10

847 163 13


Krystal menghampiri sekertaris jang "sekertaris jang.. anda tau dimana sajangnim?" Tanya krystal "sajangnim baru saja pergi dokter jung.." jawab sekertaris jang tersenyum "ahh.. begitu lalu kalau saya boleh tau ada urusan apa sajangnim kemari" "saya juga tidak tau pasti, besok sajangnim ada kunjungan bisnis di paris selama 1 minggu saya rasa sajangnim ingin memberitahukan masalah itu dengan anda" balas sekertaris jang



"Apa saya akan ikut juga? Melihat situasinya tidak mungkinkan aku tidak ikut kan?" keluh krystal "saya tidak tau dokter jung.. mungkin merepotkan baginya jika anda tidak ikut" balas sekertaris jang "ah.... aku kesal sekali, apa sajangnim sebelumnya seperti ini juga bergantung pada seseorang" tanya krystal "maaf dokter jung.. aku tidak bisa memberitahumu hal yang lebih tentang sajangnim tanpa ijinnya saya permisi dulu" jawab sekertaris jang menundukan kepalanya pamit lalu pergi "sajangnim.. yang anda kenal sangat menjaga imagenya dokter jung jadi maafkan aku, sajangnim yang kasmaran aku yang repot" batin sekertaris jang tersenyum



SKIP


Sehun menemui suho yang sudah duduk di kantornya "kau masih memakai pakaian seperti itu di jam segini" protes suho melihat penampilan sehun yang masih memakai pakaian casualnya "aku tidak punya waktu untuk berganti, kemarikan berkasnya" balas sehun lalu duduk di samping suho, "jarang sekali kau seperti ini hun... kau terlihat lelah? Kau sakit huh? Kau juga terlambat" ucap suho lagi lalu memberikan berkasnya



"Berhentilah mengomel.. kerjakan pekerjaanmu dengan benar, aku tidak mau menandatangani berkas cacat seperti itu" ucap sehun lalu menutup matanya "kau sedang tidak meluapkan kekesalanmu pada berkasku ini kan? Kau kira kau dosenku huh?" Jawab suho kesal "aku sedang tidak mood untuk debat denganmu... perbaiki lagi, masih untung aku sudi melihat berkas cacat seperti itu" suho pun menghela nafas




Sekertaris jang memasuki ruangan "permisi sajangnim... nyonya kim ingin bertemu dengan anda" ucap sekertaris jang "suruh dia masuk" jawab sehun dingin, nyonya kim pun masuk dengan amarah yang meluap



"Bughh.."



Nyonya kim menampar sehun dengan tasnya, membuat seisi ruangan terkejut "anda sudah kelewatan nyonya kim, saya akan memanggil keamanan" tegur sekertaris jang namun ditahan oleh sehun "aku baik baik saja sekertaris jang.. lagi pula aku sedang menunggu kedatangannya" jawab sehun tersenyum miring "baiklah.. saya akan memberi anda ruang sajangnim" ucap sekertaris jang dibalas anggukan setuju oleh sehun



"Kau yang menyebarkan scandal woobin kan? Dasar sialan kau oh sehun...!!" Maki nyonya kim "sebaiknya kau datang pada bayi besar itu dulu ketimbang aku nyonya kim, anakmu perlu bimbinganmu" hina sehun "kau yang menjebaknya oh sehun...!! Baiklah jika woobin tidak bisa merebut posisimu biar aku saja yang turun tangan ingat perkataanku sehun" ancam nyonya kim lalu pergi


"Yeahhh memang harus seperti itu.. aku akan menyingkirkan mereka satu persatu" batin sehun tersenyum senang



SKIP


"Apa sebaiknya saya panggil dokter jung kemari sajangnim?" Tawar sekertaris jang sambil memepersiapkan berkas2 sehun yang akan dibawa ke paris "tidak perlu ini hanya luka kecil.. kau sudah bilang pada dokter jung bukan? Dia tidak perlu ikut" ucap sehun "sudah sajangnim.." jawab sekertaris jang tersenyum "lalu" tambah sehun penasaran membuat sekertaris jang terlihat bingung "lalu apa sajangnim??" Ulang sekertaris jang "lalu bagaimana ekspresinya.." tanya sehun "dia hanya tersenyum senang karena anda memberinya waktu liburan" jawab sekertaris jang membuat wajah sehun sedikit kesal



"Baiklah.. aku hanya perlu menyelesaikan pekerjaanku  lebih cepat" ucap sehun lalu keluar dari kamarnya, sehun terkejut melihat krystal sedang menyiapkan makan malamnya "kau sudah tau bukan, kau tidak perlu ikut" ucap sehun duduk di kursinya untuk makan malam "iya.. saya tau sajangnim, maka dari itu saya perlu menyiapkan beberapa makanan sebelum anda pergi sajangnim" jawab krystal senang "selagi aku tidak ada sebaiknya kau tinggal disini" perintah sehun "kenapa saya harus disini sajangnim?" Tanya krystal bingung "supaya kau lebih aman dokter jung, musuhku tidak sedikit jadi kau tinggal disini selagi aku tidak ada, mereka akan menjagamu jika kau keluar" ucap sehun lalu dibalas anggukan oleh krystal



"Cihhh lihatlah dia seolah2 mempedulikanku" umpat krystal dalam hati


Sehun menyudaih kegiatan makan malamnya dan segera berangkat namun ditahan oleh krystal "sajangnim masih ada waktu 15 menit sebelum keberangkatan anda, sebaiknya obati dulu luka goresan di pipi anda" ucap krystal "ahhh tidak usah ini hanya luka kecil.." tolak sehun "tapi sajangnim.. aku akan terlihat buruk jika orang lain melihat luka anda, dokter2 dirumah sakit akan mulai berbicara buruk tentangku jika melihat anda terluka" paksa krystal memohon, mendengar permohonan krystal akhirnya sehun pun membiarkan krystal mengobatinya "bagaimana anda bisa terluka sajangnim" tanya krystal, sehun hanya diam sibuk melihat ponselnya "aku lupa aku sedang berbicara dengan tembok hidup sepertinya" batin krystal kesal




"Sajangnim, bisa kah anda menghadap kemari saya perlu memberi obat merah pada luka anda" perintah krystal membuat sehun berhenti bermain ponselnya lalu menghadap krystal



"Degh..."



"Bagus jantung.. kau merespon wajah sajangnim terlalu berlebihan" umpat krystal dalam hati "saya akan mengobati sajangnim" ijin krystal lalu mendekatkan wajahnya pada sehun dan sedikit canggung "dia terlihat cantik ketika aku melihatnya lebih dekat" batin sehun menahan rasa gelisahnya




"Jangan dengarkan.. apa kata orang diluar sana" ucap sehun seketika membuat krystal menghentikan aktivitasnya "ahhh iya sajangnim" jawab krystal tersenyum kikuk lalu melanjutkan kegiatannya "bahkan aroma bibirnya seperti buah chery" batin sehun semakin gelisah "dan satu lagi jangan coba2 memakai semacam wewangian di bibirmu" omel sehun kesal membuat krystal terkejut




"Ahhh ini hanya lib balm" jawab krystal kesal "bahkan dia mengomentari lip balm yang kugunakan dasar iblis ini" batin krystal "untuk kali ini saja, jika aku mencium aroma ini lagi aku akan benar2 memakannya" ucap sehun dingin menatap krystal "hahaha anda repot repot sekali mengomentari lip balm saya sajangnim, anda sungguh perhatian" jawab krystal tertawa kikuk "itu peringatan dokter jung" ucap sehun dingin lalu pergi "dia akan memakan bibirku maksudnya ishhhh apa yang kau pikirkan krystal, kau menjadi berpikiran kotor akhir2 ini" batin krystal merutuk




"Sekertaris jang.. aku ingin semua selesai dalam waktu 4 hari saja" ucap sehun "baiklah saya akan coba memajukan jadwal yang sudah ada sajangnim" ucap sekertaris jang "aku tidak bisa berlama2 meninggalkan dokter jung karena ada wanita iblis itu" keluh sehun dalam hati "ahhh satu lagi sekertaris jang.. kau tau benda yang biasa dipakai wanita di bibirnya" tanya sehun penasaran "itu lip stick sajangnim, istriku memakainya" jawab sekertaris jang "apa lip stick memiliki aroma buah2han" tanya sehun lagi "setauku lip balm yang memiliki aroma seperti itu sajangnim.. ada masalah dengan itu sajangnim? Anda menanyakannya" ucap sekertaris jang "aku hanya ingin tau saja" jawab sehun kembali sibuk dengan ponselnya





















Tbc

Makasih yang udah vote dan commentnya love ya 😘





Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!