BARU: Tap - cerita-cerita dari obrolan pesan singkat untuk 📲' Sekarang tersedia dalam Bahasa Indonesia
Download sekarang

maryamah karpov - andrea hirata

7.4K 95 8

Mozaik 1

Dibungkus Tilam, di Atas Nampan Pualam

Bukan main senangnya Ayah waktu menerima surat dari Pak Nga

Djuasin bin Djamalludin Ansori, mandor kawat Meskapai' Timah, bahwa akan

ada promosi bagi kaum kuli tukang cedok pasir di wasrai. Wasrai dimelayu-kan

dari kata Belanda wasserijk, yang artinya 'bengkel pencucian timah'. Kuli yang

akan naik pangkat salah satunya Ayah. Surat itu, pagi tadi dibaca ibuku, sebab

Kawan juga tentu sudah mafhum betapa mengharukannya pengetahuan ayahku

soal huruf-huruf Latin.

SEBAGAIMANA Kawan telah tahu. Aku ini, paling tidak menurutku sendiri,

adalah lelaki yang berikhtiar untuk berbuat baik, patuh pada petuah orangtua,

sejak dulu. Rupanya, begitu pula ayahku yang sederhana itu. Katanya, ia selalu

menempatkan setiap kata ayah-bundanya di atas nampan pualam,

membungkusnya dengan tilam.

Begitu mendengarnya, Ayah yang amat pendiam, seperti biasa, tak

Dan ternyata, Tuhan menerapkan dalil yang tetap untuk lelaki sepertiku

berucap sepatah pun. Kutatap wajahnya yang melempar senyum ke luar jendela

dan membuang pandang ke pucuk pohon kenanga, dan kubaca dengan terang di

sana: syahdu seperti aktor India baru menyatakan cinta, dan bangga.

dan ayahku, yakni: lelaki seperti kami umumnya jarang diganjar dengan ujian

yang oleh orang Melayu Dalam sering disebut sebagai cobaan nan tak

tertanggungkan.

Selebihnya, tak dapat disembunyikan kesan raut wajah Ayah: tak

Oleh karena itu, seumpama di koran-koran tersiar berita tentang seorang

percayai !

pria yang sedang bersepeda santai pada Minggu pagi yang cerah ceria, tra la la,

tri li li, sekonyong-konyong, tak tahu kenapa, sepedanya oleng dan ia

tertungging ke dalam sumur angker gelap gulita, tak dipakai lagi, dalamnya dua

belas meter, perigi sarang jin, bekas tentara Jepang mencemplungkan pribumi.

Lelaki periang itu pun berteriak-teriak panik minta tolong. Tak ada yang

mendengar jeritnya, selama empat hari empat malam. Habis suar anya.

Akhirnya ia minta tolong lewat kliningan sepedanya. Kring, kring, lemah

menyedihkan. Naudzubillah, tragedi semacam itu biasanya menimpa orang

lain, bukan menimpa pria sepertiku dan ayahku.

Tak percaya, bahwa akhirnya setelah membanting tulang-belulang tiga

puluh satu tahun, ada juga or ang yang membicarakan soal kedudukannya.

Selama tiga puluh satu tahun itu Ayah tak pernah naik pangkat, tak pernah,

sejak ia menjadi kuli meskapai dari usia belasan.

Tak percaya, bahwa kata pangkat bisa disangkutpaut-kan dengan

maryamah karpov - andrea hirataBaca cerita ini secara GRATIS!