Part 34 : Pesta

783 61 20

Tubuhku gemetaran. Jantung berdebaran. Sangat kencang. Terlalu kencang. Super deg-degan. Dunia seolah bergoncang. Mata tak henti memandang, hingga batang di celana jadi terangsang. Sungguh, kontolku mendadak memanjang. Ngaceng tak terkendali membentuk tonjolan di area selangkangan.

''Jangan kaget, San ... di sini lo bakal melihat kucing-kucing nakal yang bebas berkeliaran,'' ujar Budjang pelan setengah berbisik.

''Aku tidak hanya melihat kucing, Jang ..., tapi juga singa, macan, dan buaya!'' timpalku.

''Hehehe ...'' Budjang meringis sambil menuntunku untuk berjalan memasuki sebuah kamar.

Sepanjang kaki ini melangkah, mataku tak jua jengah menyisir kegiatan absurb para penikmat dunia entah berantah. Dimulai dari ujung sebelah sana. Mata ini merekam sebuah adegan yang biasa kutonton di video bokep amatiran. Tiga pria berbadan kekar. Semuanya telanjang. Kulit mereka putih, bersih dan terang. Bermata sipit, rambut belang-belang dan bermodal tampang. Paras mereka masuk kategori tampan seperti bintang sinetron. Memiliki bentuk dan ukuran alat vital yang bermacam-macam. Menyerupai terong, timun, dan pisang. Rata-rata kontolnya gede dan panjang. Namun tak satu pun kontol mereka yang telah tersunat. Organ kelelakian mereka masih original dan berkulup ketat.

Apa yang dilakukan ketiga pria itu? Ya, mereka sedang three some! Satu Bot, dua Top (Bot dan Top merupakan sebutan khusus kaum gay untuk mengidentifikasi kecenderungan gender mereka, di mana Bot bertindak sebagai betina dan Top sebagai pejantannya)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Panduan Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Apa yang dilakukan ketiga pria itu? Ya, mereka sedang three some! Satu Bot, dua Top (Bot dan Top merupakan sebutan khusus kaum gay untuk mengidentifikasi kecenderungan gender mereka, di mana Bot bertindak sebagai betina dan Top sebagai pejantannya). Yang Bot sedang menungging seperti seekor anjing. Mulutnya tersumpal kontol salah seorang Top. Sedangkan Top yang lain sedang mengeksekusi liang boolnya. Suara desahan dan erangan mereka sangat nyaring. Membelah samudra keintiman yang menggugah gairah. _Uuuh ... membuatku jadi berolah raga jantung. Dag dig dug serr! Aaahhhhh .... mendongkrak adrenalin.

Biarlah mata menjadi jendela, untuk melihat indahnya dunia.

Aku memalingkan muka dan segera memindahkan arah pandanganku. Kali ini kedua mataku menangkap dua sosok pria yang sedang berciuman. Mereka bugil dan memiliki bentuk tubuh yang super tengil. Indah dan menyentil. Seperti model nudis yang biasa aku lihat di majalah-majalah dewasa. Mereka berdua saling menyerang dengan gerakan sensual yang kelewat binal. Kontol mereka tampak tebal dengan hiasan jembut yang ikal, dan dalam ereksi yang sangat frontal. __Hmm ... rujakan bibir mereka, sungguh membuat perutku terasa mual, namun demikian aksi mereka mampu membangkitkan gelora seksual.

 rujakan bibir mereka, sungguh membuat perutku terasa mual, namun demikian aksi mereka mampu membangkitkan gelora seksual

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Panduan Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kucing Jantan Abu-abuBaca cerita ini secara GRATIS!