Prolog

9 2 2
                                        

Terkadang hidup itu harus belajar mengiklaskan apalagi yang telah pergi supaya kita bisa menjadi orang yang sabar dan tuhan itu adil.Maha adil.Tuhan tidak akan membiarkan umatnya menanggung beban yang berat kecuali dengan kesanggupannya

Hai! Perkenalkan nama gue Adreeiva Arlsea Shamus you can call me Arlsea,gue tinggal di indonesia,jakarta pusat sebenarnya gue tinggal di Los Angeles karena pekerjaan ortu gue jadi ikut pindah disini.gue punya saudari namanya Areeina Arleen Shamus panggil aja Arleen.

"Arlsea,sarapan dulu yuk!" Teriak mama karena kamar gue berada di lantai dua.

"Iya ma,sebentar" gue pun menuruni tangga

"Pagi mah,pah.pagi leen" sapa gue kepada keluarga gue yang harmonis

"Pagi juga Arlsea"

"Pagi juga kak" jawab mereka serentak

Gue duduk disebelah adik gue dan mengambil sepotong roti dan mengolesinya dengan selai kacang

"Hari ini aku harus datang pagi mah,pah karena ini adalah hari pertamaku masuk sekolah takutnya nanti telat" kata gue langsung meminum segelas susu

"Iya arleen juga mah,pah" timpal arleen

"Yasudah mari papa antar" papa pun berdiri
.
.
.
.
.
.
Sesampai digerbang sekolah gue berdiri sejenak dan membaca nama sekolah itu 'SMA Pelita Jaya'

"Tidak terlalu buruk" gue pun melangkah masuk kedalam lingkungan sekolah melihat semua yang ada di penjuru sekolah itu,kayaknya fasilitas sekolah itu sangat bagus tapi tunggu!

'Apa itu' batin gue

Gue memperhatikan siapa yabg berdiri disana,seorang gadis? Tapi kok pakai dress putih?
Rambut sengaja di gerai,dia tersenyum sambil melambai-lambaikan tangannya kearahku lalu pergi

"Tunggu!!" Gue pun mengejarnya sampai ke taman

"Kemana dia?" Gue manggaruk tengkuk gue yang gak gatal bingung cepat sekali gadis itu menghilang,gue menoleh ke belakang ternyata dia berjalan pelan menuju tangga gue hendak mengejarnya tapi terhenti ketika ada yang menyentuh pundak gue,gue terperanjak kaget

"Hei,kamu Adreeiva?" panggilnya

"Kenapa kamu ada disini?" Tanyanya rupanya dia guru

"Eh,gak kok buk saya jalan-jalan aja"ujarku cengengesan

"Ya sudah ayo ibuk antar ke kelasmu,sebelumnya perkenalkan nama ibuk yosena wali kelasmu,kamu di kelas XI IPS 1 di lantai 2"

"Baik buk" gue ngikuti buk yosena menaiki tangga dari belakang,ketika gue memandang kebawah gue melihat gadis yang gue kejar tadi dia tersenyum lagi langkah gue terhenti

"Adreeiva,ada apa?" lamunan gue terbuyar karena buk yosena memanggil gue

"Gak ada buk" buk yosena pun kembali berjalan,gue memandang kebawah lagi tapi gadis itu menghilang lagi

'Siapa sih dia kok menghilang terus?' Gue pun berjalan lagi ngikutin buk yosena
Sesampai di depan kelas buk yosena masuk gue tetap di luar,buk yosena mengobrol sebentar lalu keluar

"Adreeiva silahkan masuk kelas,ibuk tinggal dulu ya" gue hanya mengangguk

"Baik anak-anak kita punya teman baru,silahkan masuk nak" gue pun masuk

"Baik,silahkan perkenalkan dirimu" kata ibuk itu

"Hai teman-teman,perkenalkan namaku Adreeiva Arlsea Shamus call me Arlsea.trimakasih" gue tersenyum

"Baik nak,silahkan duduk di di tempat yang kosong" gue pun melangkah menuju meja yang ditunjuk ibuk itu

Setelah jam usai,gue hanya duduk dibangku gue sambil memainkan ponsel gue

"Hai,perkenalkan nama gue ella dan ini vina"

"Hai" sapa vina,gue hanya tersenyum

"Kantin yok" ajak ella

Dikantin kami mengobrol sambil menunggu pesanan datang

"Lo tinggal di kompleks mana?" Tanya ella menyeruput minumannya

"Gue tinggal di kompleks batura"

"Kompleks batura,berarti kita satu kompleks donk" ujar vina

"Wah,berarti kalian bisa pulang bareng sedangkan gue di komplek ngurah rai" kata ella,gue hanya tersenyum

Gue memandang kearah seorang cowok yang sedang berkumpul dengan temannya yang juga teman sekelas gue

"Cie..lagi merhatiin si adrich ya lo?" Ledek ella

"Eh gak kok,gue hanya heran aja kenapa dia orangnya gak ceria,dataaaarr terus mukaknya"

"Oh biasa itu arl,lagi patah hati dianya"

"Patah hati" gue mengernyitkan dahi

"Jadi begini.." ella memasang wajah yang serius

"Kejadian itu terjadi lima bulan yang lalu Adrich ditinggal mati oleh kekasihnya vleyrin kelas X IPA 1,mereka pacaran sudah satu tahun orangtua mereka sudah merestui hubungan mereka itu yang membuat adrich merasa terpukul" kata ella

"Katanya vleyrin meninggal karena kecelakaan" timpal vina

"Gue punya fotonya,kebetulan waktu itu gue satu ekskul sama dia jadi kami berfoto bersama" gue membelalakkan mata gue

'Bukannya dia yang ku temui pagi tadi?'
'Jadi dia udah meninggal'
'Jadi tadi apa donk? Dedemit?' gue bergidik ngeri

"Arlsea!" Panggil ella,gue terperanjak kaget

"Ada apa kok lo ngelamun?" Tanya vina

"Gak apa-apa kok" gue terdiam

Kenapa disaat pertama gue masuk sekolah baru gue malah dengar cerita horor dari mereka malah jadi serem kan gue sekolah disini
Semoga gak terjadi apa-apa
Semoga aja...

Remember youDove le storie prendono vita. Scoprilo ora