NOVA:1

426 11 5
                                                  

Namaku Nova dewi johansson,aku dilahirkan di keluarga yang harmonis,berkecukupan dan seru.

Aku sangat di kagumi oleh para siswa laki laki,bukanya sombong tapi,aku sangat terkenal di kalangan para murid laki laki.

Aku memiliki saudara perempuan yang bernama Nora amelia johansson,ia adalah kakak ku.

Ia adalah wanita yang kuat,wanita yang kuat setelah ibuku,aku sangat menyayanginya.

Hidupku yang sempurna dengan tiba tiba berbalik 180° dari kehidupan awalku.

Hingga semua orang pada menjauh dan tak ingin berteman padaku,lantaran kejadian 3 tahun yang lalu yang membuat aku lumpuh di bagian kaki.

Namun,aku memiliki sahabat yang sangat baik,ia adalah dina. Ia tak pernah memandang rendah aku.

Kami berteman saat SMA kelas 1,ia tak perduli apapun yang orang bilang.

"Pagi dina"sapaku sambil berjalan menuju dina
"Pagi va,kamu riang banget hari ini"ucap dina
"Iya dong,pagi itu harus di awal oleh senyuman dan semangat"jawabku duduk di sebelah dina dan menyandarkan tingkat ke meja
"Iya juga sih,katanya hari ini bakal ada seleksi loh"ucap dina
"Seleksi apa?"tanya ku
"Seleksi lomba LCC tingkat SMA sederajat"ucap dina"bukanya kamu pernah ikut LCC ya?"tanya dina lagi
"Pernah sih,tapi itu pas SMP dan itu pas kelas 2"ucapku
"Ikut aja va,kali aja kamu bisa ikut lombanya"usul dina
"Enggak deh din,kayaknya bakal susah"ucapku murung
"Susah gimana?kamu itu pinter bahkan bisa di bilang jenius"ucap dina
"Bukan masalah otak,tapi aku itu punya kekurangan"ucapku lagi
"Va,orang itu menilai jangan dari materi tapi dari logika,lo boleh punya kekurangan tapi otak lo nggak ada kekurangan,otak lo itu pinternya overload,jadi jangan pernah menyerah untuk melakukan sesuatu yang lo suka"ucap dina

Inilah yang membuatku nyaman berada di dekat dina,ia dapat membuatku semangat dalam melakukan apa yang aku mau,dia adalah teman terbaikku.

"Ok,nanti temenin aku daftar ya"ucapku
"Nah gitu dong,ok nanti aku temenin"ucap dina senang
"Makasih ya din"sambutku
"Iya va,gw kan sahabat lo"ucap dina

Kami pun memutuskan membaca buku hingga guru masuk,beberapa menit kemudian guru pun masuk dan memulai kegiatan belajar mengajar.

Hingga bel istirahat berbunyi dan pelajaran pun di sudahi.

"Yuk va"ajak dina
"Emang daftar sama siapa sih?"tanyaku
"Daftar sama bu neti"jawab dina
"Setau gw,bu neti itu ada di perpustakaan,dan jaraknya juga lumayan jauh dari kelas kita"ucapku
"Iya sih,karena itu lebih baik kita buru buru ke perpustakaan"ucap dina

Akhirnya kami memutuskan untuk segera pergi ke perpustakaan yang letaknya berada di dekat mushola yang berada di dekat gerbang sekolah.

"Permisi bu,saya mau mendaftar untuk ikut LCC"ucapku
"Oh,nova silakan duduk dulu"ucap bu neti
"Makasih bu"jawabku
"Akhirnya kamu mau ikut seleksi ini,dari dulu ibu berharap kamu ikut dan akhirnya kamu mengajukan untuk mengikuti lomba LCC"ucap bu neti
"Loh?kenapa ibu berharap saya ikut?"tanyaku bingung
"Karna ibu pernah melihat piagam kamu,yang mendapat juara 1 saat mengikuti lomba LCC se provinsi"ucap bu neti sambi menyodorkan sebuah kertas pendaftaran
"Oh,gitu ternyata"ucapku
"Kamu nggak daftar juga dina?"tanya bu neti
"Saya bu?"ucap dina bingung
"Iya lah"jawab bu neti
"Haduh bu,ngafalin rumus fisika aja butuh waktu yang lama banget,memet 7 keliling"ucap dina "apa lagi mau ngapain semua mata pelajaran,bisa korslet saya bu"ucap dina
"Kamu ini,ada ada aja"ucap bu neti sambil tersenyum
"Ini bu,sudah saya isi"ucap ku
"Ok,besok ibu minta kamu bawa piagam lomba LCC yang kamu punya,pokoknya semuanya,karena ibu mau mengajukan ke kepala sekolah"ucap bu neti "ibu minta foto kopiannya aja,tapi kamu bawa juga yang asli,karena itu udah menjadi syarat dari sekolah,ibu minta kamu bawa semuanya agar ibu bisa meyakinkan kepala sekolah agar kamu tidak perlu mengikuti seleksi"sambung bu neti
"Baik bu"jawabku
"Ibu minta sama kamu,jangan pernah berkecil hati karena kamu memiliki kekurangan,karena tuhan menciptakan manusia yang akan memiliki kekurangan dan kelebihan masing masing"pesan bu neti
"Baik bu,terima kasih"ucapku
"Kalau gitu kami permisi ya bu"ucap dina
"Iya,terima kasih nova kamu udah mau mendaftar"ucpa bu neti
"Iya bu,itu sudah seharusnya saya lakukan"ucapku melenggang pergi menuju kantin

Kami pun langsung menuju meja kosong dan memesan makanan,setelah makanan yang kami pesan datang kami langsung memakannya.

Kami pun memutuskan untuk segera kembali ke kelas,karena bel masuk 5 menit lagi akan berbunyi.

Kami pun telah berada di kelas,dan bersiap untuk pelajaran selanjutnya,hingga tiba tiba pengurus LCC datang memasuki kelas kami.

"Permisi,maaf mengganggu"ucap salah satu orang
"Wah,ada kak adnan sama kak vinno,gila ganteng banget"ucap siswi perempuan
"Apakah disini ada yang mengikuti seleksi LCC?"tanya kak adnan lalu di sambut dengan angkat tangan.
"Ok,diharapkan nanti untuk mengumpul di ruang LCC"ucap kak adnan lagi
"Baik"jawab mereka serentak

"Gila,kak vinno ganteng banget,bikin gw makin suka aja"batin ku

Dengan angkuhnya vinno melenggang mendekati mejaku,dan menatap ku dari atas sampai bawah.

"Lo yakin mau ikut?"tanya k vinno dingin
"Yakin kak"ucapku
"Siswi kayak lo? Ikut LCC? Bakal bikin repot! Jalan aja masih pakai tongkat"ucap kak vinno yang membuat kaget
"Eh,kak! Kalau ngomong itu di jaga!"sungut dina
"Kenapa? Memang kenyataanya begitu kan?"ucap vinno sombong
"Dia memang cacat,tapi! Otak dia enggak cacat!"ucap dina kesal
"Sekali cacat! Ya cacat!"ucap vinno
"Din,udah ya nggak enak di liatin"ucapku
"Maaf ya,vinno memang gitu orangnya"ucap kak adnan
"Iya kak"jawabku
"Gw tantang lo! Kita bakal bertanding LCC sepulang sekolah"ucap vinno "Kalau seandainya perkataan temen lo itu bener,maka lo harus ngebuktiin itu!"sambungnya
"Deal!"sahut dina
"Din.."rengek ku
"Kita bakal buktikan siapa lo va"ucap dina kesal
"Kita liat siapa yang bakal jadi juaranya"ucap vinno lalu pergi.

TBC

NOVA [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang