8

962 165 18

Tak sadar krystal tertidur dengan sehun "ya tuhan jam berapa sekarang?" Gertu krystal sesaat terkejut melihat wajah oh sehun tertidur disampingnya "ya tuhan.. aku ketiduran, canggung sekali kenapa harus aku yang terbangun dahulu"ucap krystal lirih mencoba menyingkirkan tangan sehun di pinganggnya


"Jam berapa sekrang dokter jung??"ucap sehun terusik oleh pergerakan krystal "jam 9 sajangnim, sebaiknya anda bangun dan berangkat berkerja"jawab krystal mengontrol detak jantungnya "aku hanya ingin istirahat... "ucap sehun menolak bangun dan mempererat pelukannya "tapi saya ada kegiatan yang harus kulakukan sajangnim.. sebaiknya lepaskan tangan anda" protes krystal sambil berusaha lolos dari pelukan sehun "kau libur bukan?? Ya sudah diam saja" jawab sehun lagi "ahhh tetap saja, saya mau sarapan saya juga mau mandi lepas sajangnim" ronta krystal namun sehun tetap kekeh memperat pelukannya



"Krystal..." ucap sajangnim seketika membuat krystal terkejut dan menatap sehun "aku tidak salah dengar kan? Dia memanggil namaku" batin krystal terkejut" sehun membukakan matanya "aku boleh memanggil namamu saja bukan??"ucap sehun menunggu jawaban krystal "jngan sajangnim... itu terlihat aneh" jawab krystal masih sdkit shock kenapa namanya terlihat manis ktika diucapkan oleh sehun "kau tidak menyukainya?? Baiklah aku akan coba sedikit demi sedikit agar kau terbiasa" ucap sehun lalu melepaskan pelukannya namun krystal masih mematung



"Krystal...!! Ya ampun" ucap seseorang membuat lamunan krystal teralihkan ke sumber suara "chanyeol....!! Bagaimana bisa kau tidak ketuk pintu dulu?" Teriak krystal panik melihat chanyeol yang memergoki dirinya dengan sehun "ahhh maafkan aku sajangnim, saya tidak tau anda disini maafkan saya" mohon chanyeol menunduk meminta maaf  "bisakah kau keluar dulu dokter park.. dokter jung ingin ke toilet dan mandi sebentar saya juga tidak suka seseorang melihat keadaan kacau saya saat ini" ucap sehun tetap tenang "ahhh tentu sajangnim.."


"Ini gila.. ahhh apa yang dipikirkan chanyeol melihat aku dan sajangnim tidur bersama" batin krystal menangis


Tanpa sadar krystal mengeluarkan airmatanya karena terlalu malu "kau menangis dokter jung??"tanya sehun heran "apa yang harus ku katakan hiks... aku begitu malu sampai aku bingung bagaimana aku sanggup menunjukan wajahku nanti pada chanyeol" omel krystal "lalu kenapa? berhenti menangis dan cepat mandi aku juga ingin membersihkan badanku" ucap sehun "sajangnim masih bertanya kenapa..!!! Tentu aku malu chanyeol mungkin berfikir aku wanita murahan" sela krystal emosi, sehun yang sedang mengambil minum seketika berhenti dan menatap krystal "kau menyukainya? Kalo begitu kencanlah dengannya setelah ini, aku akan jelaskan yang tadi dia akan mengerti, berhenti melebih2kan sesuatu dokter jung" jawab sehun berusaha tidak terpancing emosi



"Gawattt seprtinya mereka bertengkar karenaku.. kenapa kau datang pada waktu yang tidak tepat chanyeol.. apa sebaiknya aku pulang saja? Tidak tidak sajangnim.. belum memperbolehkannku pulang" batin chanyeol sambil menunggu mereka dibalik pintu


"Iya aku menyukainya, dan anda mengacaukan semuanya?" Balas krystal lalu pergi ke kamar mandi "dokter jung menyukainya?? Merepotkan sekali tidak kusangka dia akan benar2 menyukainya" batin sehun lalu meminum air mineralnya


Sehun pun mengajak chanyeol untuk berbicara sbntar di cafe dekat appartement krystal  "kau tidak bekerja dokter park??" Tanya sehun setelah menyeduh kopinya santai "ahhh iya.. saya sedang libur sajangnim" jawab chanyeol gugup "aku ingin bicara langsung saja, yang kau lihat tadi itu salah paham.. yeahhh kadang kejadian seperti itu terjadi tanpa sengaja bukan jadi aku tidak ada hubungan dengan dokter jung..hanya saja" henti sehun terlalu bingung menjelaskan pada chanyeol "hanya saja?? Apa sajangnim" timpal chanyeol penasaran "hanya saja... terjadi begitu saja yeahhh aku ketiduran setelah mengantar dokter jung" jawab sehun yakin


"Cih... ada apa dengannya? Dimana sajangnim yang jenius dan hanya memberikan alasan yang tidak maksud akal.. mungkin benar ada sesuatu diantara mereka" batin chanyeol


"Anda tidak perlu menjelaskannya padaku sajangnim jika anda sungkan, saya akan mencoba memisahkan masalah pribadi dan pekerjaan jadi tidak perlu khawatir saya akan menjaga rahasia" ucap chanyeol senyum "benar juga... kenapa aku harus menjelaskannya begini, yeahhh karena krystal menyukainya aku jadi repot2 begini" batin sehun "ah... kau benar, aku ingin kau tidak salah paham saja dan kelihatannya dokter jung begitu kacau saat ini aku hanya membatu menjelaskan masalah ini padamu" chanyeol mengangguk mengerti "kalian teman dekat?" Tanya sehun penasaran "iya kami lumayan dekat" jawab chanyeol tersenyum dan hanya dibalas tatapan sinis oleh sehun, chanyeol segera merubah ekspresinya menjadi diam


"Sial...!! Bahasa matanya menandakanku untuk menjauh dari krystal, apa apaan ini sisi iblis sajangnim tiba2 datang" batin chanyeol lalu mengalihkan kontak mata


"Berapa lama? Kalian dekat" tanya sehun mengintimidasi "itu karena kami pernah di satu kejuruan dan bertemu lagi dirumah sakit sejak saat itu kami berteman sajangnim" jawab chanyeol tersenyum kikuk "kau menyukainya?" Chanyeol sedikit terkejut mendengar pertanyaan sehun kali ini



"Ya ampun... situasi macam apa ini? Aku sangat gugup dan takut bersamaan, pertanyaan sajangnim lebih menakutkan dari pada sidang skripsiku" batin chanyeol



"Tentu saya menyukainya sajangnim, dia teman yang baik hehe" jawab chanyeol gugup "baiklah aku mengerti, tetap jadilah temannya jngan jauhi dia setelah kejadian ini dia sngat menghkhawatirkanmu" ucap sehun "tentu saja... saya teman yang setia" jawab chanyeol tersenyum, sehun pun berdiri untuk membayar minumannya dan juga chanyeol "maaf mengganggumu... lanjutkan liburanmu aku akan pergi" pamit sehun "ahhh.. tidak sama sekali sajangnim.. maaf saya tidak sopan karena saya anda jadi repot begini" sehun hanya menepuk pundak chanyeol memaklumi



"ahhh iya satu lagi.. jika suatu saat kau dan dokter jung menjadi pasangan kekasih, mungkin aku tidak memandang kalian pasangan dan tentu dokter jung akan selalu bersamaku kau tidak keberatan kan?" Ucap sehun membuat chanyeol terkejut "hahaha.. anda lucu sekali sajangnim" blas chanyeol kikuk "maka dari itu.. pikirkan kembali jika kau ingin mengencani dokter jung karena aku sendiri tidak tau apakah aku mengijinkan dokter jung untuk menghabiskan waktunya dengan orang lain selain diriku" ucap sehun tersenyum tipis lalu pergi meninggalkan chanyeol yang terlalu shock




"Woahh.... dia masih oh sehun si iblis, kata katanya membuatku merinding" batin chanyeol















Tbc

Makasihhh yang udah masih setia sama ff ku yang ini slow up nihhh kmren sibuk bngt... hehe aku usahain bs up cpt deh doain y wkwkwkw 😄😄😄

Mr. Oh Sehun [COMPLETE]Baca cerita ini secara GRATIS!