Part 42 : Kado

722 49 21

Tubuhku dan tubuh Pyo terkapar dalam rasa kepuasan. Bermandikan pelu dan cairan kenikmatan. Pandangan mata kami mengarah lagit-langit dengan pikiran yang sedikit resah dan gelisah. Ini pergulatan ranjang yang kedua kali aku lakukan bersama Pyo. Walau dadakan dan mengalir apa adanya, tapi memiliki kesan yang teramat dalam. Aku tak tahu atas dasar apa kami melakukan ini semua. Apakah cinta ataukah hanya nafsu semata?

''Pyo ... aku punya sesuatu buat kamu,'' Aku mengusap pipi Pyo sebentar, lalu bangkit dari ranjang dan meraih tasku yang tergeletak di lantai.

Aku mengambil sebuah kado yang telah kusiapkan dari dalam tasku.

''Happy Birthday, Pyo!'' Aku menarik tangan Pyo dan membuatnya terduduk di tepi ranjang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Panduan Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

''Happy Birthday, Pyo!'' Aku menarik tangan Pyo dan membuatnya terduduk di tepi ranjang.

''Selamat ulang tahun, Ganteng!'' ujarku sembari mengusap rambut Pyo dan meletakan kado tersebut ke telapak tangannya.

Pyo tersenyum simpul sambil memandangku dengan tatapan mata yang berbinar. Laki-laki muda ini menangkupan telapak tangannya dan sedikit membungkukan tubuhnya seolah berkata, ''Terima kasih, Mas!''

''Bukalah, Pyo!'' Aku memberikan kode untuk membuka bungkusan kado itu.

Pyo tersenyum dan mengangguk. Kemudian ia perlahan merobek kertas kado itu dan membuka isinya.

''Sorry ya, cuma benda itu yang dapat kuberikan padamu,'' ucapku mengiringi ekspresi wajah Pyo yang nampak terkejut dengan wujud hadiah yang kuberikan.

Bibirnya tersungging dan senyumannya merekah kala kedua matanya menatap sebuah gantungan kunci yang terbuat dari kaca bening berbentuk hati.

''Ini ada tombolnya, Pyo!'' Aku menunjukkan sebuah tombol yang terdapat pada sisi atas gantungan kunci tersebut. ''Pencetlah!'' Aku memberikan komando agar Pyo memencet tombol itu.

 ''Pencetlah!'' Aku memberikan komando agar Pyo memencet tombol itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Panduan Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Brondong manis berambut abu-abu ini pun menuruti komandoku. Ia segera memencet tombolnya dan seketika itu gantungan kunci kristalnya langsung menyala. Mulut Pyo jadi ternganga, matanya juga berkaca-kaca saat gantungan kunci kristal tersebut menampilkan tulisan yang berbunyi, ''I LOVE YOU.''

Kucing Jantan Abu-abuBaca cerita ini secara GRATIS!