Perasaan Berbeda

5 1 0


Raga dan jiwaku tidak pernah berjalan beriringan. Gundah gulana terus menerus menyelimuti relung hati. Meraup semerbak asa yang menggertak pilu.

Raga tertawa dan jiwa selalu berduka, perasaanku tidak pernah berjalan seirama.

Bibirku selalu memancarkan senyuman, namun sorot mataku selalu menyiratkan tatapan terluka dan kepahitan.

Seuntai Kata Rasa (Diaryessi)Read this story for FREE!