17

777 129 13


Sehun senang hari ini, entahlah bekal makan siangnya terlihat seperti tontonan lawakan yang membuatnya tersenyum sendiri "apa itu lucu sajangnim?" Sela sekertaris jang sedikit meledek dengan sikap sehun  "ehemmmm.. aku hanya mencoba menggerakan bibirku agar tidak terlihat kaku, sekertaris jang bisakah kau keluar sebentar" perintah sehun lalu kembali sibuk dengan makan siangnya "ahhh ini menggemaskan sekali, aku akan memfotonya beberapa" gerutu sehun tersipu melihat bekal krystal dengan hiasan seperti bekal anak tk


"Aku akan menelfonnya" ucap sehun lalu menelfon krystal, "iya.. ada yang kau butuhkan" jawab krystal di sambungan telfonnya "kau dimana?" Tanya sehun menahan senyumnya mendengar suara krystal "aku masih di cafe, ada sesuatu yang terjadi?" ucap krystal "tidak... aku hanya ingin menanyakan berapa takaran obat yang harus ku minum" ucap sehun mencari topik pembicaraan "kau sudah makan siang hmm? Jangan tinggalkan buah2hanmu juga, kau hanya perlu meminumnya sekali saja" ucap krystal membuat kai menatap krystal dalam "ahhh tunggu sebentar" sela krystal ditelfon "kai.. aku permisi dulu" ucap krystal ijin untuk mencari tempat agar dia bisa leluasa menelfon sehun, kai hanya tersenyum dan mengangguk "kau masih bersama kai?" Ucap sehun di smabungan telfonya "hmmm... aku masih bersamanya" jawab krystal



"Wahhh kalian benar2 membuang waktu untuk hal yang tidak berguna" maki sehun "lalu kenapa kau telfon huh... kau sama saja, lebih terlihat aneh jika kau menelfonku untuk menanyakan takaran obat kau jenius bukan, kau bisa baca dengan jelas keterangannya dari pada membuang waktumu untuk menelfonku" maki krystal balik lalu menutup telfonnya sepihak "beraninya dia menutup telfonku" ucap sehun tidak percaya


Krystal kembali ke bangkunya dengan kai "ada masalah dengan sehun??" Tanya kai "tidak... hanya membicarakan yang tidak penting" jawab krystal tersenyum "jadi kapan kau menikah?" Tanya kai "entahlah.. kami menundanya, ada urusan perusahaaan yang belum selesai" ucap krystal masih mengaduk coffe nya "jika tidak ada lagi yang perlu dibahas bolehkan aku pergi" tambah krystal lagi "tentu kau boleh pergi, aku akan mengantarmu" ucap kai "tidak perlu, aku akan menemui teman ku, tidak jauh dari sini aku bisa berjalan kaki" tolak krystal senyum "kau tau bukan kau sudah menjadi tunangan oh sehun, akan sangat bahaya jika kau keluar seorang diri" ucap kai



"Aku akan baik baik saja kai, aku akan bersama temanku dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan makasih sebelumnya" ucap krystal terseyum "baiklah jika kau bersikeras.. hubungi saja aku jika kau butuh sesuatu" ucap kai "hmmm terimakasih sebelumnya, dan hadiahnya" ucap krystal lalu membawa buket bunga nya "baekhyun... terimakasih untuk hidangannya sangat enak" pamit krystal dibalas lambaian baekhyun "titipkan salam ku pada sehun" ucap baekhyun "iya.. aku akan beritahu dia nanti" ucap krystal tersenyum lalu pergi

"Kau tidak sedang jatuh cinta kan?" Tanya baekhyun seketika di samping kai "ishhh kau mengagetkanku saja..." protes kai "heyyy ingat.. dia akan menikah" ucap baekhyun lagi "itu belum tentu terjadi bukan" jawab kai santai "kau memang sudah sinting" umpat baekhyun "heyyy katakan bagaimana kau bisa mengenal sehun" ucap kai penasaran "sehun adalah kolega bisnis ayahku" ucap baekhyun "tunggu..  jngan katakan tuan byun ayahmu" ucap kai terkejut "iya itu ayahku yang sering bersama oh sehun ketimbang diriku" "kya... kenapa kau mnjadi gembel sperti ini membuka kedai? Kau sudah keluar dari kartu keluargamu?" Tanya kai "aku memilih hidupku sendiri, dan aku bahagia sekarang sudah tutup mulutmu dan bayar makananmu" ucap baekhyun meninggalkan kai

Krystal pun pergi ke rumah sakit sekedar menyapa orang disana "doķter lee.." panggil krystal antusias membuat semua orang terkejut dan membungkuk hormat "jangan berlebihan seperti ini" tegur krystal merasa tidak enak "walau bagaimana pun kau akan menjadi nyonya oh" keluh dokter lee "ish.. jngan membahasnya sekarang dokter lee" balas krystal cemberut "ada yang kau butuhkan?" Ucap dokter lee "tidak.. aku hanya ingin kemari saja" ucap krystal "kau ingin berkeliling rumah sakit? Mengecek beberapa proyek mungkin?" Krystal hanya menggelengkan kepalanya "aku bukan oh sehun.. aku ingin menyapa saja kebetulan aku lewat" ucap krystal enteng lalu melihat chanyeol "dokter lee.. aku akan menghampiri dokter chan dahulu, semoga kau selalu sehat bye..." pamit krystal lalu pergi menyusul chanyeol



Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!