The Devil's Take Me | 15 - Drive Me Crazy

5.1K 203 6

UPDATE!

HAPPY READING GUYS!

JANGAN LUPA KASIH VOTE DAN KOMEN KALIAN!

***

Playlist: The Chainsmokers - Roses

_________

Barbara membuka matanya dan mendapati wajah tampan Richard yang sedang terlelap dengan damai. Lelaki ini bagai bayi polos tak berdosa jika sedang tidur, wajahnya tenang. Tapi gezz... pria ini akan menyebalkan ketika bangun.

Entah dorongan dari mana, tangan Barbara terulur ke wajah tampan Richard. Menaik turunkan telunjuknya di hidung mancung pria itu. Mengikuti lekukan alisnya. Dan yang terakhir, bibir menyebalkan yang akhir-akhir ini sering sekali bersarang dibibir miliknya.

Baru saja Barbara ingin menjauhkan tangannya, tetapi terkejut ketika Richard menahan tangannya dengan senyum jahil yang menghiasi wajahnya.

Jadi lelaki sialan ini tidak tidur dari tadi?

Oh, Barbara tidak bisa lagi menahan semburat merah dipipinya.

"Sudah puas menatapi wajah tampanku dan bermain-main di bibirku, feisty girl?" Richard menatap Barbara yang hanya diam menahan malu. "Tapi aku lebih suka kau gunakan bibirmu dari pada tanganmu." kata Richard geli.

Sontak saja Barbara melompat dari tempatnya. "Dasar pervert!!!" pekik wanita itu lalu beranjak dari kasur.

"Kau ingin kemana?"

"Kemana saja asal tidak denganmu. Kau menyebalkan."

Richard tersenyum geli. "Mana ciumanku?"

Barbara segera berlari ke kamar mandi dan menutup pintunya. Lelaki itu adalah lelaki mesum tingkat tinggi yang suka mencuri ciuman dibibirnya kapan saja.

Tapi Barbara kembali membuka pintu dan mengintip disana. "Ciuman saja dengan tembok! Dasar Bastard!" dan pintu tertutup lagi.

Awas saja wanita itu. Richard terkekeh dalam hati.

***

Richard menuruni tangga mansion dan mendapati ibunya yang sepertinya habis dari dapur.

"Dimana Barbara, mom?"

"Dia sedang di dapur. Oh, kau tahu dia adalah wanita keras kepala. Mom sudah menyuruhnya untuk duduk tetapi dia tetap saja membantu memasak dengan para pelayan." kata Kimberly.

Richard terkekeh geli. "Dia memang keras kepala Mom. Aku akan menyusulnya." kata Richard lalu meninggalkan ibunya.

Ketika melewati ruang tamu, ada Charles–ayahnya sedang membaca koran dengan segelas kopi ditangannya.

"Morning, Dad." sapanya.

"Morning, son," Charles mengernyit ketika Richard melewatinya begitu saja. Tidak biasanya anak itu melewatkan kopi paginya bersamanha. "Hei, kau mau kemana?" kata Charles membuat Richard berbalik.

The Devil's Take MeWhere stories live. Discover now