Bertemu

28 6 3

Rain, cewek itu mulai kehabisan nafas karena berlari dari persimpangan jalan menuju gerbang sekolah. Papan nama dengan hiasan kertas warna, dan topi kerucut, lengkap dengan balon itu, hampir lagi tak berbentuk. Rain terlambat.

"Please ... wish me luck."

Padahal, 30 menit lalu selagi di dalam bus kota. Rain masih santai dengan roti buatan mama, yang sengaja Rain bawa untuk sarapan. Jika tahu kecelakaan itu akan terjadi. Rain, tidak akan menolak waktu Langit kakaknya menawarkan ingin mengantarnya atau tidak.

Tepat, di depan gerbang. Cowok dengan seragam berlumur darah itu berdiri. Beku. Rain bisa merasakan hawa menyakitkan dari radius 100 meter. Wajah tampannya bahkan bergeming saat security mempersilahkannya masuk.

"TUNGGU!!!"

AlenaPublisher
#TantanganMenulisNovel40HariBersamaAlenaPublisher

RECTOVERSOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang