19.

6.7K 235 18



🍑🍑🍑🍑🍑🍑

"apalagi?aku capek ngingetin kamu,jangan ketempat HARAM itu lagi. Trus? buktinya apa?kamu malah pulang bawa perempuan HINA seperti dia. kamu boleh kemana pun,asalkan ga ketempat kaya gitu! kamu dikasi hati malah minta jantung. aku KECEWA."ucap aurel menahan tangisnya

"aku minta maaf,kamu harus dengerin penjelasan aku biar kamu tau"ucap kafka yang sedang berusaha memberikan penjelasan

"semalam itu aku--"belum sempat kafka menceritakannya,aurel sudah memotong omongannya

"STOP!" kata aurel menahan air matanya

baru kali ini aurel merasakan kecewa yang sangat dalam dan serumit ini.

"aku capek bener bener capek. kamu gatau rasany jadi aku gimana kaf. aku dikata katain,aku diusir,dan lebih lebih dia bilang dia pacar kamu. sakit kaf sakit"ucap aurel meneteskan air mata pertamanya

"dia bukan pacar aku! dia mantan aku!"ucap kafka dengan nada sedikit tinggi

"hah?mantan?"aurel bingung

"iya dia mantan aku,aku yang putusin dia,dia selingkuh"ucap kafka meyakinkan

"trus kenapa kamu bisa ketemu sama dia?kenapa kamu harus bohong sama aku?"tanya aurel menatap tajam kafka

"jadi gini--"kafka ingin menceritakannya kamu aurel memotongnnya lagi

"udah gausa diceritain,aku gamau dengar"aurel pergi keluar kamar dan menuju dapur

yaallah,kenapa si setiap gue pengen ngejelasin,dia selalu aja motong,gamau dengar,pergi,dan segala macam. untung aja dia istri gue yang paling cantik tiada tara, kalo ga uda gue buang ke sungai Amazon,batin kafka

💌💌💌💌💌

Malam telah tiba..

"rel,aku ajak vino sama aldo kesini ya? kan kalau aku keluar nanti,kamu bakal ngira aku ngelakuin hal hal aneh. jadinya aku aja yg ngajak mereka kesini"kata aldo menaruh hpnya diatas meja

"jangan buat rumahnya jadi berantakan"ucap aurel singkat,padat,dan jelas.

TING TUNG
(bel pintu rumah gais:v)

"nah tu kan mereka udah dateng"kata kafka dan berlari kecil menuruni anak tangga dan membuka pintunya

saat membuka pintu,ternyata yang datang tidak hanya Vino dan Aldo. tapi ada Bila dan Tasya juga

"kok lo ada disini?"tanya kafka ke bila dan tasya

"di ajak ama ni curut"ucap tasya sambil melirik ke aldo

"yeuu,lo mah gitu sya ama gue,jahat"ucap aldo menunduk dan berpura2 sedih

"lebay lo ah"kata bila sinis

"kita ga diajak masuk nih?"tanya vino. sebelum kafka menjawabnya, tasya bila aldo vino udah masuk duluan dan duduk dikursi ruang tamu

"untung sahabat gue"gumam kafka kesal

"aurel mana kaf?"tanya bila dan diangguki semuanya

"dia lagi sibuk noh,diatas"ucap kafka dan duduk disebelah vino

"naik yu--"ucap bila terpotong karna melihat aurel sudah tiba dibawah dan duduk disampingnya

"nyariin gue lo?kangen?"tanya aurel sambil membuka kotak pizza yang tadi memang dibawa oleh mereka ber4

"iya kangen.. kangen galak nya hahahaha"mereka semua tertawa akibat ucapan bila,aurel yang mendengarnya hanya diam dan kesal terhadap mereka

"rel,ada minum ga?"tanya aldo sambil mengambil potongan pizza

"ada tu didapur,mau rasa apa?"kata aurel sambil menggigit pizza nya

"kalau ada sirup yg rasa melon sih seger"

"jeruk deh"

"soda aja"

"coco pandan"

"soda2 gt rel,kaya cocacola"

"GAIS,YANG ADA CUMAN AIR PUTIH HEHE"ucap aurel sambil terkekeh melihat mereka semua yang tadinya memesan ini itu dengan semangat malah jadi kebalikannya hahah

"dasar lo"ucap tasya cemberut

"yaampun ibu negara ngelawak"ucap aldo yang langsung ditoyor oleh kafka

"palalu ngelawak noh"ucap kafka sinis

"yauda bentar, gue ambil minum deh"aurel langsung pergi kedapur untuk mengambil air minum

saat aurel telah selesai menyiapkan semuanya dan  ingin membawanya kedepan

tiba tiba..

BRUKKKKK..

"AURELL!!"teriak semua orang yang ada didalam rumah itu






Gaiss,otak lagi buntu nih wkwk jadi mohon maap yak kalau ganyambung hehe

JANGAN LUPA
VOTE YA!🤗❤️

 MY EVERYTHINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang