Chapter 5

3.3K 314 23
                                                  

“Hmmm... Hmmm... Hm... Hm...” (y/n) bersenandung - nandung kecil sambil memasak.

Saat ini (y/n) tengah memasak makan malam untuk dirinya, dan juga Kakashi.

(y/n) mengaduk – aduk masakannya, lalu mencicipinya sedikit. Dan terdengar suara pintu terbuka ditelinga (y/n).

Cklek

“Tadaima!” Ucap seseorang.

“Okaeri!” Balas (y/n) dengan posisi yang masih berkutat dengan masakannya.

“Wahhh... Kau sedang memasak rupanya!” Kata orang tersebut.

“Iya... Sebentar lagi akan siap, jadi sebaiknya Kau bersihkan saja dirimu dulu Kakashi!” Kata (y/n). Dan dibalas anggukan kepala oleh Kakashi.

~

(y/n) POV

Masakanku sudah siap, dan hanya tinggal ditata diatas meja.

Setelah selesai menata makanan, Kakashi datang sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk. Aku yang mendapat pemandangan tersebut, menatap Kakashi dengan mulut yang sedikit terbuka karena Kakashi terlihat cool dimataku.

“Tutup mulutmu, lalat bisa masuk nanti!” Ucapnya.

“Ishh... Kau ini...” Gerutuku.

“Ayo kita makan, Aku sudah sangat lapar...” Katanya.

“Hmmm... Masakanmu... Sangat enak...” Komentarnya setelah satu suapan masuk kedalam mulutnya.

“Yang sebelumnya, memang tidak enak?” Tanyaku sambil menaikkan sebelah alisku.

“B-bukan begitu...” Jawab Kakashi yang tiba – tiba gugup.

“Maksudku, masakanmu yang sebelumnya enak... Dan sekarang semakin enak....” Puji Kakashi sambil tersenyum.

Mendengar pujiannya, entah kenapa membuatku merasa senang dan juga bangga.

“Syukurlah kalau Kau suka...” Balasku sambil tersenyum senang.

Setelahnya Kami makan dalam keheningan, hingga akhirnya Aku memutuskan untuk membuka suara lebih dulu.

“Ehm, Kakashi!” Panggilku.

“Ada apa?” Balasnya.

“Aku ingin tanya. Apakah Aku bisa menjalankan misi?” Tanyaku.

“Memangnya Kau ingin menjalankan misi?” Tanyanya kembali.

“Tentu saja, kenapa tidak?!”

“Daripada menjalankan misi keluar desa, bagaimana kalau Kau kembali bekerja di Rumah sakit?!” Tawar Kakashi.

“Tidak... Tidak... Tapi kalau Kau menawarkan padaku menjadi ANBU Aku mau...” Kataku.

“Aku tidak mengizinkan...”

“Tidak mengizinkan?! Maksudmu?!” Aku mengernyitkan dahi tidak mengerti.

“Aku tidak mengizinkanmu menjalankan misi keluar Desa, apalagi menjadi ANBU...” –Kakashi datar.

“Tapi... Kenapa?” Tanyaku.

“Kau bisa terluka...” Jawabnya singkat.

‘Kau... Bisa... Terluka... Cih! Alasan klasik...’ Batinku.

“Jika seorang Ninja yang diberi misi terluka itu adalah hal yang wajar... Karena seorang Ninja sudah pasti akan mempertaruhkan dirinya demi Desa... Kakashi, Aku seorang Ninja... Sejak awal Aku disini, Aku sudah bertekad untuk mempertaruhkan diri demi Konoha... Melindungi Desa Konoha... Jangan hanya karena alasanmu yang tidak ingin Aku terluka, jadi menghambatku...” Jelasku.

Your World S2{KakashiXReader} (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang