19

751 124 13

Suasana di mobil menjadi hening setelahnya "sehun.. tidak biasanya kau mendadak seperti ini" krystal mencoba membuka percakapan "aku tidak suka kau dengan kai" jawab sehun dingin, krystal menahan nafas seketika mendengar ucapan sehun "kenapa kau tak suka? Terlihat bagus jika aku juga menjadi akrab dengan teman2mu bukan?" Sehun menatap krystal "karena aku tidak mau kau menatap orang laim selain diriku" batin sehun "kenapa?" Sela krystal karena sehun hanya mentap krystal




"Atau kita majukan saja pernikahan kita?" Ucap sehun seketika membuat krystal sedikit terkejut "ada apa denganmu sebenarnya?" Kesal krystal dengan mood sehun yang berubah ubah "lupakan.." gerutu sehun lalu mengalihkan pandangannya




SKIP



"Jangan biarkan sehun menikah, apapun yang terjadi" ucap nyonya kim "lalu apa rencana nyonya", "sehun sedikit terguncang saat aku mengancamnya dengan kekasihnya, lakukan sesuatu padanya biarkan sehun merasakan kembali nasibnya yang malang di masalalu" ucap nyonya kim tersenyum senang



..............................




BRAAKKKK......



Seseorang menabrakan mobilnya dengan mobil sehun "kau tidak apa2?" Ucap krystal panik setelah dirinya dan sehun sedikit terguncang "aku tidak apa2... ishhh" ucap sehun kesal lalu keluar dengan penuh emosi untuk melihat siapa yang berani menabraknya



"Maafkan aku tuan... aku tidak tau dengan mobilku" ucap seseorang yang menabrak sehun "kau bisa menyelakai orang lain" ucap sehun menahan kesal dengan lelaki paruh baya itu.





"OH SEHUN...!!" teriak krystal yang sudah berada di gendongan sekumpulan orang2 dan membawa krystal pergi






"Ohhh tidak mereka membawa krystalmu sehun" batin sehun lalu pergi mengejar mobil orang2 itu membawa krystal namun sehun tak sanggup mengejarnya dia pun menelfon sekertaris jang "mereka membawa krystal... temukan krystal" ucap sehun mengantur nafasnya agar tidak terlalu panik "sajangnim tenanglah, saya akan menjemput sajangnim" ucap sekertaris jang menenangkan "tidak perlu... temukan lelaki paruh baya itu dia memiliki tato ular di pergelangannya, dia baru saja kabur" ucap sehun menahan amarahnya




Sehun mengumpulkan semua anak buahnya dirumah sudah ada kai dan suho "aku tidak mau tau temukan krystal.. aku memberikan krystal kalung yang sudah aku pasang alat pelacak cari lokasinya sekarang, aku mau orang2 brengsek itu habis ditanganku" ucap sehun penuh amarah "sajangnim... anda bisa menemukan krystal jadi tenang lah" ucap sekertaris jang menenangkan sehun "lelaki paruh baya itu, kau sudah menemukannya? Dia bekerjasama dengan brengsek2 itu untuk menarik perhatianku" ucap sehun




"Saya sudah menemukannya, tidak sulit menemukan data2 orang memiliki tato di sini sajangnim anda bisa memilih data orang2 yang ada kenali" ucap sekertaris jang memberikan beberapa berkas kepada sehun, dengan sigap sehun melihat satu2 berkasnya



"ambil anaknya aku tidak mau tau" ucap sehun akhirnya menemukan data diri pria paruhbaya itu "sehun.. apa yang kau lakukan, kau sama saja dengan mereka" sela suho mengingatkan sehun "kau tidak dengar sekertaris jang? Ambil anaknya" perintah sehun dengan wajah datarnya mengabaikan nasihat suho "sehun... jangan seperti ini kita bisa bicarakan ini baik baik dengan ahjusi itu" ucap kai mencegah sehun berbuat diluar batasan "tidak ada yang dibicarakan saat ini dia mengambil krystal ku, sekertaris jang lakukan apa yang kuperintahkan atau aku akan membunuh ahjusi itu di depan klian semua" ancam sehun penuh dengan amarah




"Baiklah sajangnim.. saya permisi" ucap sekertaris jang mengiyakan perintah sehun lalu pergi "sehun jangan seperti ini kumohon" bujuk suho lagi "bisakah kau tangani media diluar sana katakan tidak ada apa2" ucap sehun memerintah suho "baiklah aku akan melakukannya, kau tidak akan mendengarkan saranku bukan" ucap suho menghela nafas lalu pergi "aku akan menemukan krystal dengan caraku, jangan berikan perintah apapun padaku" ucap kai dingin lalu pergi meninggalkan sehun




Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!