12

810 160 22

"Dokter jung.. kau tidak berencana untuk tidur seharian bukan" sindir sehun membangunkan krystal, krystal membuka matanya terkejut "ahhh sajangnim.. maafkan saya, jam berapa sekarang?" Tanya krystal panik "apa aku harus menjawabnya? aku akan menunggumu dibawah, kita akan pergi" ucap sehun dingin lalu pergi, "benar krystal.. kau pasti akan kesal juga jika diposisi sajangnim" keluh krystal

SKIP

"Sajangnim.. anda sudah tidak pusing lagi? Atau ada hal lain yang anda rasakan saat ini" ucap krystal menghampiri sehun "aku sudah tidak apa apa, kau sudah siap? Ayo kita pergi" ucap sehun "kemana kita akan pergi sajangnim? Saya perlu membawa tas medis untuk anda" sela krystal "tidak usah... aku hanya ingin jalan jalan saja, aku bosan" ucap sehun jalan mendahului krystal

"ahhh benar aku belum mendapat alasan kenapa sajangnim menciumku.. dasar mesum" umpat krystal dalam hati. "Sajangnim.. anda mau kemana? Bukannya anda ingin segera kembali ke seoul?" Sela rekan bisnis sehun "aku ingin liburan disini beberapa hari" jawab sehun seadanya dan pergi begitu saja "ada apa dengannya? Kenapa moodnya berubah secepat itu, aku tidak bisa membayangkan kerja dengannya sepanjang hari" batin directur nam rekan sehun

"Kau sudah ke paris sebelumnya?" Tanya sehun pada krystal "belum sajangnim.. ahh benar aku berada diparis sekarang, melihat kondisi anda, aku begitu panik sampai aku tidak menyadari kalo aku di paris" ucap krystal tersenyum "aku ingin jalan saja" ucap sehun menolak menaiki mobilnya "ahhh iya sajangnim, omong - omong kemana kita pergi" tanya krystal membuat sehun seketika menghentikan langkahnya "benar... kemana aku membawa krystal pergi? Tempat apa yang disukai krystal" batin sehun "kenapa kau bertanya padaku?" Ucap sehun "anda yang ingin keluar sajangnim, aku hanya mengikuti anda" ucap krystal bingung


"Seharusnya kau sudah menyiapkan beberapa tempat tujuan untuk menghilangkan rasa bosanku" ucap sehun memancing krystal agar inisiatif memilih tempat yang disukainya "kenapa aku sajangnim.. " ucap krystal tersenyum paksa "siapa lagi? Sekertaris jang sedang istirahat sekarang" ucap sehun dengan 1000 alasannya, "ahhh kalau begitu sebentar aku akan mecoba mencarinya di ponselku" jawab krystal tersenyum paksa lalu mulai sibuk dengan ponselnya

"ISHHH DASAR MENYEBALKAN..!! KAU PIKIR AKU INI APA? AKU HANYA SEORANG DOKTER KENAPA KAU MENYURUHKU UNTUK MELAKUKAN SEMUA HAL HUH!! DASAR SAMPAH" teriak krytal pada ponselnya ber pura - pura mendapatkan panggilan dari jaehyun hanya untuk menyindir sehun, sehun pun hanya melirik krystal kesal "hahahaha.. maaf sajangnim.. adikku sedikit kurang ajar, maaf anda jadi mendengarkan ucapan yang kurang mengenakan" ucap krystal tersenyum sinis

"Dokter jung kau sudah dengar aku pernah memecat karyawanku dan membuatnya menjadi gelandangan kau tau kenapa sebabnya?" Balas sehun tersenyum sinis "hahahaha tidak tau sajangnim" jawab krystal takut "karena dia mengataiku hal yang buruk dan dia selalu telat bangun" ucap sehun tersenyum melihat ekspresi krystal ketakutan "si brengsek ini...!!" Batin krystal kesal



"KRYSTAL...!!" panggil seseorang


Krystal dan sehun pun mencari sumber suara "sajangnim aku rasa, ada yang memanggilku" ucap krystal "namamu tidak asing disini, mungkin ada yang bernama sama denganmu" ucap sehun mencoba menghiraukan, "KRYSTAL...!! DISINI" serunya lagi kali ini krystal melihatnya "Mark...!!" Balas krystal senang, mark menghampiri krystal dan sehun "kenapa kau disni? Ya ampun aku tidak menyangka akan bertemu denganmu" ucap mark lalu memeluk krystal membuat sehun menatap mark horor

"Senang bertemu denganmu lagi.. aku lupa tidak menghubungimu waktu kemari" ucap krystal senang "apa aku harus menciumnya lagi kali ini agar dia berhenti tersenyum pada cunguk satu ini" batin sehun kesal "untung saja kita bertemu disini" jawab mark senang "kau lupa apa yang kuperintahkan dan saat ini kau menunjukan drama didepanku?" Sela sehun dingin membuat krystal dan mark menatap sehun "siapa?" Bisik mark pada krystal "dia bosku..." balas krystal



"Ahhh maaf sebelumnya sir.. aku mark, aku teman kecil krystal" ucap mark memperkenalkan diri "aku sedang tidak ingin berkenalan tidak masalah kan?" Jawab sehun tersenyum sinis, membuat krystal dan mark membatu seketika "hahaha.. mark bisakah kau hubungi aku lagi malam ini? Kita akan jalan - jalan sekitar sini karena situasi sekarang aku harus menemani sajangnim.." ucap krystal merasa tidak enak "tidak bisa" sahut sehun cepat lagi lagi membuat pusat perhatian krystal dan mark


"Maksud anda sajangnim?? Aku rasa malam hari setalah menyiapkan makan malam anda, aku sudah tidak mpunyai pekerjaan lagi" ucap krystal menahan kesal "bagaimana jika aku merasa pusing" ucap sehun beralasan "aku akan sediakan obat untuk anda" dengan cepat sehun mencari alasan lainnya "bagaimana dengan rambutku, siapa yang mencucikannya" krystal hanya menatap datar sehun "anda bisa mencucinya sendiri, melihat anda tiba2 bersemangat seperti ini aku rasa anda bisa melakukannya dengan semangat juga sajangnim" sindir krystal ingin mengumpat, "ayoooo... bekerjalah otak jeniusku, jangan biarkan mereka hanya berdua" batin sehun



"Baiklah aku mengerti, sebaiknya ajak saja dia sekarang" ucap sehun seketika "anda yakin?" Ucap krystal terkejut "dia bisa menunjukan jalan dan tau tempat disini, dia sedikit berguna ketimbang kau" jawab sehun ketus "ishhhhhh makluk ini" umpat krystal dalam hati "tentu aku bisa membantu kalian" sela mark tersenyum "kerja bagus sehun, setidaknya kau tidak membiarkan mereka berdua saja lalu aku akan pesan tiket pulang untuk malam ini, bedebah ini mengacaukan semua rencanaku" batin sehun

"Baiklah... sebaiknya kita naik busway untuk ke Museum Louvre" ucap mark senyum "woahh... aku pernah dengar tempat itu.. aku masih tidak percaya aku akan kesana" ucap krystal senang lalu menggandeng mark dengan semangat "DOKTER JUNG...!!" teriak sehun emosi membuat krystal dan mark terkejut "iya sajangnim... apa yang anda butuhkan? Kenapa anda berteriak seperti itu" tanya krystal khawatir

"Sial aku terlalu emosi melihat krystal menggandeng tangan si bedebah itu" batin sehun merutuk mulutnya sekarang apa yang harus ku katakan"  "jagalah imagemu.. kau sedang bekerja sekarang, jadi aku harap kau profesional" ucap sehun beralasan "ahhh maaf sajangnim.. aku akan mencoba mengontrol ekspresiku hehe" cengir krystal lalu melepaskan gandengannya "baiklah.. ayo kita kesana" ucap sehun mulai berjalan "sebentar tal.." cegah mark membuat sehun dengan cepat menoleh ke belakang "tali sepatumu.. kau selalu saja ceroboh dari dulu" ucap mark tersenyum lalu mulai membetulkan simpul tali sepatu krystal "ahh mark.. makasih" ucap krystal tersenyum malu


"Ingatkan aku untuk tidak lupa meleparkan sesuatu ke wajah krystal sekarang bagimana bisa dia tersenyum seperti itu hanya dengan bedebah itu mengikatkan talinya... dan rasanya aku ingin melemparkan bedebah itu kepada buaya gerutu sehun dalam hati


Tbc

Makasih yang udah vote dan commentnya 😘 aku selalu semangat liat comment positif dari kalian hehehe,

Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!