11

829 174 9


At paris

"Bisakah kau buat grafiknya malam ini?" Tanya sehun kepada rekan bisnisnya "malam ini? Anda masih memiliki waktu banyak untuk ini sajangnim" jawabnya "aku akan tunggu di kamar hotelku, aku mau malam ini aku melihat garfiknya, sekertaris jang akan membantumu"ucap sehun masih sibuk dengan berkas2nya "maaf sajangnim, mengenai ijin kontrak dan pajak saya masih harus mengerjarkannya" sela sekertaris jang "kau bantu saja dia sekertaris jang, sisanya aku bisa mengerjakannya sendiri" ucap sehun lalu pergi ke kamar hotelnya

"Ada apa dengannya? Apa tidak masalah mengerjakannya dengan terburu2 seperti ini" ucap rekan bisnis sehun "sajangnim akan melakukannya dengan sempurna, yang menjadi masalah bagaimana kita bisa menyelesaikan grafiknya dalam semalam" jawab sekertaris jang menghela nafas berat. Sehun bekerja keras diparis hingga tengah malam setiap harinya. "Sajangnim anda harus istirahat yang cukup" tegur sekertaris jang "aku baik baik saja" jawab sehun dingin masih sibuk dengan berkasnya, sekertaris jang menaruh makan malam sehun lalu pamit pergi.


Sehun hanya memejamkan matanya sesaat lalu berjalan ke toilet untuk menyegarkan badannya kembali tak selang beberapa menit


"Splashhhh... bughhh" sehun tergenlicir dan tak sadarkan diri

SKIP

"Bagaimana dengan keadaannya?" Ucap krystal panik setelah sampai di paris "sajangnim.. masih belum sadarkan diri sampai sekarang dokter jung sajangnim terpeleset sehingga kepalanya terbentur, dan saya tidak bisa membawa sajangnim kerumah sakit karena mungkin sajangnim akan marah jika mengetahuinya" jawab sekertaris jang. Krystal lalu mengecek keadaan sehun "bagaimana dokter jung, ini semua salah saya tidak membantu pekerjaan sajangnim" sesal sekertaris jang "anda tidak perlu khawatir, sajangnim hanya membutuhkan istirahat yang cukup, selebihnya keadaan sajangnim baik baik saja" jawab krystal senang

"Ini terlalu mendadak sehingga anda terpaksa kemari, maafkan saya dokter jung mengganggu waktu anda" ucap sekertaris jang "tidak masalah sekertaris jang aku tidak keberatan, sebaiknya kita biarkan sajangnim beristirahat" ucap krystal senyum hendak pergi lalu ditahan oleh sehun seketika "anda baik baik saja sajangnim?" Tanya krystal terkejut "pertanyaan yang tidak perlu dijawab dokter jung" ucap sehun lirih "sempat saja menyebalkan" batin krystal

"Anda butuh istirahat yang cukup sajangnim" omel krystal "aku hanya terpeleset" ucap sehun berusaha bangun dari tempat tidurnya "pelan2 sajangnim, anda masih belum pulih seutuhnya" ucap krystal lalu membantu sehun duduk di kasurnya "sebaiknya kau istirahat saja sekertaris jang, aku tau kau butuh istirahat" ucap sehun "ahhh bagaimana saya bisa meninggalkan sajangnim" jawab sekertaris jang "ada dokter jung disini" jawab sehun dingin "baiklah saya permisi, hubungin saya jika anda membutuhkan sesuatu" pamut sekertaris jang lalu pergi


"Kau juga istirahat lah, aku tau kau baru saja sampai" ucap sehun "disini?" Tanya krystal "dimana lagi, kau sedang merawatku"jawab sehun. Krystal segera membersihkan badannya, sehun masih sibuk dengan buku bacaannya "bagaimana keadaan anda sekaramg? Masih terasa pusing?" Tanya krystal sambil mengeringkan rambutnya lalu mendekati sehun "sudah tidak lagi" jawab sehun dingin "mau ku bacakan saja?" Tawar krystal membuat sehun beralih menatap krystal "kau pikir aku anak tk, tidak perlu" ucap sehun "bisakah kau mencuci rambutku juga" tambah sehun lagi. Krystal pun menyiapkan keperluan sehun "sajangnim anda butuh bantuan untuk berjalan? Atau bisakah anda kemari saja" teriak krystal dari dalam toilet



"Aku bisa berjalan sendiri" jawab sehun lalu mencabut infusnya paksa dan pergi ke toilet, "lantainya? Tidak licin kan?" Tanya sehun sedikit khawatir "ahhh tenang saja, sudah aman sajangnim tapi kenapa anda mencopot infusnya sajangnim?" Ucap krystal kesal, sehun hanya diam lalu membuka bajunya dan meninggalkan celana pendeknya saja "sajangnim...!!anda tidak perlu membuka baju seperti itu" teriak krystal panik "lakukan saja yang kuperintahkan dokter jung" jawab sehun dingin berjalan menuju bathtup nya  "atau anda ingin melakukannya sendiri? Aku akan menunggu anda diluar sajangnim" ucap krystal kikuk, sehun hanya menatap krystal dingin "ini bukan pertama kalinya kau melihat tubuhku dokter jung, cepatlah" perintah sehun membuat krystal langsung menghampiri sehun dan menaruh shampo di rambut sehun

"Anda bisa melakukannya sendiri" kesal krystal sambil memijat2 rambut sehun, sedangkan sehun hanya berendam "tidak ada alasan kenapa aku melakukannya sendiri" jawab sehun "setidaknya anda tidak membuat bajuku basah kembali" ucap krystal cemberut, sehun pun hanya diam "sikapnya selalu saja menjengkelkan, lihat saja pembalasanku" batin krystal tersenyum licik krystal mulai menaikan rambut sehun dengan busanya tanpa sehun sadari

Krystal kini duduk di tepi bathup sehun menghadap sehun "sajangnim..." panggil krystal, sehun membuka matanya "cekrekkkk" krystal tertawa melihat hasil foto di ponselnya "apa yang kau lakukan dokter jung" ucap sehun dingin "anda terlihat bodoh disini sajangnim hahahahahah" ucap krystal tertawa puas "buang foto itu.. atau aku sendiri yang turun tangan dokter jung" ancam sehun namun krystal masih meledeknya


"Anda terlihat lucu disini sajangnim, hahahaha kau terlihat seperti anak kecil sajangnim" ucap krystal masih memandang hasil fotonya itu "kau memyukainya?" Tanya sehun sedikit merona "tentu anda terlihat manis... hahahaha" tawa krystal "ada apa denganmu sehun, kau sering lihat wanita cantik tertawa tapi kenapa tawa krystal sangat cantik" batin sehun



"SPLASHHHH...!!!" sehun mengguyur krystal dengan keras "SAJANGNIM....!!!" teriak krystal "kau kira kau bekerja untuk menertawakanku dokter jung.. berhenti tertawa krena kau sangat jelek jika tertawa bisakah kau menunggu diluar aku akan melepas celanaku dan mandi" ucap sehun dingin membuat krystal kesal "kenapa tidak dari awal saja anda mandi sendiri, dasar menyebalkan"kesal krystal lalu ikut mengguyur sehun dan pergi



"Ada apa dengannya menjengkelkan sekali, aku harus mengganti bajuku selagi dia didalam" gerutu krystal, sedangkan sehun mengguyur tubuhnya di bawah shower "jika seperti ini terus aku tidak bisa membiarkan krystal dengan siapapun, kau payah oh sehun" batin sehun


Sehun keluar dari kamar mandinya dan melihat krystal sudah tertidur di kasurnya, sehun tersenyum tipis sambil mengeringkan rambutnya tak butuh waktu lama sehun bergabung dengan krystal, memeringkan kepalanya menghadap krystal "aku tidak membiarkanmu pergi dariku apapun yang terjadi" ucap sehun lirih



"CUP"



Sehun mencium pelan bibir krystal, pada detik itu juga krystal membuka matanya sedikut terkejut melihat sehun menciumnya "apa yang anda lakukan sajangnim" ucap krystal lirih dengan bibirnya yang masih terkunci dengan bibir sehun, seketika sehun terkejut dengan intrupsi krystal dan langsung menyembunyikan muka krystal di dadanya


"Bukan apa apa" jawab sehun panik masih membekap krystal "ishhhh... lepaskan sajangnim, anda baru saja menciumku beraninya anda, ingin mati huh" ronta krystal emosi "SUDAHLAH DIAM... DAN TIDUR AKU SUDAH MEMBERIKAN PERINGATAN PADAMU UNTUK TIDAK MEMAKAI WEWANGIAN DAN KAU TETAP MELANGGARNYA, ITU HUKUMAN UNTUKMU" bentak sehun menyembunyikan rasa malunya
















Tbc

Makasih yang udah vote sama comentnya 😙

Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!