13

755 156 28

Sehun, krystal dan mark menaiki busway "sajangnim anda bisa duduk" tawar krystal kepada sehun, sehun pun hanya meng iyakan lalu duduk sedangkan krystal dan mark berdiri karena tidak ada bangku yang tersisa "krystal kau tidak masalah berdiri seperti ini?" Ucap mark khawatir sesekali menyindir sehun "tidak apa apa.. aku baik baik saja, aku sudah biasa seperti ini di seoul" jawab krystal tersenyum "ini salahku, aku tidak tau dihari ini busway menjadi penuh" sesal mark membuat sehun tersenyum miring "akhirnya kau menyadati kesalahanmu" tambah sehun



"Dia memang menyebalkan jangan dengarkan dia" bisik krystal pada mark "aku mendengarnya" protes sehun kesal "hahaha.. bukan anda sajangnim maksudku busway ini menyebalkan" bela krystal membuat mark tersenyum melihat tingkah krystal tak butuh waktu lama terdapat bangku kosong "krystal sebaiknya kau duduk lah" ucap mark menawarkan krystal "kau perhatian sekali mark terimakasih" ucap krystal senang belum sempat krystal mendudukinya sehun menarik krystal dengan paksa agar duduk dipangkuannya "biarkan dia duduk, dengan begini adil untuk semuanya" ucap sehun dingin yang masih membuat krystal dan mark sedikit terkejut




"Kenapa? Kau yang ingin menggantikan posisi krystal? Terlihat menggelikan jika aku memangkumu" ucap sehun dingin kepada mark "sajangnim.. aku sedikit tidak nyaman jika seperti ini" protes krystal lirih "diam saja, jika kau terus bergerak kau yang membuat area bawahku tidak nyaman" jawab sehun datar seketika krystal menutup mulut sehun "bagaimana anda mengatakan hal memalukam seperti itu" ucap krystal menahan malu "singkirkan tanganmu dari mulutku.. berani sekali kau" ucap sehun dingin membuat krystal melepaskan bekapan tangannya, sehun menatap krystal tanpa berkedip sedangkan krystal mencoba menghindari tatapan sehun





"Ciuman itu bolehkah aku melakukannya dengan benar kali ini?" Ucapan sehun membuat krystal terkejut untuk kesekian kalinya "anda ingin mati huh?" Ancam krystal, sehun hanya mengeluarkan smirknya "aku tidak perlu ijin mu untuk itu, aku akan tetap menciummu" ucap sehun menggoda krystal "jika anda melakukannya aku akan teriak" ancam krystal lagi "aku akan tetap menciummu tapi tidak sekarang, jadi bersiaplah" ucap sehun tersenyum tipis membuat krystal diam diam menyembunyikan pipinya yang merah "tentu dia hanya mencoba meledekmu krystal" batin krystal





"Mereka terlihat manis jika bersama" batin mark tersenyum "krystal.. sebaiknya kita siap siap, kita akan turun" sela mark. Krystal sangat senang saat ini dan menikmati jalan jalannya "sajangnim.. tolong fotokan kami berdua" ucap krystal senang "kau ingin aku melempar ponselmu?" Protes sehun kesal "sajangnim... ayolah ayolah ayolah" rengek krystal ber aegyo, "perbaiki wajahmu sebelum melakukan aegyo cih" ejek sehun, mark pun mengambil banyak gambar sehun dan krystal sedari tadi





"Krystal.. aku sudah memfotokannya untukmu?" Ucap mark memperlihatkan fotonya "ishhh.. kenapa kau memfotoku dengannya, woahhh kenapa aku terlihat cantik? Kau fotografer yang handal terimakasih mark" ucap krystal melihat fotonya senang "aku tidak handal... itu indah karena kau indah krystal" ucap mark tersenyum senang "aku juga ingin melihat fotonya..lupakan sehun itu kekanak kanakan" ucap sehun bimbang lalu memilih menjauh




Tak terasa hari sudah menjelang senja "krystal.. aku ingin menunjukan satu tempat lagi untukmu, kau pasti akan suka" tawar mark semangat, krystal menatap sehun yang sedari tadi masih menerima telfon untuk kerjaanya "aku rasa hanya aku yang bersenang senang disini mark denganmu" jawab krystal sedih "ada apa? Kelihatannya bosmu tidak keberatan sedari tadi" tanya mark bingung "tidak.. dia hanya mencoba menuruti kemauanku sebaiknya kita akhiri disini saja, sajangnim butuh istirahat" ucap krystal sedikit sedih "hahahahahaha kau sekarang terlihat seperti ibunya" ledek mark tertawa "apa itu lucu?" Protes krystal kesal, sehun kembali setelah menerima telfon "kemana lagi kita?" Tanya sehun dingin





Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!