The Devil's Take Me | 9 - Such a Nightmare

5.9K 207 10

UPDATE!!

Jangan lupa vote dan komentarnya!!

Happy Reading!

***

Playlist: Calvin Harris & Dua Lipa - One Kiss

__________

Penjelasan Karina membuat Richard langsung menatap Barbara dengan pandangan yang tidak dapat dijelaskan sedangkan Barbara hanya menunduk. Bahkan wanita itu tidak sadar bahwa ia masih berada di dalam gendongan Richard.

Karina yang melihat kedua orang itu sudah bisa menangkap dengan jelas apa yang terjadi. "Jangan bilang kalau kau..."

"Ya. Aku adalah seseorang yang ditulis disana."

__________

Wajah Richard yang tadinya kaku karena mendengar keluhan jujur Barbara–ralat. KELEWAT JUJUR. Menjadi melunak ketika melihat makhluk seukuran kacang polong di layar monitor yang ditunjukkan oleh Karina–bibinya.

Pria itu tersenyum tipis melihat 'kacang polong' itu menggeliat disana.

"Rich, sepertinya kau harus memberitahu ibumu tentang ini." kata Karina yang sudah duduk bersebrangan dengan dua orang didepannya.

"Mom sudah tahu lebih dulu tentang ini, Bi. Bahkan wanita disampingku juga menceritakan hal yang sama seperti yang ia tulis didaftar keluhan itu." sindir Richard sambil menatap datar Barbara yang duduk disebelahnya.

***

"Hei! Kau mau kemana?" Richard memanggil Barbara yang berbelok berlawanan arah dengannya.

Kedua orang itu sudah keluar dari ruangan Karina karena Barbara sudah selesai dengan pemeriksaannya.

Barbara mengendikkan bahunya. "Tentu saja aku ingin pulang. Lagipula aku juga harus bekerja." wanita itu berbalik lalu kembali melangkah namun berhenti karena seseorang menahan lengannya.

"Berhenti bekerja dan ikut pulang denganku."

Barbara membelakkan matanya. Apa pria ini bilang? "Siapa kau hingga menyuruhku seenaknya untuk berhenti bekerja?" Barbara melepaskan pegangan pria itu dari lengannya. "Dan kalau aku tidak bekerja aku akan makan apa?"

"Ikuti kemauanku! Dan kau tidak usah khawatir karena mulai sekarang aku akan membiayai hidupmu." Richard kembali menarik Barbara namun dengan segera Barbara melepas tangannya.

Wanita itu melipat tangannya di dada. "Hei tuan seenaknya! Aku tidak mau ikut denganmu dan aku masih punya pekerjaan hingga kau tak perlu susah payah mengeluarkan uangmu untuk membiayaiku dan anakku!"

Richard menggeram. "Itu juga anakku! Kenapa kau sangat keras kepala sih?!"

"Ikuti kemauanku atau kugunakan caraku sendiri?"

The Devil's Take MeRead this story for FREE!