berusaha mengontrol ekspresinya "kau berbicara seperti sudah mengetahui masa depan saja krystal" ledek kai tertawa "bukan begitu aku hanya tidak bisa membayangkan bagaimana wanita lain selain diriku bersama sehun aku berani bertaruh tidak ada yang bertahan dengan brengsek itu hahahaha" ucap krystal tertawa

Krystal pun beres2 untuk pulang "kai jika kau butuh sesuatu kau bisa memanggil suster... aku harus pulang" pamit krystal "hmmm... terimaksih krystal" ucap kai tersenyum "sampai jumpa besok kai" ucap krystal tersenyum lalu pergi. Krystal pun masuk mobil yang sudah terparkir di depan rumah sakit "aku harus meminta maaf tapi ini terlalu canggung" batin krystal , krystal merasa aneh dengan pengawal yang bertambah seiring dia pulang "apa sehun menambahkan pengawal barusan?" Tanya krystal kepada supir nya "iya nona.. sajangnim akan pergi ke london dan menambah keamanan untuk anda" jawabnya "london?? Dia tidak mengatakan apapun..  bisakah kau lebih cepat aku harus menyiapkan beberapa obat dang barangnya sebelum pergi" perintah krystal

Dengan cepat krystal berlari dari halaman sampai kerumah "dokter jung... ada apa anda sampai berlari seperti ini" tanya sekertaris terkejut melihat krystal "sebentar sekertaris jang.. aku akan menyiapkan beberapa obat dan barang sehun" ucap krystal "tidak perlu dokter jung... sajangnim sudah berangkat" ucap sekertaris jang membuat krystal menghentikan aktifitasnya "apah?? Baiklah kalau begitu biar aku yang mengantar obat nya dia pasti tidak membawanya" ucap krystal "anda tidak perlu dokter jung.. sajangnim sudah menyiapkanya sendiri" jawab sekertaris jang "apa dia marah padaku?dan membalasnya seperti ini" hawab krystal mulai kesal "anda tidak perlu khawatir, sajangnim adalah orang yang memiliki IQ di atas rata2 dia tau obat mana yang harus dibawa dokter jung" jawab sekertaris jang "aku tau..  tapi caranya sperti ini benar2 ke kanak2kan" ucap krystal cemberut


Sekertaris jang mencoba mengambil nafas pelan untuk menghadapi pasangan ini "sajangnim memang mempunyai urusan disana dokter jung, jadi ini sedang tidak dalam misi menjauh dari anda" jawab sekertaris jang "dari mana kau tau kami sedang bertengkar? Dia mengatakannya padamu cihh dia pasti menjelek2kanku, aku tau aku salah mengatakan itu aku bahkan ingin minta maaf tapi lihat lah sikapnya sekarang dia seprti gadis 19 thn saja" gerutu krystal sambil berjalan pergi meninggalkan sekertaris jang "aku harap aku bisa sabar menghadapi mereka" keluh sekertaris jang

.....................................

Sehun benar2 tidak menghubungi krystal selama di london "kau melihat ponselmu dari tadi ada apa?" Tanya kai pada krystal "ahhh tidak apa2" jawab krystal berbohong dari tadi krystal hanya menunggu sehun menghubunginya "krystal aku ingin jalan2 keluar bisakah kau membawakan botol infusku?" Sela kai "ahhh tentu saja... kau mau memakai kursi roda?" Tanya krystal "tidak... aku ingin berjalan saja" ucap kai dibalas anggukan oleh krystal mereka pun berjalan di halaman rumah sakit "aku rasa kau bosan jadi aku sengaja membuatmu repot" ucap kai tersenyum "ishhh kau ini.." balas krystal kesal dan tersenyum setelahnya



"Krystal kau sudah pernah ke taman hiburan? Tanya kai "belum... aku dulu tidak memiliki waktu untuk itu" jawab krystal "ayo kesana sekarang" ajak kai lalu melepas jarum infusnya dari tangannya "kai kau gila huh..." krystal sedikit terkejut "aku bosan dirumah sakit" ucap kai enteng "tapi kau tidak bisa.. begini" ucap krystal "aku akan pergi krystal... kalo kau tidak mau aku akan melakukannya sendiri" ucap kai ngambek lalu berlari menjauh dari krystal, krystal pun dengan sigap mengejar kai "ishh... anak ini" umapt krystal


"Baiklah kali ini saja..." ucap krystal setelah mengejar kai "bagus...  aku tidak perlu takut karena aku pergi bersama dokter bukan hahahah" balas kai puas " mereka pun naik taxi "sehun akan marah jika kau sperti ini" ucap krystal "kau terus mengatakan sehun ini sehun itu... kau belum mengenalku krystal aku hidup sesuai yang aku inginkan kau harus banyak belajar denganku" ucap kai tersenyum puas


Mereka pun sampai di taman hiburan "kau aneh dengan baju rumah sakit seperti itu kai" ucap krystal meledek kai "benarkah?" Tanya kai bingung dan mencoba membuka bajunya namun di cegah oleh krystal "apa yang kau lakukan? Kau lebih aneh jika telanjang" protes krystal lalu kembali memasang kancing baju kai "baiklah.. ayo kita bermain sepuasnya" ucap kai bersemangat menggandeng tangan krystal masuk ke taman. Krystal banyak bermain2 dengan kai, kai senang akhirnya krystal bisa tertawa lepas daripada sebelumnya



"Kai apa kau tidak lelah? Ini sudah malam..." ucap krystal sambil berjalan pulang setelah puas bermain "tidak.. aku senang bermain dan aku suka bersamamu karena aku seperti kembali ke masa remajaku aku juga selalu melakukannya dengan temanku" ucap kai sambil memakan ice creamnya "ini pertamakalinya dan aku senang sekali, kau teman yang baik kai" ucap krystal senang



"Krystal..??" Panggil seseorang dari dalam mobil dan memberhentikan mobilnya, krystal dan kai pun menoleh ke sumber suara "sehun...." ucap krystal terkejut "masuklah ke mobil kalian berdua" perintah sehun dingin "ya tuhan... ini buruk, benar2 buruk ya tuhan bahkan tanganku tidak mau berhenti bergetar aku terlalu takut" batin krystal takut










Tbc

Makasih yang udah vote dan comment 😘






Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!