12.

7.3K 252 0

Seminggu kemudian..

hari ini adalah hari pernikahan kafka dan aurel yang diadakan secara tertutup,hanya keluarga dari keduanya saja yang datang. dan sahabat dari mereka berdua.

"selamat ya bro,semoga kalian sama sama terus sampai maut memisahkan" ucap aldo

"najis lo,btw makasi ya" ucap kafka

"wahai bidadariku,aku ikhlaskan kau kepadanya,walau hati ini sangat berat melepaskanmu." ucap vino pura pura sedih, aurel yang mendengarnya hanya tertawa saja

"ngaco lu hahaha" ucap aurel

"yauda,sekali lagi selamat ya!! bye.gue mau nyobain makanan yg ada disini,lumayan. mumpung gratis ya ga do?" ucap vino dan menyenggol aldo

"BENER BANGET!" teriak aldo dan mendapat jitakan dari kafka

"malu maluin lo pada" ucap kafka,lalu mereka berdua langsung menjauh dan pergi mencicipi makanan

"selamat ya aurel,kafka. semoga kalian bahagia terus ya!" ucap tasya

"gue ganyangka lo bisa secepat ini menikah, hadiah lo pulang dari ausy ternyata ini,hahaha. btw selamat yaaa!!" ucap bila dan mendapat pelototan dari aurel

"yeuu lo mah gitu ama gue,btw makasii" ucap aurell.

"heh lu,jagain dia ya. kalau dia nangis gara gara lo,kepala lo pecah gue buat" ucap bila dengan tegas yg membuat kafka ngeri meliatnya

"gaya lu" ucap kafka

"byee pasutri,kami mau mamam dulu" ucap tasya dan bila

aurel dan kafka hanya tersenyum melihatnya. aurel awalnya gugup,tapi karna banyak yang mensupportnya,itu bisa mengurangi kegugupannya.

"duh kaki gue" gumam aurel tapi masi bisa didengar kafka

"duduk aja kali" ucap kafka

"kalau gue duduk,nanti tamu tamunya gimana?" ucap aurel

"lo mau kaki lo mati rasa?" tanya kafka yg membuat aurel menggeleng2kan kepala.

"gamau" ucap aurel

"yauda,duduk." ucap kafka. aurel pun menuruti perkataan kafka.

Setelah berjam2 mereka menyalami tamu.akhirnya acara telah selesai semuanya.

"aurell,selamat ya sayang.kamu sekarang bukan tanggung jawab kami lagi,melainkan tanggung jawab kafka. kamu gaboleh berantem sama dia,dengar apa perkataan kafka, kamu bukan anak kecil bunda lagi sekarang yah,kamu kalau ada masalah sama kafka. selesaikan baik baik ya,jaga rumah tangga mu" ucap bunda terharu dan memeluk aurel

"bundaaaaaaa,maafin aurel ya kalau aurel pernah buat bunda kecewa,makasi udah mau ngejagain aurel dari kecil sampai sekarang,makasi bunda makasiii" ucap aurel terharu

"ayah,makasi udah mau ngejagain aurel selama ini,maafin aurel kalau aurel pernah ngebantah sama ayah,ayah tetap jadi no.1 dihati aurel" ucap aurel sambil memeluk kedua orangtuanya

begitupun dengan kafka,

"kafka,kamu harus jagain aurel. kamu gaboleh buat dia sedih" ucap papa

"iya pa,kafka janji bakal jagain aurel" ucap kafka dan memeluk ayahnya

"kamu harus jadi tempat bahagia dan sedihnya aurel,jaga rumah tanggamu,sekarang aurel itu tanggung jawab kamu ya,kamu gaboleh bandel lagi.mama gamau, pokoknya kamu sama aurel harus bahagia selalu" ucap mama kafka dan memeluk erat kafka

semuanya menjadi terharu dan juga bahagia dengan hari ini.

ayah dan papa memberikan kunci rumah sebagai hadiah dari mereka berdua.

"ini buat kalian berdua. kafka,kamu udah tau kan alamat nya?" ucap papa

"iya tau pa" ucap kafka

"kalian baik baik ya. udah sana pulang,kasian aurel udah kecapean daritadi pagi" ucap ayah

"iya ayah,ayo aurel" ucap kafka yang daritadi juga merasa gerah dengan pakaiannya

mereka pun pergi menuju rumah mereka,keadaan kembali hening. aurel tertidur didalam mobil,kafka pun tidak menyadarinya. sesampainya dirumah mereka,kafka langsung membuka seatbelt nya dan memanggil aurel

"rel,udah nyampe. ayo turun"
"rel"
"aurel"
ucap kafka yang heran kenapa aurel tidak turun turun juga,saat kafka mendekat kewajah aurel,ternyata aurel tertidur akibat kecapean

"yaela,ni bocah pake molor segala." ucap kafka dan langsung menggendong aurel,dan masuk kedalam kamar mereka.

"duh gila ni cewe,untung gaberat" ucap kafka dan memakaikan selimut aurel

"eh baju nya gimana ya,kan gamungkin dia pakai baju kaya gini pas tidur,kasian." ucap kafka dan menggaruk kepala nya yg tidak terasa gatal.

kafka pun mencari cari piyama nya yang sudah disiapkan oleh bunda,setelah mendapat piyama, mau tidak mau kafka harus mengganti pakaiannya.

setelah itu kafka mandi dan ikut tertidur disamping aurel,dan terlarut kedalam dunia khayalan.

Pagi hari...

Cahaya Matahari telah memasuki celah celah ruangan yang berisikan 2 insan yang baru saja terikat.

aurel pun terbangun,dan terkejut siapa yang ada disampingnya.

"NGAPAIN LO DIKAMAR GUE?!" teriak aurel yang membuat kafka terbangun

"berisik lo,gue masi ngantuk ni" ucap kafka

"lo ngapain coba tidur dikamar gue,pulang sana" ucap aurel

"rumah gue disini" ucap kafka

"lah,ini rumah gue Kafka Aditama" ucap aurel bingung

"lo lupa atau gimana si rel" ucap kafka dan menatap aurel

"hah paan" tanya aurel

"astaga ni anak ya,coba deh lo ingat ingat" ucap kafka

"paansi" ucap aurel bingung dan pergi kedapur

saat berjalan kedapur,aurel berusaha mengingat apa yan sedang diucapkan kafka,dan akhirnya dia ingat

"astaga gue lupa" gumam aurel dan menepuk nepuk jidatnya

"bodo ah,mending gue buat nasi goreng" ucap aurel dan langsung mencari bahan bahan yang akan dia buat.

setelah 20menit,aurel telah selesai memasak,dia juga sudah menatanya dipiring

"KAFKA BANGUN,GUE UDAH BUAT SARAPAN NI" teriak aurel dan kafka langsung turun kebawah

"gausa pake teriak bego,ini bukan hutan" ucap kafka dan menyentil jidat aurel

"aww sakit" ringis aurel

"rasain lo" ucap kafka

"awas lo ya" ucap aurel

"bodo gue mau ma--" ucap kafka terpotong karna aurel memukul tangannya yang sedang memegang sendok yg berisi nasi goreng

"yang nyuruh lo makan siapa?"ucap aurel

"lah lo td kan manggil gue buat sarapan" ucap kafka

"hah,gue cuman manggil lo doang,trs gue ngasi tau kalau SARAPAN BUAT GUE udah siap" ucap aurel dan menekankan kata SARAPAN BUAT GUE.

kafka yang mendengarnya cemberut saja,dan langsung pergi dari dapur

"rasain lo,emg enak gue kerjain" gumam aurel dan tertawa



SELAMAT MEMBACA!
JANGAN LUPA VOTE YA!
ILOVEU!

maafin ya kalau ceritanya ini gajelas,banyak typo,bertele tele,ganyambung,dan sebagainya. kalau kalian
punya saran. kalian bisa kok komen dibawah ini!

terima kasih!

 MY EVERYTHINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang